Hari AIDS Sedunia, WHO: Pandemi Covid-19 Perburuk Layanan Penting HIV

Vania Rossa, Lilis Varwati

Selasa, 01 Desember 2020 | 11:57 WIB
Hari AIDS Sedunia, WHO: Pandemi Covid-19 Perburuk Layanan Penting HIV
Hari AIDS Sedunia. (Shutterstock)

Suara.com - Pada Hari AIDS Sedunia 2020, Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menyerukan para pemimpin setiap negara dan warga dunia untuk bersatu dalam solidaritas global untuk mengatasi tantangan yang ditimbulkan oleh Covid-19 dalam penanggulangan HIV. Seruan ini juga yang dipilih WHO sebagai tema untuk Hari Aids Sedunia hari ini.

WHO menyebut epidemi HIV global mungkin meningkat selama pandemi Covid-19. Hal itu akibat dampak buruk yang dirasakan pada komunitas HIV-AIDS di sejumlah negara.

Data WHO pada 2019 tercatat masih ada 38 juta orang yang hidup dengan infeksi HIV. Satu dari lima orang dengan virus HIV tidak menyadari penularannya dan satu dari tiga orang yang menerima pengobatan HIV mengalami gangguan pada penyediaan layanan pengobatan, tes, dan pencegahan, terutama anak-anak dan remaja.

Pada 2019 juga, sekitar 690 ribu orang meninggal terkait HIV dan 1,7 juta orang baru terinfeksi. Hampir 62 persen infeksi baru ini terjadi di antara populasi kunci dan pasangannya.

Namun, WHO mengabarkan bahwa kemajuan layanan HIV sebenarnya sudah terhenti sebelum ada pandemi Covid-19.

"Melambatnya kemajuan berarti dunia akan kehilangan target “90-90-90” untuk tahun 2020," demikian dikutip dari situs resmi WHO, Selasa (1/12/2020).

Dijelaskan bahwa target 90-90-90 berarti dunia memastikan bahwa 90 persen orang yang hidup dengan HIV mengetahui status mereka, 90 persen orang yang didiagnosis HIV menerima pengobatan, dan 90 persen dari semua orang yang menerima pengobatan telah mencapai penekanan virus.

Hilangnya target menengah ini akan semakin mempersulit pencapaian mengakhiri infeksi HIV-AIDS pada tahun 2030. Selain itu, kondisi pandemi Covid-19 memperburuk layanan penting HIV.

"Covid mempersulit dan berbahaya bagi petugas kesehatan garis depan untuk memberikan layanan HIV berkualitas tinggi dan berkelanjutan kepada semua orang yang membutuhkannya," tertulis dalam sitis WHO.

baca juga

Virus corona yang masih mewabah dan pergerakan yang terbatas mempersulit orang dengan HIV-AIDS atau ODHA untuk mengakses layanan. Gangguan ekonomi karena dampak pandemi juga membuat layanan HIV jadi tidak terjangkau atau tidak dapat diperoleh.

WHO menyebutkan bahwa pandemi dapat mengganggu rantai pasokan dan pemberian layanan. Misalnya, pada Juli 2020, sepertiga orang yang memakai pengobatan HIV mengalami kehabisan obat atau gangguan pasokan.

Studi model WHO dan UNAIDS menunjukkan bahwa gangguan enam bulan dalam akses ke obat-obatan HIV dapat menyebabkan dua kali lipat kematian terkait AIDS di sub-Sahara Afrika pada tahun 2020 saja.

"Sekarang adalah waktunya bagi kita untuk sekali lagi membuat lompatan dalam tanggapan kita untuk bekerja sama mengakhiri Covid-19 dan kembali ke jalur yang tepat untuk mengakhiri HIV pada tahun 2030," ujar WHO.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari AIDS Sedunia, Ini 4 Mitos Terkait yang Masih Dipercaya

Hari AIDS Sedunia, Ini 4 Mitos Terkait yang Masih Dipercaya

Health | Selasa, 01 Desember 2020 | 10:55 WIB

Mayoritas Homo, Penderita HIV/AIDS di Kota Tegal Mencapai 353 Orang

Mayoritas Homo, Penderita HIV/AIDS di Kota Tegal Mencapai 353 Orang

Jawa Tengah | Selasa, 01 Desember 2020 | 08:35 WIB

Pesan Menkes Terawan di Hari AIDS Sedunia

Pesan Menkes Terawan di Hari AIDS Sedunia

Video | Selasa, 01 Desember 2020 | 10:00 WIB

Terkini

Viral Audio 'Bare Minimum' dan Manga Veil: Benarkah Ekspektasi Hubungan Gen Z Ketinggian?

Viral Audio 'Bare Minimum' dan Manga Veil: Benarkah Ekspektasi Hubungan Gen Z Ketinggian?

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:45 WIB

Soroti Pernyataan Luhut Soal Kerugian Negara, Pakar: Penjelasan Kurang Lengkap Picu Reaksi Negatif

Soroti Pernyataan Luhut Soal Kerugian Negara, Pakar: Penjelasan Kurang Lengkap Picu Reaksi Negatif

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Pertamina Patra Niaga Olah Minyak Jelantah Jadi Bioavtur, Perkuat Energi Berkelanjutan

Pertamina Patra Niaga Olah Minyak Jelantah Jadi Bioavtur, Perkuat Energi Berkelanjutan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:25 WIB

Laba Per Saham Naik, Emiten RATU Layak Dilirik?

Laba Per Saham Naik, Emiten RATU Layak Dilirik?

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:19 WIB

Penyebab Utama Mobil Listrik China Jauh Lebih Murah Ketimbang Buatan Eropa

Penyebab Utama Mobil Listrik China Jauh Lebih Murah Ketimbang Buatan Eropa

Otomotif | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:10 WIB

4 Shio Diprediksi Paling Hoki Besok 28 Oktober 2026, Masa Sulit Berakhir

4 Shio Diprediksi Paling Hoki Besok 28 Oktober 2026, Masa Sulit Berakhir

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:05 WIB

Sahroni Dukung 'Under Invoicing' Masuk UU Tipikor: Praktik Culas Ini Rugikan Negara!

Sahroni Dukung 'Under Invoicing' Masuk UU Tipikor: Praktik Culas Ini Rugikan Negara!

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:02 WIB

Usai Kalimantan, Jepang Kirim Pasukan Padamkan Kebakaran di Mongolia

Usai Kalimantan, Jepang Kirim Pasukan Padamkan Kebakaran di Mongolia

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:57 WIB

Tanggapi Usul Luhut, Eks Wakil Ketua KPK: Batas Korupsi dan Risiko Bisnis Perlu Diperjelas

Tanggapi Usul Luhut, Eks Wakil Ketua KPK: Batas Korupsi dan Risiko Bisnis Perlu Diperjelas

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:51 WIB

Rilis You're Under Arrest! ILLIT Tolak Keras Terlena oleh Harapan Palsu

Rilis You're Under Arrest! ILLIT Tolak Keras Terlena oleh Harapan Palsu

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:40 WIB

×