Tak Rekomendasikan Paspor Imunitas, WHO akan Bikin Kartu Vaksin Elektronik

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Jum'at, 04 Desember 2020 | 15:05 WIB
Tak Rekomendasikan Paspor Imunitas, WHO akan Bikin Kartu Vaksin Elektronik
Ilustrasi Vaksin Covid-19 (getty image)

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tidak merekomendasikan setiap negara untuk menerbitkan paspor imunitas bagi mereka yang sudah sembuh dari Covid-19.

Sebagai gantinya, mereka sedang melihat prospek untuk menerapkan sertifikat vaksinasi elektronik (e-vaccination certificates) yang mereka kembangkan bersama Estonia.

Estonia dan WHO pada Oktober lalu sudah memulai proyek percontohan untuk sertifikat vaksin digital, berbentuk 'kartu kuning pintar'.

Dilansir Asia One, kartu ini digunakan dalam pelacakan data perawatan kesehatan yang dapat dioperasikan dan memperkuat inisiatif COVAX, yang didukung WHO, untuk meningkatkan vaksinasi di negara berkembang.

“Kami melihat dengan cermat penggunaan teknologi dalam penanggulangan Covid-19 ini, salah satunya adalah bagaimana kami dapat bekerja sama dengan negara-negara anggota untuk mendapatkan sertifikat vaksinasi elektronik," kata Siddhartha Datta, manajer program WHO.

Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi vaksinasi (Sumber: Shutterstock)

Dia memperingatkan bahwa inisiatif teknologi apa pun tidak boleh membuat negara kewalahan di tengah pandemi virus corona ini, harus mematuhi berbagai undang-undang dan memastikan layanan lintas batas (dari negara ke negara) berjalan mulus.

Catherine Smallwood, Pejabat Darurat Senior WHO untuk Eropa mengatakan WHO berpegang pada pedoman untuk tidak menggunakan paspor imunitas untuk perjalanan lintas negara.

"Kami tidak merekomendasikan paspor imunitas, kami juga tidak merekomendasikan hasil pengujian sebagai sarana mencegah penularan lintas batas," tutur Smallwood.

Smallwood juga mengatakan tes antigen cepat, yang sekarang digunakan oleh beberapa maskapai penerbangan untuk menguji penumpang, mungkin kurang sesuai untuk perjalanan internasional.

Tes antigen kurang akurat dibandingkan tes PCR molekuler, sehingga beberapa orang mungkin lolos dari pemeriksaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Covid-19 Global: Minggu Depan, Inggris Vaksinasi dengan Pfizer

Update Covid-19 Global: Minggu Depan, Inggris Vaksinasi dengan Pfizer

Health | Kamis, 03 Desember 2020 | 10:05 WIB

Kasus COVID-19 Makin Mengkhawatirkan, DIY Fokus DIPA 2021 untuk Vaksinasi

Kasus COVID-19 Makin Mengkhawatirkan, DIY Fokus DIPA 2021 untuk Vaksinasi

Jogja | Selasa, 01 Desember 2020 | 18:33 WIB

Update Covid-19 Global: Rusia Mulai Program Vaksinasi Massal

Update Covid-19 Global: Rusia Mulai Program Vaksinasi Massal

Health | Selasa, 01 Desember 2020 | 12:16 WIB

Terkini

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:20 WIB

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:06 WIB

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 12:19 WIB

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 10:06 WIB

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB