Banyak Anak Bercita-cita Jadi Influencer, Apa yang Harus Ortu Lakukan?

Senin, 09 November 2020 | 14:46 WIB
Banyak Anak Bercita-cita Jadi Influencer, Apa yang Harus Ortu Lakukan?
Ilustrasi anak main gadget. (Shutterstock)

Suara.com - Pandemi telah mendorong anak-anak dan orangtua untuk menghabiskan lebih banyak waktu untuk menatap layar gadget atau screen time.

Lewat sebuah studi terbaru dari perusahaan keamanan siber global Kaspersky, tercatat penambahan waktu screen time di Asia Tenggara meningkat hingga dua jam lebih setiap harinya.

Sebesar 63 persen orangtua di wilayah Asia Tenggara setuju anak-anak mereka lebih sering menggunakan internet daripada tahun lalu.

Faktor-faktor seperti kelas online, tutorial virtual, e-gaming, dan hiburan untuk menghindari kebosanan menjadi indikator utama mengapa angka screen time meningkat.

Bahkan sebelum masa penguncian, anak-anak telah mengetahui tren "influencer" di internet. Faktanya, sebuah survei yang dilakukan oleh Morning Consult pada tahun 2019 mengungkapkan bahwa 86 persen orang yang berusia antara 13 hingga 38 tahun bermimpi untuk menjadi influencer. 

Impian tersebut juga tak muluk dan hampir tidak mustahil. Namun, apa hal yang harus diperhatikan untuk membesarkan calon bintang Youtube atau Instagram masa depan?

Penelitian yang sama dari Kaspersky, berjudul “More Connected Than Ever Before: How We Build Our Digital Comfort Zones” yang dilakukan di antara 760 responden dari Asia Tenggara, mengungkapkan bahwa lebih dari setengah (52 persen) orangtua di wilayah tersebut percaya bahwa anak-anak mereka tahu bagaimana menjaga keamanan diri saat online.

Hanya 27 pernyataan yang membantah pernyataan ini, sementara 16 persen tetap ragu-ragu.

"Anak-anak kita tumbuh di dunia di mana semua orang kian terhubung. Orang asing bisa datang dari negara lain dan dengan cepat menyukai foto atau video tarian yang diunggah. Demikian pula, orang lain dapat memberikan komentar pedas, atau mungkin memangsa kepolosan mereka secara online. Di tengah semua kemungkinan ini, anak sangat membutuhkan bimbingan orangtua," komentar Stephan Neumeier, Managing Director untuk Asia Pasifik di Kaspersky.

Baca Juga: Miris! Viral Video Anak-anak Lebih Hafal Nama Artis Ketimbang Gus Dur

Tidak ada salahnya jika impian anak Anda adalah menjadi blogger atau influencer.

Ini, kata Stephan layaknya generasi dahulu yang ingin menjadi seorang penyanyi atau bintang film terkenal. Hal yang penting adalah mendukung dan membimbing anak-anak kita dalam upaya ini. 

"Bekali anak-anak Anda dengan pola pikir yang benar tentang kesuksesan dan kegagalan, latih mereka tentang cara menyeimbangkan studi dan aktivitas online, dan yang terpenting, mendidik mereka tentang alat dan kebiasaan tepat dalam menciptakan pengalaman online tetap aman setiap saat," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI