alexametrics

6 Pasien Covid-19 Wafat akibat Tabung Oksigen di Rumah Sakit Habis

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah
6 Pasien Covid-19 Wafat akibat Tabung Oksigen di Rumah Sakit Habis
Ilustrasi pasien Covid-19 menggunakan alat bantu pernapasan. (Shutterstock)

Seberapa penting tabung oksigen bagi penderita Covid-19 yang dirawat di rumah sakit?

Suara.com - Sebanyak enam pasien Covid-19 di Pakistan meninggal dunia akibat rumah sakit tempat mereka dirawat kehabisan pasokan tabung oksigen.

The News melaporkan pemasok tabung oksigen tidak dapat memenuhi permintaan Rumah Sakit Pendidikan Khyber Peshawar, Pakistan, secara terus-menerus dan tepat waktu.

"Rumah sakit menerima tabung oksigen dari Rawalpindi, (mereka) tidak datang tepat waktu," kata juru bicara rumah sakit.

Oksigen merupakan alat bantu pernapasan yang krusial bagi penderita Covid-19 yang dirawat di rumah sakit.

Baca Juga: Pilkada 2020, Bagaimana Nasib Pasien Covid-19 di Bali yang Jalani Isolasi?

Sebab, menurut National Institues of Health (NIH) AS, pasien Covid-19 rawat inap sering mengalami hipoksemia, kondisi saat oksigen di dalam darah rendah.

Ilustrasi pasien menggunakan alat bantu pernapasan. (Shutterstock)
Ilustrasi pasien menggunakan alat bantu pernapasan. (Shutterstock)

Hipoksemia merupakan kondisi serius. Tanpa oksigen yang cukup, organ tubuh seperti jantung, otak, ginjal, tidak dapat berfungsi dengan baik.

Sedangkan UK Research and Innovation mengatakan paru-paru orang yang terinfeksi dan rusak akan kurang efektif dalam membiarkan oksigen mengalir ke aliran darah.

Jadi, mereka perlu menerima oksigen tambahan, untuk meningkatkan jumlah oksigen di paru-paru dan darah.

Apabila menghirup oksigen tambahan tidak cukup untuk meningkatkan kadar oksigen dalam darah, alat penekan oksigen yang digunakan untuk membantu pergerakan gas masuk dan keluar dari paru-paru dapat digunakan.

Baca Juga: Alokasi Vaksin Covid-19 di Sleman Belum Fix, Ini Kata Dinkes Sleman

Okisgen diberikan melalui masker yang terpasang erat ke mesin melalui pipa plastik. Perawatan yang disebut Continuous Positive Airway Pressure (CPAP) ini dilakukan saat pasien dalam keadaan sadar sehingga dokter dapat mengontrol tekanan dan jumlah oksigen yang dialirkan oleh mesin. Tapi, CPAP membutuhkan oksigen dalam jumlah besar.

Komentar