5 Faktor yang Bisa Meningkatkan Peluang Hamil Bayi Kembar

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 07 November 2020 | 16:25 WIB
5 Faktor yang Bisa Meningkatkan Peluang Hamil Bayi Kembar
Ilustrasi bayi kembar. (Shutterstock)

Suara.com - Memiliki anak kembar kerap menjadi dambaan banyak pasangan suami istri. Anak kembar dianggap berkah dan bisa jadi kebanggan tersendiri. Secara probabilitas, kelahiran anak kembar hanya satu berbanding 250.

Menariknya, hamil anak kembar tidak selalu karena faktor keturunan di dalam keluarga. Sejak 1980 hingga saat ini, tingkat peluang hamil anak kembar meningkat lebih dari 75 persen, dan kasus kehamilan kembar identik lebih banyak.

Seperti diwartakan Medical News, Sabtu (7/11/2020) berikut beberapa faktor yang bisa meningkatkan peluang hamil anak kembar:

1. Menggunakan obat kesuburan
Saat perempuan mengonsumsi obat kesuburan, produksi sel telur dalam ovarium akan meningkat. Nah, sel telur yang lebih banyak inilah yang jadi peluang besar perempuan hamil anak kembar.

Saat sel telur yang dikeluarkan dan dibuahi lebih banyak sperma, maka kemungkinan mengandung beberapa anak dalam satu rahim semakin besar. Beberapa obat kesuburan tersebut di antaranya gonadotropin dan klomifen.

Klomifen adalah obat terkenal di AS yang hanya bisa didapat melalui resep dokter. Obat ini sangat dijaga ketat peredarannya, dan dosis juga harus berdasarkan dokter, karena itu sebelum mengonsumsi obat ini wajib berkonsultasi dengan dokter.

2. Lakukan diet sehat
Sehat bukan berarti ketat, begitu juga jika Anda merencanakan mengandung anak kembar. Diet sehat perlu diperhatikan untuk memastikan ovarium tetap sehat agar bisa memproduksi sel telur.

Diet seimbang sangat disarankan, seperti mengonsumsi aneka makanan segar untuk menggantikan makanan olahan atau cepat saji, dengan begini berat badan bertambah secara alami dan sehat. Untuk program anak kembar yang sehat, Anda membutuhkan yodium yang baik, seperti ikan dan produk susu yang merupakan salah satu sumber nutrisi terbaik.

3. Hilangkan kebiasaan buruk
Kata buruk di sini masih masuk kategori makanan atau minuman, jadi kalau sedang program hamil atau anak kembar, sudah seharusnya Anda berhenti merokok, minum alkohol, menggunakan obat-obatan narkotika, dan menghindari semua aktivitas tidak sehat lainnya jauh sebelum pembuahan.

baca juga

4. Terjadi pada wanita gemuk dan lebih tinggi
Beberapa penelitian mengatakan hamil anak kembar umumnya terjadi pada perempuan yang lebih gemuk atau lebih tinggi daripada perempuan mungil. Belum diketahui mengapa itu terjadi, namun hipotesis menduga, jika perempuan gemuk dan lebih tinggi mungkin memiliki asupan gizi yang lebih baik dibanding perempuan mungil atau pendek.

Perempuan yang asupan gizinya lebih baik akan melepaskan sel telur lebih banyak, dan berat badan perempuan menjadi bekal tambahan untuk mengandung bayi kembar.

5. Hamil di usia tua
Semakin tua perempuan, semakin kecil kemungkinan dia memiliki telur yang normal. Seperti data yang diungkap yang dalam penelitian, disebutkan jika perempuan yang hamil di atas 30 tahun lebih tinggi peluang memiliki anak kembar.

Ini karena dibandingkan perempuan yang lebih muda, perempuan yang lebih tua punya peluang lebih tinggi melepaskan lebih dari satu sel telur saat siklus reproduksinya. Saat fenomena ini terjadi, maka sperma berpeluang bisa membuahi dua sel telur yang berbeda, ada kemungkinan besar perempuan tersebut mengandung anak kembar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi CDC: Ibu Hamil dengan Covid-19 Berisiko Melahirkan Prematur

Studi CDC: Ibu Hamil dengan Covid-19 Berisiko Melahirkan Prematur

Health | Kamis, 05 November 2020 | 12:00 WIB

Gegara Pandemi Corona, Kelahiran di Sumut Diprediksi Melonjak Desember

Gegara Pandemi Corona, Kelahiran di Sumut Diprediksi Melonjak Desember

Sumut | Kamis, 05 November 2020 | 08:05 WIB

Cerita Panik Ringgo Agus saat Temani Sabai Morscheck Lahiran

Cerita Panik Ringgo Agus saat Temani Sabai Morscheck Lahiran

Video | Selasa, 03 November 2020 | 11:00 WIB

Terkini

PDIP Bicara Peluang Hak Angket Usai Putusan MA Soal Gibran: Pembicaraan Lintas Parpol Makin Masif

PDIP Bicara Peluang Hak Angket Usai Putusan MA Soal Gibran: Pembicaraan Lintas Parpol Makin Masif

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:51 WIB

Kisah Cinta, Kutu Buku, dan Petualangan Surealis: Review Jagat Rajawali Karya Eko Darmoko

Kisah Cinta, Kutu Buku, dan Petualangan Surealis: Review Jagat Rajawali Karya Eko Darmoko

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:46 WIB

Hasto Soal Putusan MA Ijazah Gibran: Tak Ada Kebohongan Abadi dalam Politik

Hasto Soal Putusan MA Ijazah Gibran: Tak Ada Kebohongan Abadi dalam Politik

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:44 WIB

Perbedaan Fungsi Retinol, Niacinamide, dan Vitamin C, Mana yang Dibutuhkan Kulitmu?

Perbedaan Fungsi Retinol, Niacinamide, dan Vitamin C, Mana yang Dibutuhkan Kulitmu?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:40 WIB

Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot

Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:17 WIB

Memahami Perbedaan Buku Nikah, Akta Nikah, dan Kartu Nikah

Memahami Perbedaan Buku Nikah, Akta Nikah, dan Kartu Nikah

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum

Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:04 WIB

7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis

7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:01 WIB

Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?

Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:49 WIB

Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu

Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:47 WIB

×