Infeksi Jamur Umum Terjadi pada Bayi, Apa yang Harus Orangtua Lakukan?

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Sabtu, 26 Desember 2020 | 10:58 WIB
Infeksi Jamur Umum Terjadi pada Bayi, Apa yang Harus Orangtua Lakukan?
Ilustrasi bayi terinfeksi jamur. [Shutterstock/Nikkos]

Suara.com - Infeksi jamur sering terjadi pada bayi, terutama selama enam bulan pertama usianya. Semua bayi dapat mengalaminya, terlepas dari jenis kelamin mereka.

Jenis jamur yang umumnya menginfeksi adalah Candida albicans, dan biasanya tumbuh di area tubuh yang hangat serta lembap, seperti lipatan kulit, atau area popok.

Melansir Insider, gejala infeksi jamur paling umum adalah:

  1. Sariawan mulut, tandanya berupa munculnya sel putih tebal di lidah, pipi, gusi, hingga bibir.
  2. Ruam popok, biasanya terlihat seperti ruam merah cerah. Sering kali dengan bintik-bintik dan lesi seperti jerawat di tepi ruam.
  3. Ruam merah cerah di lipatan leher dan ketiak.
Ilustrasi bayi
Ilustrasi bayi (Shutterstock)

"Ruam popok akibat jamur mungkin tampak seperti ruam popok biasa pada awalnya. Tetapi jika tidak sembuh dalam tiga hari dengan krim ruam popok standar, kemungkinan besar itu adalah infeksi jamur," tutur Brandi Kenner-Bell, MD, asisten profesor dermatologi dan pediatri di Northwestern University Feinberg School of Medicine.

Kenner-Bell mengatakan infeksi jamur pada bayi sering terjadi selama hari-hari yang hangat dan lembap, karena peningkatan keringat di area popok.

Antibiotik merupakan penyebab umum lain dari infeksi jamur pada bayi karena dapat menganggu keseimbangan bakteri baik dan jahat dalam tubuhnya.

Perawatan tepat untuk infeksi jamur memerlukan diagnosis yang tepat. Jadi, jika Anda mencurigai buah hati mengalami infeksi jamur, bawalah ke dokter.

Leah Alexander, MD, dokter anak dari Pediatric Care Associates di New Jersey, mengatakan apabila infeksi jamur terjadi selama lebih dari 10 hari atau selalu kambuh, maka harus diperiksakan ke dokter.

"Buah hati Anda mungkin membutuhkan obat antijamur yang lebih kuat, atau perlu diperiksa untuk kondisi kesehatan bawaan, seperti defisiensi imun atau disfungsi kekebalan," tandas Alexander.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Pasien Covid-19 Bisa Alami Infeksi Jamur Langka, Sebabkan Kebutaan

Studi: Pasien Covid-19 Bisa Alami Infeksi Jamur Langka, Sebabkan Kebutaan

Health | Rabu, 16 Desember 2020 | 14:06 WIB

Penis Juga Bisa Alami Infeksi Jamur, ini Faktor Pemicu dan Gejalanya

Penis Juga Bisa Alami Infeksi Jamur, ini Faktor Pemicu dan Gejalanya

Health | Sabtu, 12 September 2020 | 15:41 WIB

Infeksi Jamur pada Kulit Wajah Bisa Dipicu oleh Pemakaian Masker

Infeksi Jamur pada Kulit Wajah Bisa Dipicu oleh Pemakaian Masker

Health | Senin, 29 Juni 2020 | 08:16 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB