alexametrics

Biaya Pengobatan Covid-19 Jika Pakai Uang Sendiri dan Berita Populer Lain

Vania Rossa
Biaya Pengobatan Covid-19 Jika Pakai Uang Sendiri dan Berita Populer Lain
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Ini dia 5 berita kesehatan terpopuler hari ini.

Suara.com - Pengobatan Covid-19 hingga saat ini ditanggung oleh negara. Meski begitu, banyak yang penasaran, sebenarnya, berapa biaya yang harus dikeluarkan oleh seseorang untuk pengobatan Covid-19 jika menggunakan uang sendiri? Jawabannya bikin tercengang, karena bisa membuat Anda jatuh miskin!

Bagi Anda yang kerap mengalami gejala maag, hati-hati, jangan sampai salah mendiagnosis. Pasalnya, gejala maag sangat mirip dengan tanda-tanda awal kanker lambung. Karena itulah, kanker lambung jarang terdeteksi oleh pasien, lantaran banyak yang mengira gejala itu sebagai sakit maag biasa. Lalu, apa bedanya?

Simak berita selengkapnya di bawah ini!

1. Bisa Jatuh Miskin, Segini Biaya Pengobatan Covid-19 Jika Pakai Uang Sendiri

Baca Juga: Panjang Umur dengan Makan Cabai dan 4 Berita Kesehatan Menarik Lainnya

Tenaga medis virus corona (Antara)
Tenaga medis virus corona (Antara)

Hingga kini pandemi Covid-19 masih terus melanda dunia dengan jumlah orang yang terinfeksi yang terus bertambah. Covid-19 juga dikenal dengan penyakit infeksi emerging (PIE) karena memicu pandemi, bisa menular dengan cepat, dan berpotensi menimbulkan kedaruratan kesehatan di masyarakat.

Itulah mengapa negara menanggung seluruh biaya perawatan pasien PIE, termasuk Covid-19.Hingga Senin, 16 November 2020 pukul 18.00 WIB kasus positif Covid-19 di Indonesia tercatat menginfeksi 470.648 orang.

Baca selengkapnya

2. Mirip Gejala Maag, Kenali Bahaya Kanker Lambung

Ilustrasi kanker lambung, mirip gejala maag. (Shutterstock)
Ilustrasi kanker lambung, mirip gejala maag. (Shutterstock)

Tanda-tanda awal kanker lambung jarang terdeteksi oleh pasien, sebab kebanyakan pasien mengira gejala itu sebagai sakit maag biasa. Hal ini tentu perlu diwaspadai karena jika dibiarkan bisa menyebabkan kematian.

Baca Juga: Gejala Kanker Prostat dari Urine dan 4 Berita Kesehatan Menarik Lainnya

Ketua Yayasan Kanker Indonesia, Prof. Dr. dr. Aru Sudoyo, SpPD, KHOM, FINASIM, FACP mengatakan faktor risiko kanker lambung disebabkan oleh infeksi Helicobactor pylori, rokok, obesitas, makanan yang diproses atau diasinkan, dan genetika.

Baca selengkapnya

3. Ini Olahraga Terbaik untuk Kontrol Kadar Gula Darah pada Pasien Diabetes

Olahraga berjalan. (Shutterstock)
Olahraga berjalan. (Shutterstock)

Salah satu cara mengontrol kadar gula darah pada pasien diabetes adalah dengan olahraga. Hal ini didukung oleh hasil beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa saat kontraksi otot-otot besar, tubuh akan memakai gula dalam darah sebagai sumber energi, sehingga kadar gula darah menjadi lebih terkontrol.

Kontraksi otot bisa terjadi saat tubuh bergerak dan melakukan aktivitas fisik, seperti berjalan atau berlari. Lalu, di antara kedua olahraga tersebut, mana yang terbaik untuk pasien diabetes?

Baca selengkapnya

4. Peneliti Sebut Mutasi SARS-CoV-2 Bikin Corona Lebih Rentan Terhadap Vaksin

Penampilan luar dan dalam virus corona Covid-19 (KAUST Discovery)
Penampilan luar dan dalam virus corona Covid-19 (KAUST Discovery)

Virus corona baru memiliki struktur biologi yang kompleks. Bahkan menurut ScienceMag, ia mengakumulasi sekitar dua perubahan per bulan dalam genomnya (materi genetik).

Sekarang, sebuah studi baru oleh para ilmuwan dari University of North Carolina di Chapel Hill dan University of Wisconsin-Madison telah mengungkapkan bahwa, meski SARS-CoV-2 telah bermutasi dengan cara yang memungkinkannya menjadi lebih menular daripada virus corona lainnya, mutasi lonjakan juga dapat membuatnya lebih rentan terhadap vaksin.

Baca selengkapnya

5. Waspada, Kuala Lumpur Jadi Pusat Penyebaran Covid-19 Baru di Malaysia

Kuala Lumpur, Malaysia. [shuttterstock]
Kuala Lumpur, Malaysia. [shuttterstock]

Malaysia melaporkan penambahan lebih dari 1.000 kasus baru Covid-19 pada Senin (16/11/2020).

Dilansir Anadolu Agency, Malaysia melaporkan 1.103 kasus baru sehingga total Covid-19 di negara itu menjadi 48.520.

Baca selengkapnya

Komentar