Hiperseks, Berikut Arti, Ciri dan Cara Menangani Hiperseks

Dany Garjito | Suara.com

Kamis, 29 Oktober 2020 | 21:23 WIB
Hiperseks, Berikut Arti, Ciri dan Cara Menangani Hiperseks
Ilustrasi seks kasar. (Shutterstock)

Suara.com - Dalam artikel kali ini, Suara.com akan mengulas apa itu hiperseks dan cara menanganinya.

Sebagian dari Anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah hiperseks. Secara sederhana, hiperseks merupakan salah satu istilah klinis yang juga sering disebut sebagai kecanduan seks. Walaupun istilah hiperseks sendiri sudah tidak asing lagi, para penderitanya justru cenderung tidak menyadari bahwa mereka mengalami gangguan ini.

Cara terbaik untuk mengetahui apakah seseorang mengalami hiperseks atau tidak adalah dengan berkonsultasi ke dokter spesialis jiwa atau psikolog. Namun, sebelum melangkah lebih jauh, simak ulasan singkat terkait apa itu hiperseks dan cara menanganinya.

Apa itu Hiperseks?

Hiperseksual atau hiperseks adalah gangguan klinis yang membuat penderitanya sangat sering atau tiba-tiba mengalami peningkatan dorongan seksual. Gangguan ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti kondisi medis, obat-obatan, kecemasan, atau depresi. Penderita gangguan hiperseks biasanya akan menghabiskan lebih banyak waktu untuk mencari sensasi romansa dan seks ketimbang tindakan seksual itu sendiri.

Kaum awam menyebut gangguan hiperseks ini dengan kecanduan seks. Pasalnya, hiperseks merupakan gangguan yang sangat sulit dikontrol, sama halnya dengan kecanduan alkohol atau judi. Dalam beberapa kasus, hiperseks dapat memberikan dampak negatif bagi kehidupan penderitanya, termasuk kesehatan, karier, dan relasi sosial.

Ciri-ciri Hiperseks

Gangguan hiperseks ditandai dengan peningkatan frekuensi dan intensitas fantasi terkait seks. Fantasi seksual yang dimaksud dapat berupa pornografi dan masturbasi kompulsif. Penderita hiperseks biasanya akan mengalami ketidakmampuan untuk menahan dorongan seksual, termasuk fantasi seksualnya. Namun, saat melakukan aktivitas seksual yang sebenarnya, penderita hiperseks justru tidak memiliki ketertarikan sehingga tidak mampu memberi kepuasan emosional.

Ciri penderita hiperseks selanjutnya adalah hilangnya perasaan tertekan setelah mewujudkan dorongan seksual namun juga merasa malu dan menyesal. Kemudian, ketika dorongan seksual tersebut tidak terpenuhi, penderita biasanya akan merasa cemas, tertekan, dan bahkan akan bertindak agresif.

Cara Menangani Hiperseks

Perawatan untuk penderita gangguan hiperseks perlu dilakukan dengan psikoterapi, pengobatan, serta support group. Adapun tujuan utama penanganan hiperseks adalah membantu penderitanya untuk mengelola dorongan dan mengurangi perilaku berlebihan sambil tetap mempertahankan aktivitas seksual yang sehat.

Upaya mengobati hiperseks secara lebih mendalam memang perlu dilakukan atas saran dokter. Pasalnya, setelah berkonsultasi dengan dokter, penderita gangguan hiperseks dapat menemukan penyebab munculnya gangguan tersebut dalam diri mereka. Setelah mengetahui penyebabnya, barulah penderita dapat menentukan penanganan yang tepat.    

itu dia ulasan terkait apa itu hiperseks dan cara menanganinya.

Kontributor : Theresia Simbolon

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tiga Posisi Seks yang Bikin Panas Malam Halloween, Cobain Yuk!

Tiga Posisi Seks yang Bikin Panas Malam Halloween, Cobain Yuk!

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2020 | 21:10 WIB

Ada 25 Ribu Pekerja Seks di Jawa Barat, Kebanyakan Work from Home

Ada 25 Ribu Pekerja Seks di Jawa Barat, Kebanyakan Work from Home

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2020 | 19:19 WIB

Ingin Berhubungan Seks Saat Hamil, Perhatikan Empat Hal Ini

Ingin Berhubungan Seks Saat Hamil, Perhatikan Empat Hal Ini

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2020 | 20:10 WIB

Jebolan KDI Nassar Ungkap Sesasi Hubungan Seks dengan Nenek-nenek 78 Tahun

Jebolan KDI Nassar Ungkap Sesasi Hubungan Seks dengan Nenek-nenek 78 Tahun

Kalbar | Rabu, 28 Oktober 2020 | 17:00 WIB

Nassar Akui Pernah Seks dengan Nenek-nenek

Nassar Akui Pernah Seks dengan Nenek-nenek

Entertainment | Rabu, 28 Oktober 2020 | 16:12 WIB

Susah Jual Diri, Pekerja Seks Pilih Gabung ke Agensi: Tinggal Dikontak Mami

Susah Jual Diri, Pekerja Seks Pilih Gabung ke Agensi: Tinggal Dikontak Mami

Kalbar | Rabu, 28 Oktober 2020 | 14:45 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB