Ahli Takut Mutasi Virus Corona Baru Bikin Vaksin Covid-19 Tidak Manjur

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Kamis, 24 Desember 2020 | 14:03 WIB
Ahli Takut Mutasi Virus Corona Baru Bikin Vaksin Covid-19 Tidak Manjur
Virus corona (COVID-19) muncul dari permukaan sel manusia, credit: NIAID-RML

Suara.com - Ahli biologi di Universitas Arizona, Michael Worobey, kekhawatiran mutasi virus corona yang ditemukan di Inggris akan memengaruhi vaksin Covid-19 yang sudah digunakan di beberapa negara.

Hal ini juga diiyakan oleh profesor di divisi vaksin dan penyakit menular Pusat Penelitian Kanker Fred Hutchinson, Trevor Bedford.

Seperti Worobey, Bedford juga mengawasi varian SARS-CoV-2 baru dari Inggris.

Melansir CNN, Bedford mengatakan dia tidak percaya vaksin tidak berhasil melawan strain virus baru. Tetapi menurutnya ada kemungkinan virus dapat menurunkan keefektifannya.

"Virus mungkin menurunkan kemanjuran vaksin dari 95% menjadi 80% atau 85%. Itu akan menjadi dampak kecil, bukan dramatis," tutur Bedford.

Penampakan SARS-CoV-2 di saluran pernapasan (New England Journal of Medicine)
Penampakan SARS-CoV-2 di saluran pernapasan (New England Journal of Medicine)

Namun, pejabat kesehatan mengatakan tidak ada alasan untuk berpikir bahwa vaksin tidak akan berhasil melawan varian virus corona baru.

"(Tidak ada) bukti yang menunjukkannya, atau alasan untuk percaya, bahwa virus akan menghindari vaksin yang kita miliki saat ini," ujar Asisten Sekeretaris Laksamana Kesehatan, Brett Giroir.

Menurutnya, jenis virus corona baru tidak mungkin lolos dari kekebalan yang terbentuk setelah vaksinasi.

Tapi, beberapa ilmuwan percaya bahwa mutasi ini tidak seperti mutasi virus corona yang lain, yang sudah lebih dulu muncul.

baca juga

"Kita seharusnya tidak langsung mengambil kesimpulan (seperti yang telah dilakukan banyak orang) bahwa ini bukan masalah," ujar profesor di Departemen Imunologi dan mikrobiologi di Scripps Research Andersen, Kristian Andersen.

Penampakan SARS-CoV-2 di saluran pernapasan (New England Journal of Medicine)
Penampakan SARS-CoV-2 di saluran pernapasan (New England Journal of Medicine)

Meski sekarang belum tahu banyak tentang mutasi virus corona baru tersebut, ia menekankan ilmuwan harus melakukan penelitian untuk mencari tahu.

Untungnya, vaksin Pfizer dan Moderna sedang menguji vaksin mereka untuk melihat apakah dapat bekerja melawan varian virus baru.

CEO BioNTech, Ugur Sahin, yang bekerja sama dengan Pfizer dalam mengembangkan vaksin Covid-19, merasa SARS-CoV-2 VUI 202012/01 tidak akan menimbulkan masalah. Tetapi jika ada, vaksin dapat diperbarui.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terima Vaksin Pfizer, Meksiko Siap Vaksinasi Mulai Hari Ini

Terima Vaksin Pfizer, Meksiko Siap Vaksinasi Mulai Hari Ini

Health | Kamis, 24 Desember 2020 | 13:18 WIB

Perilisan Hasil Uji Klinis Vaksin Covid-19 Sinovac Ditunda, Mengapa?

Perilisan Hasil Uji Klinis Vaksin Covid-19 Sinovac Ditunda, Mengapa?

Health | Kamis, 24 Desember 2020 | 08:30 WIB

Menteri PUPR Yakin Vaksin Covid-19 Bisa Buat Industri Properti Bangkit Lagi

Menteri PUPR Yakin Vaksin Covid-19 Bisa Buat Industri Properti Bangkit Lagi

Bisnis | Rabu, 23 Desember 2020 | 18:55 WIB

Terkini

Mau Mutasi Kendaraan Luar Banten? Ada Diskon Pajak Hingga 40 Persen Mulai 18 Agustus

Mau Mutasi Kendaraan Luar Banten? Ada Diskon Pajak Hingga 40 Persen Mulai 18 Agustus

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Jakarta Beat Society 2026 Siap Guncang M Bloc Akhir Pekan Ini

Jakarta Beat Society 2026 Siap Guncang M Bloc Akhir Pekan Ini

Entertainment | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Respons Sorotan Netizen, Istana Ungkap Makna Gambar Prabowo di Atraksi Terjun Payung HUT RI ke-81

Respons Sorotan Netizen, Istana Ungkap Makna Gambar Prabowo di Atraksi Terjun Payung HUT RI ke-81

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:51 WIB

Akses Pulau Palue Lumpuh Akibat Gempa, PDIP Desak Pemerintah Kirim Bantuan Lewat Udara dan Laut

Akses Pulau Palue Lumpuh Akibat Gempa, PDIP Desak Pemerintah Kirim Bantuan Lewat Udara dan Laut

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Keputusan Menag Dipersoalkan KPK, Pengacara Yaqut Sebut Kasus Haji Harusnya Ditangani PTUN

Keputusan Menag Dipersoalkan KPK, Pengacara Yaqut Sebut Kasus Haji Harusnya Ditangani PTUN

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:43 WIB

Kapan Presiden Prabowo ke NTT Pascagempa? Mensesneg: Sedang Direncanakan

Kapan Presiden Prabowo ke NTT Pascagempa? Mensesneg: Sedang Direncanakan

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:37 WIB

DPR-Pemerintah Sepakati Nasib Guru PPPK, Peluang PNS dan Status Full Time Terbuka 2027

DPR-Pemerintah Sepakati Nasib Guru PPPK, Peluang PNS dan Status Full Time Terbuka 2027

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:32 WIB

Nekat Kabur Ketika Hendak Dibawa ke Rutan, Begini Nasib Tahanan Pencurian di PN Serang

Nekat Kabur Ketika Hendak Dibawa ke Rutan, Begini Nasib Tahanan Pencurian di PN Serang

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:31 WIB

Jamuan Rakyat Hilangkan Sekat Pemerintah dan Masyarakat

Jamuan Rakyat Hilangkan Sekat Pemerintah dan Masyarakat

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:31 WIB

Hierarki dalam Selera Buku: Mengapa Bacaan Ringan Kerap Dipandang Rendah?

Hierarki dalam Selera Buku: Mengapa Bacaan Ringan Kerap Dipandang Rendah?

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:30 WIB

×