Studi: Perempuan Menopause Berisiko Lebih Tinggi Alami Covid-19 Parah

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Rabu, 30 Desember 2020 | 11:58 WIB
Studi: Perempuan Menopause Berisiko Lebih Tinggi Alami Covid-19 Parah
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Pada awal pandemi, banyak pemerintah dan organisasi kesehatan merilis pedoman tentang siapa yang mungkin lebih rentan terhadap gejala Covid-19 parah. Namun, para peneliti mengatakan bahwa mungkin ada hubungan antara menopause dan gejala Covid-19 yang bertahan lama.

Melansir dari Forbes, sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang dengan tingkat estrogen yang lebih rendah tampaknya berisiko lebih tinggi mengalami komplikasi serius setelah didiagnosis dengan Covid-19. Dalam hal ini, perempuan yang menopause mengalami kadar estrogen lebih rendah.

Rata-rata orang mencapai menopause pada usia 51 tahun. Namun, beberapa orang mulai mengalami transisi menuju menopause atau perimenopause sejak pertengahan tiga puluhan. Selama waktu ini kadar estrogen akan turun.

Penelitian yang diterbitkan di medRxiv dan dipimpin oleh King's College London menemukan bahwa tingkat estrogen yang tinggi mungkin memiliki efek perlindungan terhadap Covid-19. Hal ini yang kemudian menempatkan perempuan menopause berada dalam kelompok rentan.

ilustrasi menopause yang dialami perempuan. (Shutterstock)
ilustrasi menopause yang dialami perempuan. (Shutterstock)

Mereka menyimpulkan bahwa estrogen bisa menjadi perlindungan lain terhadap Covid-19. Bersamaan dengan mempertahankan siklus menstruasi Anda, estrogen memainkan peran kunci dalam kesehatan tulang dan kognitif, sistem kekebalan, serta sistem kardiovaskular.

"Kami berhipotesis bahwa wanita pra-menopause dengan tingkat estrogen yang lebih tinggi akan memiliki Covid-19 yang lebih ringan jika dibandingkan dengan wanita yang telah melalui menopause," kata penulis utama bersama Dr. Karla Lee, dari King's College London.

"Selain itu, ketika kami membandingkan kelompok wanita yang lebih muda yang menggunakan pil kontrasepsi oral (COCP) dengan kelompok serupa yang tidak menggunakan COCP, kami melihat Covid-19 yang lebih ringan di antara mereka yang menggunakan COCP," imbuhnya.

Hal ini menunjukkan bahwa hormon pada COCP mungkin menawarkan perlindungan terhadap Covid-19. Meski begitu peneliti menegaskan bahwa masih diperlukan penelitian lebih lanjut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabar Baik, Jumlah Kasus Covid-19 di Kepri Mulai Melandai

Kabar Baik, Jumlah Kasus Covid-19 di Kepri Mulai Melandai

Batam | Rabu, 30 Desember 2020 | 11:51 WIB

Libur Tahun Baru, IDI Tangsel Prediksi Bakal Ada Lonjakan Kasus Covid-19

Libur Tahun Baru, IDI Tangsel Prediksi Bakal Ada Lonjakan Kasus Covid-19

Jakarta | Rabu, 30 Desember 2020 | 11:47 WIB

Berkaca Kasus Bansos, PDIP Ragu Anies Punya Data Valid Penerima Vaksin

Berkaca Kasus Bansos, PDIP Ragu Anies Punya Data Valid Penerima Vaksin

News | Rabu, 30 Desember 2020 | 11:47 WIB

Terkini

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB