Merugikan Mata hingga Mental, Begini 5 Dampak Kelamaan Mantengin Layar

Rima Sekarani Imamun Nissa | Fita Nofiana | Suara.com

Minggu, 08 November 2020 | 07:50 WIB
Merugikan Mata hingga Mental, Begini 5 Dampak Kelamaan Mantengin Layar
Ilustrasi gadget (Oleg Magni / unsplash.com)

Suara.com - Mantengin layar laptop atau layar ponsel pintar Anda memang telah diketahui akan berdampak negatif pada kesehatan.

Melansir dari Bustle ada beberapa efek negatif kebanyakan mantengin layar, antara lain:

1. Restrukturisasi Otak

Menghabiskan banyak waktu di depan layar dapat mengatur ulang materi yang menyusun otak. Satu studi yang diterbitkan dalam Addictive Behaviors pada tahun 2020 menemukan bahwa orang yang telah didiagnosis dengan kecanduan smartphone memiliki jumlah materi abu-abu yang lebih rendah di berbagai bagian otak mereka.

Ilustrasi orang menggunakan ponsel di restoran. (Pixabay/Nastya_Gepp)
Ilustrasi orang menggunakan ponsel di restoran. (Pixabay/Nastya_Gepp)

Kondisi tersebut masalah komunikasi dan kinerja kognitif yang lebih buruk secara umum.

2. Ketegangan Mata

Cahaya biru dari layar tidak hanya membuat tetap terjaga tapi itu juga dapat merusak retina dan memicu ketegangan mata.

"Anda tidak berkedip sesering saat melihat layar, ini akan menyebabkan kelelahan dan gejala mata kering." kata Dr. Benjamin Bert M.D., dokter mata di Memorialcare Orange Coast Medical Center, sebelumnya kepada Bustle.

Dia merekomendasikan untuk istirahat setiap 10 hingga 15 menit dengan melihat objek jarak jauh, keluar jendela atau ke seberang ruangan. Kemudian menutup mata sepenuhnya selama satu atau dua detik.

3. Memengaruhi Cara Memproses Emosi

Sebuah studi yang diterbitkan pada tahun 2019 di The British Journal of Developmental Psychology menemukan bahwa semakin banyak waktu bermain ponsel pada anak-anak, semakin sedikit pemahaman emosional yang mereka tunjukkan. Tapi, kondisi ini mungkin juga berdampak pada orang dewasa.

4. Meningkatkan Kematian

Sebuah studi tahun 2012 yang diterbitkan dalam The British Journal of Sports Medicine menunjukkan bahwa menghabiskan banyak waktu di depan layar menurunkan kesehatan kardiovaskular dan meningkatkan risiko kematian.

Ilustrasi menggunakan ponsel (Pixabay/StockSnap)
Ilustrasi menggunakan ponsel (Pixabay/StockSnap)

5. Tingkatkan Risiko Depresi

Semakin lama Anda duduk memandangi komputer, semakin besar risiko Anda mengalami depresi. Hal ini dinyatakan pada penelitian yang terbit tahun 2019 di BMC Public Health.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selama Pandemi Covid-19, Banyak Anak Muda Alami Gangguan Kecemasan

Selama Pandemi Covid-19, Banyak Anak Muda Alami Gangguan Kecemasan

Health | Sabtu, 07 November 2020 | 07:10 WIB

Bikin Teler, Studi JAMA sebut Magic Mushroom Mungkin Bisa Bantu Depresi

Bikin Teler, Studi JAMA sebut Magic Mushroom Mungkin Bisa Bantu Depresi

Health | Jum'at, 06 November 2020 | 07:28 WIB

Awas, Aplikasi Kencan Bisa Bikin Cemas Hingga Depresi, Kok Bisa?

Awas, Aplikasi Kencan Bisa Bikin Cemas Hingga Depresi, Kok Bisa?

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2020 | 06:05 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB