Pasien Covid-19 yang Sembuh Alami Kepulihan Paru dan Berita Populer lainnya

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Sabtu, 28 November 2020 | 19:07 WIB
Pasien Covid-19 yang Sembuh Alami Kepulihan Paru dan Berita Populer lainnya
Olahraga pernapasan. (Shutterstock)

Suara.com - Sebelumnya sempat ada kabar bahwa pasien Covid-19 yang telah sembuh mengalami gejala yang berkepanjangan. Tapi kabar terbaru menyebut bahwa pasien Covid-19 yang sembuh memiliki kondisi paru-paru yang baik.

Sementara itu, tekanan darah tinggi di atas usia 45 tahun berisiko mengalami demensia. Dua berita tadi merupakan kabar terpopuler di kanal Health Suara.com. Berikut ini kabar terpopuler lainnya.

1. Hore! Pasien Covid-19 Masih Bisa Mengalami Kepulihan Paru-Paru dengan Baik

Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)
Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)

Sebuah studi baru-baru ini menunjukkan bahwa sebagian besar paru-paru pulih dengan baik setelah infeksi virus corona Covid-19. Hal ini dinyatakan oleh studi baru  di Belanda yang terbit pada jurnal Clinical Infectious Diseases.

Melansir dari Healthshots, tidak ada keraguan bahwa Covid-19 menyebabkan kerusakan besar pada paru-paru sehingga menimbulkan sesak napas dan tingkat oksigen yang rendah.

Baca selengkapnya

2. Awas, Tekanan Darah Tinggi di Usia 40 Tahun Tingkatkan Risiko Demensia

Tekanan darah tinggi, hipertensi (Pixabay/McRonny)
Tekanan darah tinggi, hipertensi (Pixabay/McRonny)

Penelitian terhadap 37 ribu orang menemukan tekanan darah tinggi pada orang usia di bawah 50 tahun bisa menimbulkan konsekuensi serius di kemudian hari.

Tekanan darah diastolik yang lebih tinggi bisa meningkatkan risiko kerusakan otak ketika bertambah tua. Meskipun hanya menunjukkan sedikit peningkatan.

Baca selengkapnya

3. Produk Herbal Juga Memiliki Efek Samping Berbahaya, Ini Buktinya

Ilustrasi: Hati-hati, obat herbal atau produk herbal juga memiliki efek samping berbahaya. [shutterstock]
Ilustrasi: Hati-hati, obat herbal atau produk herbal juga memiliki efek samping berbahaya. [shutterstock]

Banyak orang lebih memilih mengonsumsi produk herbal dibandingkan harus meminum obat-obatan berbasis kimia untuk menjaga kesehatan dan kebugaran mereka, tapi tahukah Anda jika ternyata produk herbal juga dapat memiliki efek samping yang berbahaya.

Hal tersebut diungkap oleh sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Canadian Medical Association Journal. Hasil penelitian ini juga dikuatkan oleh sebuah insiden yang terjadi di Kanada, di mana ada seorang lelaki harus dilarikan ke rumah sakit karena tekanan darah tinggi darurat, setelah terlalu banyak mengonsumsi teh buatan rumah yang terbuat dari akar licorice.

Baca selengkapnya

4. Tak Perlu Repot, Ini Bahan Rumahan yang Ampuh Untuk Merawat Gigi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DIY Butuh 2,2 Juta Vaksin COVID-19, Diutamakan untuk Kondisi Rentan

DIY Butuh 2,2 Juta Vaksin COVID-19, Diutamakan untuk Kondisi Rentan

Jogja | Sabtu, 28 November 2020 | 18:56 WIB

Pengakuan Ferry Paulus di Ultah Persija, Terpapar COVID-19 Dua Kali

Pengakuan Ferry Paulus di Ultah Persija, Terpapar COVID-19 Dua Kali

Bola | Sabtu, 28 November 2020 | 17:20 WIB

Ilmuwan China Sebut Covid-19 Berasal dari India atau Yunani

Ilmuwan China Sebut Covid-19 Berasal dari India atau Yunani

News | Sabtu, 28 November 2020 | 16:54 WIB

Terkini

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB