Tantangan Tenaga Kesehatan di Era Industri 4.0 Hadapi Pandemi Covid-19

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 11 Desember 2020 | 10:00 WIB
Tantangan Tenaga Kesehatan di Era Industri 4.0 Hadapi Pandemi Covid-19
Jambore Virtual bagi Tenaga Kesehatan di Fasilitas Kesehatan tingkat Pertama di seluruh Indonesia. (Dok : Kemenkes)

Suara.com - Pemerintah telah berupaya memenuhi segala macam sumber daya yang dibutuhkan dan mengerahkan semua tenaga kesehatan untuk bahu membahu-melakukan rangkaian 3T, yakni tracing, testing, dan treatment dengan massif. Masyarakat diminta untuk tertib mematuhi protokol kesehatan demi melindungi diri, keluarga, masyarakat, untuk menyelamatkan bangsa dari pandemi Covid-19.

Hal ini dikemukakan oleh Menteri Kesehatan (Menkes), LetJen (Pur.) Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp. Rad. (K), dalam Jambore Virtual bagi Tenaga Kesehatan di Fasilitas Kesehatan tingkat Pertama di seluruh Indonesia.

“Pemerintah telah berupaya memenuhi segala macam sumber daya yang dibutuhkan dan mengerahkan tenaga kesehatan untuk bahu-membahu melakukan rangkaian 3T, yakni tracing, testing, dan treatment dengan massif, mengedukasi masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan untuk melindungi diri, keluarga, masyarakat dan bangsa dari pandemi Covid-19. Untuk itu, tenaga kesehatan dan masyarakat diminta untuk disiplin protokol kesehatan, demi mencegah keterpaparan Covid-19. Sekuat apapun upaya pemerintah tidak akan cukup bila tidak didukung masyarakat dengan mematuhi protokol kesehatan,” katanya.

Jambore ini merupakan inisiasi Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam rangkaian Hari Kesehatan Nasional k- 56, pada 12 November 202.

Pada bagian lain, Terawan mengatakan apresiasinya kepada para petugas medis.

“Saya mengapresiasi tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan tingkat pertama yang telah berdedikasi tinggi berjuang menyelamatkan bangsa dari pandemi Covid-19,” tambahnya.

Jambore virtual juga diisi dengan pemaparan berbagai hal tentang kesehatan. Adapun yang menjadi nara sumber antara lain, Dirjen Kesehatan Masyarakat, dr. Kirana Pritasari, MQIH, yag didampingi Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, dr. Riskiyana S. Putra, M.Kes, Direktur Kesehatan Keluarga, dr. Erna Mulati, M.Sc (CMFM), Direktur Kesehatan Lingkungan, dr. Imran Agus Nurali, Sp.KO, dan Direktur Gizi Masyarakat, Dr. RR. Dhian Probhoyekti, SKM, MA.

“Kita harus terus menerus mengupayakan agar masyarakat menyadari masalah yang dihadapi dan mencarikan solusinya,” demikian ujar Kirana, mengawali pengalamannya selama 30 tahun lebih menjadi tenaga kesehatan.

“Dibutuhkan pastisipasi masyarakat dalam merubah perilaku hidup bersih dan sehat,” tambahnya.

baca juga

Ia mengajak para tenaga kesehatan di puskesmas, sebagai tenaga terdepan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat untuk dapat mengedukasi di tengah pandemi, dengan tetap aman, sehat dan tetap produktif.

“Tenaga kesehatan berada di tengah industri 4.0. Artinya, mulailah beralih dari kuratif kepada upaya promotif dan preventif melalui artificial intelligence (kecerdasan buatan) di tengah pandemi Covid-19,” timpal Riskiyana.

Ia mengatakan, upaya tenaga kesehatan dalam alih teknologi sangat dibutuhkan untuk meningkatkan mutu dan mempunyai daya saing, terutama dalam menghadapi pandemi saat ini.

Pada kesempatan yang sama, Perkumpulan Promotor dan Pendidik Kesehatan Masyarakat Indonesia (PPPKMI) memaparkan “Peran Tenaga Promosi Kesehatan Dalam Pemberdayaan Masyarakat untuk Pencegahan dan Pengendalian Covid-19”.
Sebagai organisasi profesi, Dr. Rita Damayanti, MSPH, mengatakan, puskesmas sebaiknya membantu rumah sakit dalam menghadapi pandemik.

“Pada awal pandemi, semua dibebankan di rumah sakit, sehingga kita harus melakukan flattening the curve (meratakan kurva) dengan menekan penularan, supaya rumah sakit tidak kewalahan dan menempatkan promosi kesehatan di garda terdepan,” paparnya.

“Karena itulah, PPPKMI mendukung puskesmas melakukan pengawasan pada orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) untuk melakukan layanan dasar, menjangkau kelompok 4 atau kelompok marginal untuk pencegahan Covid-19, dan terlibat dalam gugus tugas Covid-19 dengan pembekalan, pelayanan, edukasi, komunikasi dan sosialisasi,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ganjar Targetkan 21,2 Juta Warga Jateng Mendapat Vaksin Covid-19

Ganjar Targetkan 21,2 Juta Warga Jateng Mendapat Vaksin Covid-19

Jawa Tengah | Senin, 14 Desember 2020 | 16:52 WIB

Wapres Maruf Amin: Akhir Pandemi Corona Bisa Terwujud Jika...

Wapres Maruf Amin: Akhir Pandemi Corona Bisa Terwujud Jika...

News | Senin, 14 Desember 2020 | 16:50 WIB

Curhat Wali Kota Sutiaji Dibayang-bayangi Kematian Saat Positif Covid-19

Curhat Wali Kota Sutiaji Dibayang-bayangi Kematian Saat Positif Covid-19

Malang | Senin, 14 Desember 2020 | 16:48 WIB

Ketua IDI Bersedia Disuntik Vaksin Covid-19 Pertama, Ingin Jadi Role Model

Ketua IDI Bersedia Disuntik Vaksin Covid-19 Pertama, Ingin Jadi Role Model

Jatim | Senin, 14 Desember 2020 | 16:40 WIB

Perludem: Ada Kemungkinan Muncul Klaster Pilkada jika Tak Ada Tracing

Perludem: Ada Kemungkinan Muncul Klaster Pilkada jika Tak Ada Tracing

News | Senin, 14 Desember 2020 | 16:34 WIB

Jamin Keamanan Vaksinasi, Ketua IDI: Generasi Manusia Selamat Berkat Vaksin

Jamin Keamanan Vaksinasi, Ketua IDI: Generasi Manusia Selamat Berkat Vaksin

Health | Senin, 14 Desember 2020 | 16:22 WIB

Terkini

Tumbang setelah 10 Jam Menunggu, Sidang dr Richard Lee Harus Ditunda

Tumbang setelah 10 Jam Menunggu, Sidang dr Richard Lee Harus Ditunda

Entertainment | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 14:18 WIB

Panduan Parkir Paralel Mobil Hybrid Toyota Agar Aman dan Mudah Didorong

Panduan Parkir Paralel Mobil Hybrid Toyota Agar Aman dan Mudah Didorong

Otomotif | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 14:15 WIB

Sifat dan Karakter Shio Babi Pria dan Wanita, Lengkap dengan Kelebihan serta Kekurangannya

Sifat dan Karakter Shio Babi Pria dan Wanita, Lengkap dengan Kelebihan serta Kekurangannya

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 14:13 WIB

Sengaja atau Tak Peka? Mengapa Prabowo Baru ke NTT di Hari ke-11 Setelah Gempa?

Sengaja atau Tak Peka? Mengapa Prabowo Baru ke NTT di Hari ke-11 Setelah Gempa?

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 14:12 WIB

Diskon 50 Persen dari BRI untuk Pembelian CHAGEE Modinity ICE BSD, Ini Caranya

Diskon 50 Persen dari BRI untuk Pembelian CHAGEE Modinity ICE BSD, Ini Caranya

Bri | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 14:10 WIB

Saatnya Ganti Provider: Ketika Lini Masa Ramai-ramai Pindah ke XL

Saatnya Ganti Provider: Ketika Lini Masa Ramai-ramai Pindah ke XL

Your Say | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 14:05 WIB

Kenali Metode MICS, Operasi Bypass Jantung yang Tak Selalu Harus Belah Tulang Dada

Kenali Metode MICS, Operasi Bypass Jantung yang Tak Selalu Harus Belah Tulang Dada

Health | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 14:03 WIB

Tayang Oktober, Film Paradise Lost Rilis Poster Perdana dan Teaser Mencekam

Tayang Oktober, Film Paradise Lost Rilis Poster Perdana dan Teaser Mencekam

Your Say | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 14:01 WIB

Namaku May Sarah: Kisah Perempuan yang Bangkit dari Luka Mei 1998

Namaku May Sarah: Kisah Perempuan yang Bangkit dari Luka Mei 1998

Your Say | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 14:00 WIB

Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan

Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 13:59 WIB

×