Dikira Terkena Serangan Jantung, Ternyata Pria Ini Menelan Baterai AA

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Selasa, 24 November 2020 | 11:18 WIB
Dikira Terkena Serangan Jantung, Ternyata Pria Ini Menelan Baterai AA
Ilustrasi baterai. [Shutterstock]

Suara.com - Seorang narapidana pria dilarikan ke UGD Rumah Sakit Santa Maria Nuova di Florence, Italia, setelah mengeluh sakit perut, dua jam setekah ia sengaja menelan baterai AA.

Awalnya dokter menduga sang pria 26 tahun tersebut mengalami serangan jantung, meski pasien tidak mengalami gejala lain seperti sesak napas.

Pasien juga tidak memiliki riwayat penyakit kardiovaskular, dan satu-satunya faktor risiko penyakit jantungnya adalah kebiasaan merokoknya.

Selain itu, kadar troponin jantungnya, protein otot jantung yang dilepaskan ke dalam darah selama serangan jantung, juga normal.

Setelah menjalani X-ray, dokter menemukan adanya baterai di tubuh pasien. Ternyata alat elektrokardiogram (EKG), yang sebelumnya digunakan untuk memeriksa jantung pasien, menunjukkan hasil salah akibat baterai di tubuh pasien.

Ilustrasi baterai nuklir. [Shutterstock]
Ilustrasi baterai [Shutterstock]

Setelah dokter mengeluarkan baterai, EKG kembali normal, lapor Live Science.

"Jika seseorang menelan satu baterai atau beberapa baterai, EKG dapat meniru perubahan yang sama seperti pada infark miokard, atau serangan jantung akut," jelas Guy L. Mintz, direktur kesehatan kardiovaskular dan lipidologi di Sandra Atlas Bass, Northwell Health, yang menangani pasien.

Pada pasien ini, EKG menunjukkan tanda serangan jantung yang dikenal sebagai 'elevasi segmen-ST'. Artinya, segmen tertentu di EKG yang biasanya datar malah meningkat.

Bagaimana mengonsumsi baterai bisa meniru hasil serangan jantung pada EKG?

baca juga

Laporan yang terbit pada Senin (23/11/2020) di jurnal Annals of Internal Medicine ini menjelaskan bahwa baterai yang berkontak dengan asam lambung dapat menghasilkan arus listrik yang mengalir ke jantung dan memengaruhi EKG.

Meski pasien ini tidak benar-benar mengalami serangan jantung, menelan baterai masih mungkin dapat melukai jantung.

"Efek listrik yang berkepanjangan dapat menyebabkan kerusakan pada jantung. Menelan baterai berbahaya karena kerusakan dapat menyebabkan kebocoran bahan kimia atau bahkan gangguan usus," tambah Mintz.

Untungnya dalam kasus ini, sang pria tidak mengalami komplikasi apa pun akibat baterai di tubuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belajar dari Ricky Yacobi, Ini Cara Cegah Serangan Jantung saat Olahraga

Belajar dari Ricky Yacobi, Ini Cara Cegah Serangan Jantung saat Olahraga

Health | Minggu, 22 November 2020 | 15:54 WIB

Ricky Yacobi Wafat, Lakukan 3 Hal Ini saat Alami Serangan Jantung

Ricky Yacobi Wafat, Lakukan 3 Hal Ini saat Alami Serangan Jantung

Health | Sabtu, 21 November 2020 | 16:30 WIB

Ricky Yacobi Diduga Meninggal Karena Serangan Jantung, Ketahui Tandanya

Ricky Yacobi Diduga Meninggal Karena Serangan Jantung, Ketahui Tandanya

Health | Sabtu, 21 November 2020 | 14:03 WIB

Terkini

Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin

Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:10 WIB

OKX Catat Cadangan Kripto US$29,4 Miliar di Laporan ke-48

OKX Catat Cadangan Kripto US$29,4 Miliar di Laporan ke-48

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Beras Bebas Pajak, Pembalut Kena PPN: Potret Hukum Kita Buta Gender

Beras Bebas Pajak, Pembalut Kena PPN: Potret Hukum Kita Buta Gender

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Dari Pilates hingga Padel Tepi Laut, Ini Cara Asyik Isi Akhir Pekan di Pesisir Jakarta

Dari Pilates hingga Padel Tepi Laut, Ini Cara Asyik Isi Akhir Pekan di Pesisir Jakarta

Jakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:07 WIB

Raffi Ahmad Lepas Tangan dari Deklarasi Mahasiswa Bayaran di Bundaran HI, Ini Pengakuannya

Raffi Ahmad Lepas Tangan dari Deklarasi Mahasiswa Bayaran di Bundaran HI, Ini Pengakuannya

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:04 WIB

Ibu di Tubaba Ditemukan Hangus Usai Rumahnya Ludes Dilalap Si Jago Merah

Ibu di Tubaba Ditemukan Hangus Usai Rumahnya Ludes Dilalap Si Jago Merah

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:02 WIB

HP Android Lemot? Ini Cara Mengatasinya Tanpa Perlu Menghapus Semua Data

HP Android Lemot? Ini Cara Mengatasinya Tanpa Perlu Menghapus Semua Data

Tekno | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:01 WIB

Sosok Ini Disebut Sari yang Berikan Almamater UBSI di Acara Bersama Raffi Ahmad

Sosok Ini Disebut Sari yang Berikan Almamater UBSI di Acara Bersama Raffi Ahmad

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:55 WIB

Waketum Golkar Soal Suket Gibran: Urusan Hukum Hampir Final, Kini Masuk Politik Negara

Waketum Golkar Soal Suket Gibran: Urusan Hukum Hampir Final, Kini Masuk Politik Negara

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:49 WIB

Jay Idzes Cedera Parah, Terancam Absen di Ajang FIFA Matchday November?

Jay Idzes Cedera Parah, Terancam Absen di Ajang FIFA Matchday November?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:40 WIB

×