Banyak 'Tali', Ternyata Begini Penampakan Bagian Dalam Virus Corona!

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 12 November 2020 | 15:09 WIB
Banyak 'Tali', Ternyata Begini Penampakan Bagian Dalam Virus Corona!
COVID-19 (kuning) di antara sel-sel manusia (biru, merah muda dan ungu), credit: NIAID-RML

Suara.com - Sejauh ini, SARS-CoV-2 (penyebab Covid-19) termasuk dalam keluarga virus corona yang menimbulkan epidemi Sindrom Pernapasan Akut Parah atau Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) dan Sindrom Pernapasan Timur Tengah atau Middle East Respiratory Syndrome (MERS).

Peneliti menemukan bahwa seperti virus corona lainnya, partikel virus corona Covid-19 berbentuk bola dan memiliki protein yang disebut paku, menonjol di permukaannya.

Paku inilah yang disebut dengan protein lonjakan virus, yang akan menempel pada reseptor sebelum menyerang sel manusia.

Tapi ini baru bagian luar, tapi apakah Anda penasaran dengan bagian dalamnya?

Dilansir The Health Site, ilmuwan dari King Abdullah University of Science and Technology (KAUST) di Arab Saudi telah merilis ilustrasi SARS-CoV-2 paling terbaru.

Penampilan luar dan dalam virus corona Covid-19 (KAUST Discovery)
Penampilan luar dan dalam virus corona Covid-19 (KAUST Discovery)

Ilustrasi ini menampilkan tampilan luar dan struktur internalnya. Visualisasi tersebut dibuat melalui model 3D yang mereka kembangkan menggunakan informasi dari gambar mikroskop elektron dan database protein.

"Model 3D mendemonstrasikan struktur terkini SARS-CoV-2 pada tingkat atomistik dan mengungkapkan rincian virus yang sebelumnya tidak mungkin dilihat, seperti bagaimana protein nukleokapsid membentuk struktur seperti tali di dalamnya," kata ilmuwan riset KAUST, Ondej Strnad.

Mereka berharap model baru ini dapat membantu perkembangan pengobatan Covid-19.

Penampilan luar dan dalam virus corona Covid-19 (KAUST Discovery)
Penampilan luar dan dalam virus corona Covid-19 (KAUST Discovery)

Perbedaan dengan pemodelan lain

Ahli komputer KAUST, Ngan Nguyen, mengklaim model mereka menunjukkan ultrastruktur virus lengkap, bukan hanya beberapa protein lonjakan yang tidak lengkap dan ditempatkan secara acak pada membran lipid.

"Model lain yang tersedia tidak menunjukkan bagian dalam virus, karena detailnya saat ini tidak diketahui," kata Nguyen.

"Scripps Research Institute, AS, memberi kami hipotesis yang paling mungkin untuk interior struktur berdasarkan data saat ini. Jika hipotesis ini terbukti salah, maka model dapat diperbarui dengan mudah," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terbukti Ampuh Lawan Virus Corona, Vaksin Pfizer Masih Hadapi 5 Tantangan!

Terbukti Ampuh Lawan Virus Corona, Vaksin Pfizer Masih Hadapi 5 Tantangan!

Health | Kamis, 12 November 2020 | 13:01 WIB

Ilmuwan Temukan Gen di Dalam Gen pada Virus Corona Jenis Baru, Apa Artinya?

Ilmuwan Temukan Gen di Dalam Gen pada Virus Corona Jenis Baru, Apa Artinya?

Health | Kamis, 12 November 2020 | 12:58 WIB

Vanuatu Catatkan Kasus Virus Corona Pertamanya

Vanuatu Catatkan Kasus Virus Corona Pertamanya

News | Kamis, 12 November 2020 | 12:18 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB