Array

Terus Bertambah, Spanyol Catatkan 50 Ribu Kematian karena Virus Corona

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Selasa, 29 Desember 2020 | 12:03 WIB
Terus Bertambah, Spanyol Catatkan 50 Ribu Kematian karena Virus Corona
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Di tengah kabar baik tentang vaksin Covid-19, sejumlah negara Eropa masih melaporkan kenaikan kematian karena virus Corona.

Dilansir ANTARA, jumlah keseluruhan korban meninggal COVID-19 di Spanyol mencapai 50.000 pada Senin (28/12), sedangkan jumlah infeksi per 100.000 orang turun untuk pertama kalinya dalam hampir tiga pekan, demikian data Kementerian Kesehatan.

Total 24.462 kasus baru tercatat sejak Kamis, sehingga totalnya hampir berjumlah 1,88 juta kasus.

Korban meninggal bertambah 298 menjadi 50.122, berdasarkan kumpulan data nasional yang dirilis sejak dimulainya vaksinasi COVID-19 pada Minggu.

Prevalensi virus yang diukur selama 14 hari terakhir turun dari 263 kasus per 100.000 menjadi 246 kasus pada Kamis setelah terus menerus naik dari 189 kasus pada 10 Desember.

Kepala Kedaruratan Kesehatan, Fernando Simon, saat konferensi pers mengatakan jumlah tersebut menunjukkan "stabilisasi" pada tingkat penularan dan penurunan jumlah kematian.

Akan tetapi, ia memperingatkan bahwa data tersebut bisa saja direvisi dalam beberapa hari mendatang, saat liburan Natal kemungkinan besar menimbulkan kekacauan terhadap statistik yang diajukan oleh otoritas daerah.

Varian Baru Virus Corona Diberi Nama

Sementara itu, Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa (ECDC) merilis nama virus corona jenis baru yang mewabah dengan pesat di Inggris. Menyadur Anadolu Agency Selasa (22/12), virus ini diberi nama 'Sars-CoV-2 VUI 202012/01'.

Baca Juga: Bukan Lagi 3M, Walkot Bekasi Serukan Prokes 4M, Apa Itu?

Kepala departemen penyakit menular Universitas Ankara, Dr. Ismail Balik mengatakan virus corona ini bermutasi berkali-kali sepanjang tahun.

Ia juga menambahkan mutasi ini hanya dapat diklarifikasi sepenuhnya melalui penyelidikan ilmiah. varian mutan ini diberi nama sesuai situasi saat ini.

"SARS-CoV-2 VUI 202012/01 berarti Variant Under Investigation, tahun 2020, bulan 12, varian 01," ujarnya.

"Sedang dilakukan pemeriksaan terkait varian baru virus corona yang bermutasi dan menyebar lebih cepat," lanjutnya.

Menurutnya, laporan CDC Eropa ini akan menjawab semua pertanyaan publik, termasuk di negara mana virus itu menyebar, apakah virus itu bisa terdeteksi dengan tes PCR yang umum dijumpai di pasaran atau tidak.

Penelitian ini juga akan memeriksa apakah virus dipengaruhi oleh antibodi atau perawatan plasma dan mengidentifikasi kemungkinan kegagalan vaksinasi dan infeksi terobosan karena mutasi, katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI