Angka Bunuh Diri di Jepang Lebih Tinggi Dibanding Kasus Kematian Covid-19

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Rabu, 16 Desember 2020 | 19:47 WIB
Angka Bunuh Diri di Jepang Lebih Tinggi Dibanding Kasus Kematian Covid-19
Ilustrasi Bunuh diri (Unsplash/Eva Blue)

Suara.com - Badan Kepolisian Nasional Jepang merilis angka kematian pada bulan Oktober selama pandemi Covid-19 ini. Mereka melaporkan banyak orang meninggal karena bunuh diri pada bulan tersebut daripada jumlah kematian akibat virus corona Covid-19.

Melansir Insider, tingkat bunuh diri naik menjadi 2.153 pada Oktober dari 1.805 pada September. Sementara itu, jumlah kematian akibat Covid-19 mecapai 1.765 pada akhir bulan tersebut.

Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan Jepang juga menjelaskan ada peningkatan jumlah kasus bunuh diri yang tercatat selama empat bulan terakhir dibanding pada 2019.

Pendiri situs konseling online Jepang Anata no Ibasho, Koki Ozora, mengatakan banyak orang yang menghubunginya adalah mereka dengan pikiran bunuh diri. "Sementara yang lain melaporkan stres dan kecemasan," kata Ozora.

Para ahli prihatin tentang bagaimana pandemi virus corona memengaruhi kesehatan mental. Terutama bagi wanita yang telah terpengaruh secara 'tidak proporsional' tahun ini.

Ilustrasi gantung diri (Shutterstock)
Ilustrasi bunuh diri (Shutterstock)

Pemerintah mencatat ada peningkatan 83% kasus bunuh diri dibandingkan peningkatan pria 22%, meski angka kasus pada pria lebih tinggi yaitu 1.302 dibanding wanita 851.

"Ada beberapa alasan potensial untuk ini. Jumlah persentase wanita sebagai pekerja paruh waktu di industri hotel, jasa makanan dan ritel, lebih besar, di mana PHK telah terjadi," jelas Ozora.

Ia menambahkan, media Jepang juga jarang merinci secara spesifik dari suatu kasus bunuh diri.

"Sengaja tidak memikirkan metode atau motif, hanya melaporkan kasus-kasus ini sering menyebabkan peningkatan bunuh diri di masyarakat umum," sambungnya.

Sebenarnya, stres karena pandemi dan meningkatnya keinginan untuk bunuh diri tidak hanya menjadi masalah di Jepang.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) memperkirakan satu dari 10 orang telah melakukan bunuh diri pada November 2020 di AS.

British Journal of Psychiatry juga menemukan banyak kasus pikiran bunuh diri di masyarakat meningkat selama enam minggu lockdown di Inggris.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mantan Pacar Sebar Video Porno, Polwan Bunuh Diri Tinggalkan Pesan ke Anak

Mantan Pacar Sebar Video Porno, Polwan Bunuh Diri Tinggalkan Pesan ke Anak

Sumut | Selasa, 08 Desember 2020 | 20:56 WIB

Video Porno Disebarkan Mantan Pacar, Seorang Polwan Bunuh Diri

Video Porno Disebarkan Mantan Pacar, Seorang Polwan Bunuh Diri

News | Selasa, 08 Desember 2020 | 11:28 WIB

Tekuk Sevilla Lewat Gol Bunuh Diri, Real Madrid Kembali ke jalur Kemenangan

Tekuk Sevilla Lewat Gol Bunuh Diri, Real Madrid Kembali ke jalur Kemenangan

Bola | Minggu, 06 Desember 2020 | 01:00 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB