Cerita Dokter Kerja Keras Meyakinkan Masyarakat Agar Mau Vaksin

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 24 November 2020 | 13:20 WIB
Cerita Dokter Kerja Keras Meyakinkan Masyarakat Agar Mau Vaksin

Suara.com - Vaksin dan program imunisasi masih dipandang sebelah mata oleh sebagian orang Indonesia. Banyak dari mereka termakan mitos bahwa vaksin berbahaya atau tak ada gunanya.

Untuk meyakinkan masyarakat terkait manfaat vaksin, tenaga kesehatan sampai-sampai harus turun tangan.

Diceritakan dokter spesialis anak dr. Endah Citraresmi Sp. A(K). MARS., dengan partisipasi tenaga kesehatan -- termasuk meyakinkan masyarakat bahwa mereka telah mendapatkan vaksin -- hal tersebut setidaknya bisa menjadi bukti bahwa vaksin aman digunakan. 

"Saya suka ditanya (pasien), 'dokter anaknya divaksin?' Saya bilang, anak saya vaksin lengkap, MMR 15 bulan diulang lagi saat 5 tahun. Saya sendiri vaksin. Saya rutin vaksin influensa tiap tahun. Intinya mungkin kalau dengan menunjukan kami tenaga kesehatan juga lakukan vaksin, pasien akan percaya," kata Endah dalam webinar Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Selasa (24/11/2020).

Ia menyampaikan bahwa program vaksin bukan hanya dilakukan di Indonesia. Tetapi juga banyak negara maju dan berkembang. Selain itu, negara juga punya kewajiban untuk menjamin keamanan vaksin. "Tidak ada pemerintah mana pun yang mau membahayakan masyarakatnya sendiri," katanya.

Diakui dokter Endah, masih ada masyarakat yang menganggap vaksinasi tidak penting. Terlebih karena adanya efek vaksin seperti demam hingga bengkak pada bekas suntikan vaksin. 

Namun menurut Endah, efek itu jauh lebih ringan dibandingkan jika anak tertular penyakit menular yang bisa menyebabkan kecacatan bahkan kematian. 

"Walaupun efeknya bisa demam, bengkak karena suntikan, itu jauh lebih ringan ketimbang anak kena kuman yang sebenarnya lalu jadi sakit. Siapa yang memastikan anak kena campak lalu langsung sembuh? Sebagian bisa kena pneumonia radang paru, radang otak. Akibatnya bisa alami gangguan perkembangan," tuturnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksinolog : Rencanakan Pencegahan Penyakit dengan Vaksin

Vaksinolog : Rencanakan Pencegahan Penyakit dengan Vaksin

Health | Selasa, 24 November 2020 | 12:19 WIB

Mengintip Tim Ilmuwan di Balik Pengembangan Vaksin Covid-19 Oxford

Mengintip Tim Ilmuwan di Balik Pengembangan Vaksin Covid-19 Oxford

Tekno | Selasa, 24 November 2020 | 12:30 WIB

Penasihat Luhut Sebut Penerapan 3M Jadi Vaksin Sementara

Penasihat Luhut Sebut Penerapan 3M Jadi Vaksin Sementara

Bisnis | Selasa, 24 November 2020 | 11:52 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB