Main Media Sosial 5 Jam Sehari Bisa Picu Depresi, Ini Temuan Peneliti!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 10 Desember 2020 | 19:15 WIB
Main Media Sosial 5 Jam Sehari Bisa Picu Depresi, Ini Temuan Peneliti!
Ilustrasi Instagram. [Solen Feyissa/Unsplash]

Suara.com - Sekarang ini sebagian besar orang sulit jauh dari ponsel atau smartphone miliknya. Apalagi di tengah pandemi virus corona Covid-19, aktivitas orang memainkan ponselnya semakin tinggi.

Para ahli pun memperingatkan bahwa memainkan ponsel secara konstan bisa menyebabkan depresi. Sebuah penelitian menemukan orang yang menghabiskan waktu 5 jam sehari di media sosial 3 kali lebih berisiko mengalami depresi, dibandingkan mereka hanya memainkannya kurang dari 2 jam.

Lebih dari 1.000 orang dewasa muda Amerika yang mengikuti penelitian tersebut. Tujuannya, melacak berapa banyak orang yang mengembangkan gejala depresi selama 66 bulan.

Para ahli percaya bahwa obsesi memainkan sosial media, seperti Instagram, Twitter, Reddit, SnapChat, dan Facebook banyak terjadi antara kaum muda yang menjalin persahabatan.

Kecanduan bermain media sosial juga bisa menurunkan motivasi anak-anak untuk berpergian dan mencapai tujuannya dalam berkarir, yang mana hal ini memicu emosi negatif.

Ilustrasi gadget (Oleg Magni / unsplash.com)
Ilustrasi gadget (Oleg Magni / unsplash.com)

Remaja juga cenderung membandingkan dirinya sendiri dengan gaya hidup yang sempurna, contohnya mengedit fotonya dengan aplikasi. Menurut ahli, mereka tidak mungkin melakukan itu jika tidak merasa berharga atau membandingkan dirinya dengan orang lain.

Studi besar di American Journal of Preventive Medicine adalah yang pertama kalinya menghubungkan antara kebiasaan bermain media sosial dan depresi.

Dr Brian Primack, profesor kesehatan masyarakat di Universitas Arkansas mengatakan sebagian besar penelitian sebelumnya di bidang ini meninggalkan pertanyaan tentang ayam dan telur.

"Kami tahu dari penelitian besar lainnya bahwa depresi dan penggunaan media sosial cenderung berjalan seiringan. Tapi, sulit untuk mengetahui mana yang lebih dulu menjadi penyebabnya," jelas Dr Brian dikutip dari The Sun.

Studi baru ini menyoroti penggunaan media sosial yang tinggi menyebabkan peningkatan risiko depresi. Tapi, depresi juga tidak menyebabkan perubahan apapun dalam intensitas penggunaan media sosial.

Tim peneliti pun bertanya kepada peserta studi seberapa sering mereka menggunakan media sosial dan membandingkannya dengan skor mereka pada kuis ekstensif yang mengukur tingkat depresi.

Berdasarkan data 1.289 orang dalam sampel akhir, 299 sudah mengalami depresi pada awal penelitian. Lalu, peneliti melihat apakah depresi ini memengaruhi menggunakan media sosial atau tidak.

Selama 6 bulan masa tindak lanjut, 95 lebih peserta mengembangkan gejala depresi. Orang dewasa muda yang menggunakan media sosial lebih dari 5 jam per hari 2,8 kali lebih mungkin mengalami depresi dalam 6 bulan, dibandingkan mereka yang menggunakannya kurang dari 2 jam per hari.

Meskipun para peneliti yakin dengan tautan yang ditemukan, penelitian ini tetap tidak bisa membuktikan sebab dan akibatnya. Faktanya adalah media sosial bukan faktor lain yang bisa memicu depresi.

"Salah satu alasan dari temuan ini mungkin karena bermain media sosial lebih memakan banyak waktu. Menghabiskan banyak waktu memainkan media sosial bisa menggantikan pembentukan hubungan pribadi yang lebih penting, mencapai tujuan pribadi dan sekadar memiliki momen refleksi," jelas Dr Cesar Escobar-Viera, asisten profesor psikiatri di University of Pittsburgh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Penampakan Uang Receh Senilai Jutaan Rupiah, Malah Bikin Curiga

Viral Penampakan Uang Receh Senilai Jutaan Rupiah, Malah Bikin Curiga

Kalbar | Kamis, 10 Desember 2020 | 11:26 WIB

Pesan Menohok yang Golput Pilkada: Yang Patah Tumbuh, Yang Hilang Nurani

Pesan Menohok yang Golput Pilkada: Yang Patah Tumbuh, Yang Hilang Nurani

News | Kamis, 10 Desember 2020 | 10:22 WIB

Depresi di Usia Muda Lebih Berisiko Alami 66 Penyakit dan Kematian Dini

Depresi di Usia Muda Lebih Berisiko Alami 66 Penyakit dan Kematian Dini

Health | Kamis, 10 Desember 2020 | 09:53 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB