Awas, Ancaman Gangguan Penglihatan Mengintai di Tengah Pandemi

Vania Rossa

Rabu, 11 November 2020 | 11:34 WIB
Awas, Ancaman Gangguan Penglihatan Mengintai di Tengah Pandemi
Ilustrasi gangguan penglihatan gara-gara karena belajar online (freepik)

Suara.com - Laptop dan ponsel kini menjadi kian akrab dengan kita, mulai dari anak RK hingga orang dewasa. Gara-gara pandemi, hampir semua aktivitas kini beralih menjadi daring, mulai dari bekerja hingga sekolah.

Hal ini pada akhirnya menimbulkan masalah baru yang patut diwaspadai, yaitu radiasi gadget yang dapat mengakibatkan gangguan penglihatan.

“Darurat mata termasuk kondisi tatkala orang sudah tidak mampu lagi bekerja dan atau belajar lewat komputer/gadget. Tidak hanya akibat kecelakaan yang bisa dikategorikan emergency,” demikian dikatakan Prof. Dr. Tjahjono D. Gondhowiardjo, SpM(K), PhD, guru besar ahli penyakit mata Universitas Indonesia.

Dikutip dari Antara, dokter yang berpraktik di Jakarta Eye Center ini mengungkapkan bahwa ada salah seorang rekannya, seorang guru besar, yang menyampaikan tidak lagi mampu bekerja dengan komputer dan minta perawatan mata kepadanya.

Tak hanya itu, ada pula orangtua yang menyampaikan kondisi anaknya yang masih usia sekolah terganggu proses belajarnya melalui Zoom gara-gara mengalami gangguan penglihatan.

Di tempat praktiknya di JEC, juga dipenuhi pasien yang antri untuk memeriksakan mata. “Ini bisa dikataan keadaan darurat, karena mata menjadi alat vital untuk hidup, penghidupan, dan proses belajar mengajar,” katanya.

Jadi orang yang terganggu penglihatanya tidak bisa dilarang untuk datang ke rumah sakit mata. Sementara itu, beberapa waktu lalu ada imbauan hanya orang-orang yang mengalami sakit gawat darurat boleh ke rumah sakit. Imbauan ini semata untuk mencegah penularan Covid-19.

Ahli penyakit mata itu menyampaikan resep untuk menghindari gangguan penglihatan, yakni 20:20:20. Maksudnya, setelah di depan komputer selama 20 menit, harus berhenti selama 20 detik dan kemudian melihat sesuatu yang berjarak 20 meter.

Nah, yuk coba tips di atas untuk meminimalkan risiko gangguan penglihatan. Jangan sampai anak-anak muda Indonesia nantinya mengalami gangguan penglihatan karena sejak balita sudah terbiasa terpapar oleh layar gadget.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cek Gejala Kanker Otak, Jangan Abaikan Adanya Gangguan Penglihatan!

Cek Gejala Kanker Otak, Jangan Abaikan Adanya Gangguan Penglihatan!

Health | Senin, 02 November 2020 | 14:46 WIB

Hindari Kebutaan, Yuk Deteksi Dini Gangguan Penglihatan

Hindari Kebutaan, Yuk Deteksi Dini Gangguan Penglihatan

Health | Kamis, 08 Oktober 2020 | 20:09 WIB

Hari Penglihatan Sedunia, Ini 5 Gangguan Mata Pertanda Penyakit Serius!

Hari Penglihatan Sedunia, Ini 5 Gangguan Mata Pertanda Penyakit Serius!

Health | Kamis, 08 Oktober 2020 | 18:59 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB