Hebat, 2 Ilmuwan Perempuan Ini Beri Kontribusi Dunia Kedokteran Tanah Air

Risna Halidi | Dinda Rachmawati | Suara.com

Kamis, 26 November 2020 | 13:02 WIB
Hebat, 2 Ilmuwan Perempuan Ini Beri Kontribusi Dunia Kedokteran Tanah Air
Ilustrasi ilmuwan perempuan (Shutterstock)

Suara.com - Tak banyak perempuan Indonesia yang melanjutkan karir dan studi di bidang sains. Padahal dunia sains tidak pernah berhenti, bahkan saat dunia dilanda pandemi Covid-19

Sains justru dirasa semakin penting untuk mencari solusi berbagai tantangan dunia baik masa sekarang maupun masa depan. Karenanya, kehadiran ilmuwan perempuan Indonesia harus diapresiasi. 

Demikianlah yang dilakukan L’Oréal yang tidak berhenti memberikan dukungan dan penghargaan tinggi kepada ilmuwan perempuan Indonesia melalui program For Women in Science (FWIS). 

Bekerjasama dengan UNESCO, L’Oréal memberi penghargaan luar biasa pada dua ilmuwan perempuan atas usaha mereka dalam mengembangkan inovasi guna menghadapi pandemi. Mereka ialah Anggia Prasetyoputri dan Latifah Nurahmi.

"Pada hari ini kita tidak hanya merayakan kontribusi dua ilmuwan hebat di dunia sains, namun juga kontribusi sains yang tidak pernah berhenti dalam menangani berbagai tantangan dunia, terutama di saat ini, dalam hal medis," jelas Melanie Masriel, Communications, Public Affairs and Sustainability Director, L’Oréal Indonesia dalam konferensi pers virtual, Rabu (25/11/2020) kemarin.

Dalam hal ini, Anggia dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) meneliti mengenai dampak lanjutan pada pasien Covid-19, dengan judul penelitian "Deteksi Koinfeksi Bakteri pada Pasien Covid-19 melalui Metode Sekuensing dari Sampel Swab". 

Ia menyadari bahwa ada kemungkinan pasien Covud-19 terjangkit bakteri dan virus lain selain SARS-CoV-2. Adanya koinfeksi atau infeksi simultan oleh bakteri dapat terjadi karena bakteri memiliki sifat oportunis yang bisa masuk saat tubuh sedang lemah, dan diketahui dapat memperparah kondisi sebagian pasien Covid-19. 

"Dengan metode pengurutan basa nukleotida atau sekuensing dari sampel swab, saya berharap dapat membantu tenaga medis dalam mengidentifikasi ada tidaknya bakteri patogen di dalam tubuh pasien COVID-19 dalam waktu singkat, dan juga dapat membantu memberikan informasi kepada dokter untuk memberikan antibiotik yang tepat kepada pasien," jelasnya. 

Sementara Latifah meneliti mengenai pemanfaatan robotik dalam tindakan rehabilitasi dan operasi. Menurutnya, tindakan saat operasi tulang dokter akan membuka daging untuk menjangkau area yang akan diobati.

Namun tindakan tersebut berisiko pendarahan, radang, dan infeksi. Terlebih di masa pandemi, kontak antara paramedis dan dokter juga perlu diminimalisir. Dalam pengembangannya, Latifah melihat potensi yang besar di bidang kedokteran, dimana pemanfaatan robot dalam mengurangi risiko operasi masih belum cukup dimanfaatkan. 

"Pengembangan penelitian ini diharapkan dapat membawa manfaat bagi dunia kedokteran Indonesia, terutama di situasi pandemi saat ini. Keterlibatan teknologi robotika di dunia medis berperan besar untuk mengurangi risiko kontak fisik antara pasien dan dokter," ujar perempuan yang mengemban studi di Institut Teknologi Sepuluh Nopember tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Videografis: Cara Mengasah Kreativitas Anak di Tengah Pandemi

Videografis: Cara Mengasah Kreativitas Anak di Tengah Pandemi

Video | Kamis, 26 November 2020 | 11:02 WIB

Bertahan Hidup, Wali Kota Magelang Ajak Warga Tetap Kreatif di Masa Pandemi

Bertahan Hidup, Wali Kota Magelang Ajak Warga Tetap Kreatif di Masa Pandemi

Jawa Tengah | Kamis, 26 November 2020 | 10:56 WIB

Easting Medi Pelukis Empon-Empon, Kreatif Hadapi Pandemi Covid-19

Easting Medi Pelukis Empon-Empon, Kreatif Hadapi Pandemi Covid-19

Jawa Tengah | Kamis, 26 November 2020 | 10:30 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB