Rentan Kekurangan Nutrisi, Ketahui Mikronutrien yang Bagus untuk Wanita

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rosiana Chozanah | Suara.com

Minggu, 20 Desember 2020 | 09:41 WIB
Rentan Kekurangan Nutrisi, Ketahui Mikronutrien yang Bagus untuk Wanita
Seorang perempuan memperlihatkan berbagai suplemen vitamin. [shutterstock]

Suara.com - Vitamin dan mineral merupakan mikronutrien yang penting, dan wanita lebih rentan terhadap kekurangan nutrisi daripada pria, terutama saat hamil atau menyusui.

Menyadur Insider, ada beberapa vitamin yang sangat baik bagi wanita. Namun, mengonsumsinya juga harus disesuaikan dengan usia, pola makan, dan kondisi tubuh serta faktor lainnya, misal:

  • Vitamin B6: Vitamin ini dapat membantu mengurangi rasa mual saat kehamilan.
  • Vitamin B9: Vitamin yang disebut asam folat ini dapat mencegah bayi lahir cacat.
  • Vitamin B12: Nutrisi ini sangat penting untuk fungsi neuron yang membentuk sistem saraf. Tubuh wanita juga membutuhkannya untuk membuat sel darah merah.
  • Vitamin D: Jenis vitamin ini penting untuk kesehatan tulang karena membantu tubuh menyerap kalsium.
vitamin C dan D sangat dibutuhkan tubuh pada masa pancaroba saat pandemi ini
Ilustrasi vitamin (Shutterstock)

Sumber vitamin D bisa didapat dari paparan sinar matahari. Namun, hanya ada sedikit sumber makanan yang mengandung vitamin D, yakni:

Kalsium

Selain tulang dan gigi yang kuat, kalsium juga penting untuk fungsi otot, saraf, dan jantung.

Zat besi

Zat besi sangat penting untuk pembuatan sel darah merah yang membantu tubuh mengangkut oksigen. Wanita yang sedang menstruasi sangat rentan terhadap kekurangan zat besi karena kehilangan darah setiap hari.

Sementara itu, apabila dikelompokan berdasarkan usia, vitamin yang perlu dikonsumsi antara lain:

Usia 20-an

Kalsium dan vitamin D sangat penting pada usia ini untuk mencegah osteoporosis di masa depan.

"Anda membutuhkan 1.000 miligram kalsium dan 400 hingga 800 satuan internasional (IU) vitamin D per hari," kata Rebecca Tonnessen, RDN, di Departemen Layanan Makanan & Nutrisi, Rumah Sakit Khusus Bedah.

Tonnessen juga merekomendasikan vitamin B12 dan asam folat, terutama saat sedang program KB.

Usia 30-an hingga 40-an

Tonnessen menganjurkan untuk makan lima atau enam porsi buah dan sayuran per hari. Selain itu, optimalkan dengan konsumsi multivitamin.

Usia 50-an ke atas

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Pernah USG dan Minum Vitamin, Kisah Ibu Melahirkan Ini Viral di TikTok

Tak Pernah USG dan Minum Vitamin, Kisah Ibu Melahirkan Ini Viral di TikTok

Sulsel | Sabtu, 19 Desember 2020 | 07:55 WIB

Pakai Infus saat Rapat Paripurna, Wagub DKI: Setiap Hari Disuntik Vitamin

Pakai Infus saat Rapat Paripurna, Wagub DKI: Setiap Hari Disuntik Vitamin

News | Senin, 14 Desember 2020 | 16:17 WIB

Studi: Kekurangan Vitamin D Mungkin Lebih Berisiko Kena Diabetes Tipe 2

Studi: Kekurangan Vitamin D Mungkin Lebih Berisiko Kena Diabetes Tipe 2

Health | Jum'at, 11 Desember 2020 | 15:43 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB