Array

Meghan Markle Keguguran, Ini 3 Pelajaran yang Bisa Dipetik Ibu Hamil

Sabtu, 28 November 2020 | 07:20 WIB
Meghan Markle Keguguran, Ini 3 Pelajaran yang Bisa Dipetik Ibu Hamil
Meghan Markle keguguran. (Shutterstock)

Suara.com - Meghan Markle mengejutkan publik dengan pengakuannya telah mengalami keguguran pada Juli lalu.

Dalam esai di laman New York Times pada Rabu (25/11), Duchess of Sussex menulis bahwa dia mengalami keguguran saat tengah menggendong Archie.

Meghan tidak mengungkapkan berapa usia kandungannya saat itu atau detail medis tentang kondisinya.

Namun dia menunjukan perasaan emosional kesedihan yang hampir tak tertahankan.

Haley Neidich, seorang profesional kesehatan mental berlisensi, mengatakan bahwa perempuan memang cenderung menahan kesedihannya diungkapkan ke publik setelah beberapa lamanya. Perasaan sakit itu juga tidak akan mudah dihilangkan.

"Hamil lagi dan punya bayi lagi tidak menghapus rasa sakit," kata Haley dikutip dari Insider.

Pemulihan fisik dari keguguran sangat bervariasi, dipengaruhi banyak faktor. Termasuk usia kehamilan dan apakah diperlukan intervensi medis untuk mengangkat jaringan tersebut.

Beberapa perempuan bisa menjalani masa pemulihan secara alami di rumah. Namun, beberapa membutuhkan atau memilih pengobatan yang merangsang jaringan untuk keluar.

Tetapi pengobatan itu sering memiliki efek samping seperti mual, diare, atau kedinginan.

Baca Juga: Keguguran dapat Memicu PTSD, Seperti Orang Selamat dari Serangan Teroris!

Dalam pedoman American College of Obstetricians and Gynecologists dituliskan bahwa komplikasi serius dari keguguran jarang terjadi. Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan di antaranya:

1. Suhu tubuh setelah keguguran

Pasca keguguran sangat disarankan untuk banyak istirahat, terutama 24 jam pertama. Pantau selalu suhu tubuh, tunggu hingga pendarahan dan kram seperti saat menstruasi terjadi selama beberapa hari.

Juga hindari berhubungan seks sampai pendarahan berhenti. Hubungi dokter jika suhu tubuh lebih dari 37,7 derajat celsius.

2. Keguguran bisa memicu PTSD

Keguguran adalah kondisi umum secara medis. Namun penelitian telah menunjukkan bahwa 29 persen perempuan yang keguguran mengalami gejala PTSD satu bulan setelah kehilangan bayi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI