Jepang Melaporkan 5 Kasus Mutasi Virus Corona yang Berasal dari Inggris

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Sabtu, 26 Desember 2020 | 13:20 WIB
Jepang Melaporkan 5 Kasus Mutasi Virus Corona yang Berasal dari Inggris
Penampakan virus corona baru (COVID-19), credit: NIAID-RML

Suara.com - Kementerian kesehatan Jepang telah mengonfirmasi adanya kasus infeksi mutasi virus corona baru yang awalnya teridentifikasi di Inggris untuk pertama kalinya.

Berdasarkan laporan, sejumlah lima orang warga negara Jepang yang terinfeksi tiba antara 18 hingga 21 Desember.

Empat hari kemudian, tepatnya pada Jumat (25/12/2020), Jepang akhirnya meningkatkan kontrol perbatasan untuk pendatang dari Inggris.

Melansir Channel News Asia, satu dari orang yang terinfeksi mengalami gejala kelelahan. Sedangkan empat yang lain tidak menunjukkan gejala.

Menteri Kesehatan Norihisa Tamura mengatakan kelima orang tersebut langsung dikirim ke tempat karantina dari bandara.

COVID-19 mampu membajak sel inang untuk mereplikasi, menciptakan ribuan salinannya sendiri hingga sel inang kewalahan dan secara efektif membunuh dirinya sendiri [NIAID].
COVID-19 mampu membajak sel inang untuk mereplikasi, menciptakan ribuan salinannya sendiri hingga sel inang kewalahan dan secara efektif membunuh dirinya sendiri [NIAID].

Setelah dianalisis dari hasil tes mereka, National Institute of Infection Disease Jepang menetapkan bahwa kelimanya memiliki varian virus corona baru dari Inggris, yang disebut 70% lebih menular.

Karenanya, kepala satuan tugas pemerintah Shigeru Omi meminta kontrol pembatasan perjalanan yang lebih ketat untuk mencegah masuknya SARS-CoV-2 VUI 202012/01 ke negaranya.

Mutasi virus corona jenis menunjukkan gejala baru

Profesor Epidemiologi Genetik di King's College London, Tim Spector, mengatakan bahwa setidaknya ada enam gejala Covid-19 yang kemungkinan disebabkan oleh mutasi virus corona baru.

Gejala tersebut berupa sakit kepala, kelelahan, diare, nyeri otot, melewatkan makanan, dan kebingungan.

"Pengujian saja tidak akan menghentikan penyebaran. Orang perlu mengetahui semua gejala dan tidak hanya fokus pada tiga gejala resmi (dari NHS)," tuturnya, mengutip Mirror.

Tiga gejala yang NHS laporkan adalah batuk, demam, dan hilangnya indra penciuman serta perasa.

Menurut Tim, apabila seseorang mengalami satu dari gejala tersebut selama berminggu-minggu, sebaiknya orang tersebut melakukan isolasi mandiri dan segera melakukan tes Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kondisi Terkini Ashanti Usai Dikabarkan Positif Covid-19

Kondisi Terkini Ashanti Usai Dikabarkan Positif Covid-19

Jogja | Sabtu, 26 Desember 2020 | 12:45 WIB

Mutasi Virus Corona Sudah Masuk Prancis, Kemenkes Temukan 1 Kasus

Mutasi Virus Corona Sudah Masuk Prancis, Kemenkes Temukan 1 Kasus

Health | Sabtu, 26 Desember 2020 | 11:54 WIB

Mutasi Sebabkan Muncul Varian Baru Virus Corona Covid-19, Ini 6 Gejalanya!

Mutasi Sebabkan Muncul Varian Baru Virus Corona Covid-19, Ini 6 Gejalanya!

Riau | Jum'at, 25 Desember 2020 | 11:52 WIB

Terkini

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:29 WIB

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:50 WIB

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:06 WIB

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB