Cepat Sembuh, Pasien Covid-19 Anak Kembangkan Lebih Sedikit Antibodi

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Jum'at, 06 November 2020 | 15:19 WIB
Cepat Sembuh, Pasien Covid-19 Anak Kembangkan Lebih Sedikit Antibodi
Ilustrasi anak pakai masker. (Shutterstock)

Suara.com - Anak-anak disebut memiliki antibodi yang berbeda dengan orang dewasa. Hal ini menunjukkan adanya perjalanan infeksi dan tanggapan kekebalan anak dalam membersihkan virus.

"Studi kami memberikan pemeriksaan mendalam terhadap antibodi SARS-CoV-2 pada anak-anak di mana menunjukkan perbedaan yang mencolok dengan orang dewasa," kata ahli imunologi Universitas Columbia Donna Farber, PhD, Profesor Ilmu Bedah George H. Humphreys II di Departemen Ilmu Bedah seperti yang dikutip dari Science Daily.

"Pada anak-anak, perjalanan infeksi jauh lebih pendek dan mungkin tidak menyebar seperti pada orang dewasa," ujar Matteo Porotto, PhD, profesor patogenesis molekuler virus di Departemen Pediatri Columbia yang juga merupakan penulis studi.

Melansir dari Science Daily, anak-anak mungkin membersihkan virus ini lebih efisien daripada orang dewasa sehingga tak memerlukan respon kekebalan antibodi yang kuat untuk menyingkirkan virus.

Pada studi ini, setidaknya ada 47 anak yang ikut dalam penelitian. Sekitar 16 di antaranya dirawat di Columbia University Irving Medical Center for MIS-C dan 31 anak dengan usia yang sama dinyatakan positif terkena virus setelah mengunjungi pusat medis untuk perawatan kondisi lain.

Separuh dari anak-anak tanpa MIS-C (Sindrom peradangan langka terkait Covid-19 pada anak) dan tidak memiliki gejala Covid-19. Sementara 32 orang dewasa dalam penelitian ini berkisar dari pasien yang terkena dampak parah yang dirawat di rumah sakit hingga mereka yang menderita gejala.

Ilustrasi anak pakai masker. (Shutterstock)
Ilustrasi anak pakai masker. (Shutterstock)

Dibandingkan dengan orang dewasa, anak-anak menghasilkan lebih sedikit antibodi untuk melawan protein lonjakan virus. Antibodi anak-anak memiliki aktivitas netralisasi paling sedikit, sementara semua orang dewasa menghasilkan antibodi penetral.

"Ada hubungan antara besarnya respons imun Anda dan besarnya infeksi. Semakin parah infeksinya, semakin kuat respons imunnya karena Anda perlu memiliki lebih banyak sel imun dan reaksi imun untuk membersihkan dosis yang lebih tinggi dari patogen," kata Farber.

Berbeda dengan orang dewasa, anak-anak juga menghasilkan sangat sedikit antibodi terhadap protein virus yang hanya terlihat oleh sistem kekebalan setelah virus menginfeksi sel manusia.

baca juga

"Itu menunjukkan bahwa pada anak-anak, infeksi tidak benar-benar menyebar dan tidak membunuh banyak sel mereka," kata Farber.

"Karena anak-anak membersihkan virus alami dengan cepat, mereka tidak mengalami infeksi yang meluas dan mereka tidak memerlukan respons antibodi yang kuat," kata Porotto.

Penurunan infeksi pada anak-anak mungkin menandakan bahwa mereka menular untuk jangka waktu yang lebih singkat dibandingkan dengan orang dewasa. Oleh karena itu, kecil kemungkinan anak-anak menyebarkan virus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perubahan Perilaku dan Imunisasi Disebut Kunci Tekan Penyebaran Covid-19

Perubahan Perilaku dan Imunisasi Disebut Kunci Tekan Penyebaran Covid-19

Sulsel | Jum'at, 06 November 2020 | 14:11 WIB

ASN di Pemprov Kaltim yang Positif Covid-19 Dilarang Jalani Isolasi Mandiri

ASN di Pemprov Kaltim yang Positif Covid-19 Dilarang Jalani Isolasi Mandiri

Kaltim | Jum'at, 06 November 2020 | 14:00 WIB

Sempat Jadi Zona Hijau, Anambas Kembali Catat Kasus Baru Covid-19

Sempat Jadi Zona Hijau, Anambas Kembali Catat Kasus Baru Covid-19

Batam | Jum'at, 06 November 2020 | 13:53 WIB

Terkini

Geser Singapura, Hong Kong Jadi Investor Terbesar Indonesia pada Kuartal II 2026

Geser Singapura, Hong Kong Jadi Investor Terbesar Indonesia pada Kuartal II 2026

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:31 WIB

HP Bukan Pengasuh: Jangan Biarkan Gadget Mendidik Anak Sendirian

HP Bukan Pengasuh: Jangan Biarkan Gadget Mendidik Anak Sendirian

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:30 WIB

Di Mana Membeli HP Murah Secara Online? Ini 6 Toko Tepercaya dan Ada Garansi Resmi

Di Mana Membeli HP Murah Secara Online? Ini 6 Toko Tepercaya dan Ada Garansi Resmi

Tekno | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:28 WIB

Konflik AS - Iran Meluas, Harga Minyak Brent Merangkak Naik ke 85,28 Dolar AS

Konflik AS - Iran Meluas, Harga Minyak Brent Merangkak Naik ke 85,28 Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:26 WIB

Harga Minyak Dunia Makin Horor Sepekan Perang AS - Iran, Pasar Saham Asia Anjlok

Harga Minyak Dunia Makin Horor Sepekan Perang AS - Iran, Pasar Saham Asia Anjlok

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:19 WIB

Indonesia Siapkan 'Karpet Merah' Investor Asing di Bali, Pajak Nol Rupiah!

Indonesia Siapkan 'Karpet Merah' Investor Asing di Bali, Pajak Nol Rupiah!

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:17 WIB

Tantang Merek Elektronik Jepang dan China, Acerpure Siap Bangun Anak Perusahaan di Indonesia

Tantang Merek Elektronik Jepang dan China, Acerpure Siap Bangun Anak Perusahaan di Indonesia

Tekno | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:16 WIB

IHSG Meloyo Pada Jumat Pagi, Tapi Masih di Level 6.000

IHSG Meloyo Pada Jumat Pagi, Tapi Masih di Level 6.000

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:16 WIB

Jejak Kotor Wasit Final Piala Dunia 2026 Slavko Vincic: dari Narkoba hingga Prostitusi

Jejak Kotor Wasit Final Piala Dunia 2026 Slavko Vincic: dari Narkoba hingga Prostitusi

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:15 WIB

Donald Trump: Amerika Serikat Menang Lawan Iran

Donald Trump: Amerika Serikat Menang Lawan Iran

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:06 WIB

×