Studi Kemenkes: Hampir 30 Persen Masyarakat Ragu dengan Vaksin Covid-19

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Minggu, 01 November 2020 | 08:40 WIB
Studi Kemenkes: Hampir 30 Persen Masyarakat Ragu dengan Vaksin Covid-19
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Shutterstock]

Suara.com - Seluruh dunia tengah menunggu vaksin untuk mengurangi dampak penularan virus corona penyebab sakit Covid-19 yang mewabah saat ini.

Tapi menurut Ketua Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional atau ITAGI Prof. Dr. dr. Sri Rezeki Hadinegoro Sp. PD., hampir 30 persen masyarakat Indonesia masih ragu dengan rencanan vaksinasi Covid-19.

Angka tersebut diketahui dari hasil survei persepsi masyarakat untuk imunisasi Covid-19 yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bersama UNICEF dan ITAGI, pada September 2020 lalu.

"Masih ada masyarakat yang bimbang sebanyak 27,6 persen. Jadi sekitar 30 persen rakyat kita masih bingung," kata Sri dalam webinar sosialisasi 'Vaksin Untuk Negeri', Sabtu (31/10/2020).

Meski begitu, Sri menyampaikan bahwa banyak masyarakat yang sudah tahu mengenai program vaksinasi Covid-19 dari pemerintah.

Tercatat sebanyak 64,81 persen responden menyatakan akan ikut program vaksinasi Covid-19 dan sebanyak 7,6 persen lainnya yang menolak divaksin Covid-19. Di antara dua hal itu, sebanyak 27,6 persen mengaku masih ragu.

Di sisi lain, Sri mengatakan bahwa penelitian vaksin Covid-19 memang lebih cepat dari biasanya. Hal itu terjadi karena vaksin sangat dibutuhkan segera untuk memutus rantai penularan virus SARS COV-2. 

"Penelitian vaksin umumnya butuh waktu sampai 10 tahun. Tapi karena sekarang kondisi pandemi jadi dipercepat rata-rata 18 bulan selesai," ujarnya.

Walau dipercepat, keamanan dan manfaat vaksin tetap menjadi fokus utama dalam penelitian, lanjut Sri. Karena itu vaksin harus melewati penelitian preklinik dan uji klinis juga beberapa fase dengan pengujian melalui hewan dan manusia sebelum akhirnya akan didistribusikan.

"Vaksin kalau baru fase 1 sudah tidak aman, tidak akan diteruskan. Kalau hewan pada mati ya gak akan diteruskan ke manusia. Kadang yang dipreklinik juga hanya tujuh persen yang berhasil. Untuk vaksin bisa sampai masuk ke fase 3 itu keamanan fase 1 dan 2 harus dilampaui," paparnya.

Sementara itu, terkait tujuan vaksin, Sri memaparkan bahwa vaksin menjadi upaya paling efektif dalam upaya pencegahan infeksi.

Jika sebagian besar masyarakat divaksinasi, maka kemampuan patogen untuk menyebar menjadi terbatas. Sehingga kelompok yang tidak mendapat imunisasi juga bisa tetap sehat. 

"Jika banyak masyarakat yang kebal, hal ini akan memutus mata rantai penularan kepada kelompok yang tidak mendapatkan imunisasi. Seperti bayi kecil dan penderita imunokompromais," tuturnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasok Vaksin Covid-19, Medicago Dapat Dana Segar Rp 1,8 Triliun

Pasok Vaksin Covid-19, Medicago Dapat Dana Segar Rp 1,8 Triliun

Bisnis | Minggu, 01 November 2020 | 08:36 WIB

Kabar Baik, Vaksin Covid-19 Moderna Siap Meluncur Global

Kabar Baik, Vaksin Covid-19 Moderna Siap Meluncur Global

Tekno | Minggu, 01 November 2020 | 06:37 WIB

Jusuf Kalla: Indonesia Pulih dari Covid-19 di 2022

Jusuf Kalla: Indonesia Pulih dari Covid-19 di 2022

Health | Minggu, 01 November 2020 | 03:05 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB