Bukan Cuma Perhiasan, Benarkah Gelang Tembaga Bermanfaat Bagi Kesehatan?

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Rabu, 30 Desember 2020 | 13:53 WIB
Bukan Cuma Perhiasan, Benarkah Gelang Tembaga Bermanfaat Bagi Kesehatan?
Gelang Tembaga. (Dok: Elements Envanto)

Suara.com - Sejak dulu sudah banyak perempuan yang menggunakan gelang tembaga sebagai perhiasan. Gelang tembaga sampai saat ini masih banyak dijual sebagai aksesori yang mempercantik penampilan seorang wanita.

Rupanya, selain memberikan penampilan yang cantik, gelang tembaga juga bermanfaat bagi kesehatan. Memakai gelang tembaga ternyata memberikan manfaat bagi tubuh orang tersebut. Berikut lima manfaat menggunakan gelang tembaga bagi kesehatan.

1. Meredakan kaku dan nyeri sendi

Ilustrasi kesemutan, pegal, nyeri pergelangan tangan, rematik. (Shutterstock)
Ilustrasi sendi. (Shutterstock)

Menggunakan aksesori tembaga diyakini memancarkan penyembuhan yang dibutuhkan dalam tubuh. Sifat anti-inflamasi pada tembaga dapat mengurangi rasa sakit yang terkait dengan arthritis atau peradangan pada sendi.

Fakta tersebut telah didukung oleh Gale Encyclopedia of Alternative Medicine. Gelang tembaga bisa menjadi pengobatan alternatif untuk meredakan rasa sakit dan nyeri pada persendian.

2. Menambah mineral tubuh

Gelang tembaga memiliki mineral mikro seperti besi dan seng. Ketika merek bergabung dengan keringat di kulit, itu akan diserap ke dalam aliran darah. 

Secara teoritis, mineral yang diserap melalui keringat tubuh diserap lebih baik daripada mineral yang diambil melalui suplemen. Ketika mineral diserap melalui keringat, mereka masuk ke aliran darah secara langsung, tanpa masuk ke hati.

Sebuah fakta dari para peneliti Scientia Press mengatakan, mengenakan gelang tembaga akan memberikan suplementasi mineral bagi tubuh. Seseorang yang mengalami anemia atau masalah kekurangan zat besi dan seng akan sangat membantu jika mengenakan gelang ini.

3. Meningkatkan kesehatan jantung

Ilustrasi kesehatan jantung perempuan. (Shutterstock)
Ilustrasi kesehatan jantung perempuan. (Shutterstock)

Studi menunjukkan, kekurangan tembaga dapat menyebabkan ketidakseimbangan dalam tubuh yang menyebabkan peningkatan kadar kolesterol darah.

Tembaga diketahui memiliki ikatan silang serat, kolagen dan elastin menjadi spesifik, dan tanpa ikatan silang ini, timbulnya aneurisma aorta cepat. Oleh karena itu, menggunakan gelang tembaga dapat dipastikan membantu memastikan kesehatan kardiovaskular jangka panjang.

4. Sistem kekebalan yang lebih sehat

Tembaga yang dikenakan pada tubuh akan menciptakan keseimbangan fisiologis pada tubuh. Tembaga juga berguna untuk meniadakan efek racun dari beberapa logam toksisitas tinggi lainnya di dalam tubuh. Selain itu, tembaga memicu respons dari enzim yang membantu tubuh membuat hemoglobin. Hal ini sangat baik terhadap sistem kekebalan tubuh manusia.

5. Anti penuaan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Potret Rumah Mpok Atiek yang Minimalis tapi Nyaman Abis

5 Potret Rumah Mpok Atiek yang Minimalis tapi Nyaman Abis

Entertainment | Senin, 28 Desember 2020 | 16:03 WIB

Anting Panjang 17 Km Bikin Salah Fokus, Warganet: Anting Anyer-Panarukan?

Anting Panjang 17 Km Bikin Salah Fokus, Warganet: Anting Anyer-Panarukan?

Lifestyle | Sabtu, 26 Desember 2020 | 16:00 WIB

Geger Warga Temukan Harta Karun di Pantai, Wujudnya Perhiasan Emas

Geger Warga Temukan Harta Karun di Pantai, Wujudnya Perhiasan Emas

Bali | Senin, 14 Desember 2020 | 09:17 WIB

Terkini

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB