Ki Seno Meninggal Usai Bersepeda, Ini 5 Penyebab Nyeri Dada saat Olahraga

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 04 November 2020 | 15:58 WIB
Ki Seno Meninggal Usai Bersepeda, Ini 5 Penyebab Nyeri Dada saat Olahraga
Ki Seno Nugroho dan Ki Rahmad Santoso (Instagram/@mustseno.gariskeras/Capture Youtube)

Suara.com - Dalam kondang, Ki Seno Nugroho meninggal dunia pada Selasa (3/11) malam di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping, Sleman.

Gunawan Widagdo, manajer Ki Seno mengatakan bahwa dalang kondang itu sempat olahraga bersepeda sebelum meninggal, pada Selasa sore sekitar pukul 16.00 WIB.

Saat itu Ki Seno mulai merasakan lelah hingga nyeri dada. Karena kondisinya tak kunjung membaik, keluarga pun segera membawa Ki Seno ke RS PKU Muhammadiyah Gamping.

"Saat itu Ki Seno berdua sedang berolahraga bersepeda, terus mengeluh nyeri," ujar Gunawan saat ditemui awak media di rumah duka, Ndalem Dusun Gayam, Argosari, Sedayu, Bantul, Rabu (4/11/2020).

Setelah ditangani di UGD, Ki Seno langsung dipindahkan ke ICCU. Dokter mengatakan Ki Seno mengalami penyumbatan darah 100 persen dan tak lama meninggal dunia.

Dalang Ki Seno Nugroho tutup usia. [Instagram@jumalileather]
Dalang Ki Seno Nugroho tutup usia. [Instagram@jumalileather]

Nyeri dada ketika olahraga seperti Ki Seno memang bisa terjadi. Kondisi ini bisa disebabkan oleh sejumlah faktor potensial yang berkisar dari jinak hingga mengancam jiwa.

Berikut ini dilansir dari Medical News Today, faktor-faktor yang menyebabkan nyeri dada ketika olahraga, termasuk ketika bersepeda.

1. Serangan jantung

Infark miokard adalah istilah medis untuk serangan jantung. Kondisi ini terjadi ketika arteri koroner tersumbat. Penyumbatan inilah yang menyebabkan jantung kehilangan oksigen.

Serangan jantung bisa menyebabkan nyeri pada rahang, punggung, dada, dan bagian tubuh atas lainnya. Nyeri akibat kondisi ini bisa hilang dan kembali atau bisa berlangsung lebih lama dari beberapa menit.

2. Kejang jantung

Angina pektoris atau angina adalah nyeri yang berasal dari jantung. Penyebab utamanya adalah kurangnya aliran darah ke area tersebut. Ketika ini terjadi, seseorang mungkin merasa sesak, nyeri atau tekanan di dada.

Angina bisa disebabkan oleh olahraga dan stres. Tapi, orang sering mengira nyeri ini sebagai serangan jantung. Orang dalam kondisi ini harus segera mencari pertolongan medis.

3. Kardiomiopati hipertrofik (HCM)

Menurut American Heart Association, HCM adalah kondisi umum yang bisa menyerang hampir semua orang. HCM terjadi ketika sel-sel otot jantung membesar, menyebabkan dinding ventrikel menebal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebelum Wafat, Dalang Ki Seno Sempat Muntah-muntah di RS

Sebelum Wafat, Dalang Ki Seno Sempat Muntah-muntah di RS

Riau | Rabu, 04 November 2020 | 15:50 WIB

Ungkap Duka Cita untuk Ki Seno, Mbah Mijan: Bagong Harus Matur Thank You

Ungkap Duka Cita untuk Ki Seno, Mbah Mijan: Bagong Harus Matur Thank You

Jogja | Rabu, 04 November 2020 | 15:39 WIB

Soimah Kenang Wayangan Bareng Ki Seno Nugroho, Dapat Bayaran Rp10 Ribu

Soimah Kenang Wayangan Bareng Ki Seno Nugroho, Dapat Bayaran Rp10 Ribu

Jogja | Rabu, 04 November 2020 | 14:40 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB