Kemenkes Tegaskan Seluruh Jenis Vaksin Covid-19 Butuh EUA dari BPOM

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Rabu, 06 Januari 2021 | 13:08 WIB
Kemenkes Tegaskan Seluruh Jenis Vaksin Covid-19 Butuh EUA dari BPOM
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Elements Envato)

Suara.com - Kementerian Kesehatan menegaskan bahwa seluruh jenis vaksin Covid-19 yang akan digunakan di Indonesia harus mendapat izin emergency use authorization atau EUA dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Tetap butuh izin dari Badan POM untuk masing-masing jenis vaksin," kata juru bicara vaksin Covid-19 Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmidzi saat dihubungi suara.com, Selasa (5/1/2021).

Namun tidak seperti penerbitan EUA vaksin Sinovac dari China yang harus dilakukan uji klinis di Indonesia, Nadia menjelaskan bahwa jenis lain dari vaksin Covid-19 yang diimpor cukup dilakukan kajian literatur.

"Dikaji untuk mereka bisa menguatkan izin Badan POM. Kajiannya macam-macam, bisa melalui kajian literatur. Jadi tidak harus melalui uji klinis seperti di Unpad," ucapnya.

Dalam Keputusan Menteri Kesehatan no. HK.01.07/MENKES/12758/2020 tentang Penetapan Jenis Vaksin Untuk Pelaksanaan Vaksinasi Corona disebutkan bahwa Indonesia akan menggunakan tujuh jenis vaksin untuk mengendalikan penularan Covid-19, salah satunya Sinovac

Selain vaksin asal China itu, jenis lainnya yang telah direncanakan dipakai di Indonesia antara lain Novavax dari Inggris, Pfizer-BionTech dari Amerika Serikat, AstraZeneca dari Inggris, dan Moderna dari Amerika Serikat. Kemudian ada juga vaksin Sinoparm dari China dan vaksin Covid-19 yang diproduksi oleh PT BioFarma Indonesia.

Nadia menjelaskan bahwa BioFarma akan mengembangkan vaksin Covid-19 berdasarkan bahan baku yang telah dikirimkan Sinovac. "BioFarma kan nanti akan buat vaksin yang bahannya dari Sinovac," ucap Nadia.

Ia melanjutkan, sehingga EUA yang dikeluarkan BPOM akan berlaku untuk vaksin Sinovac baik yang dikembangkan langsung oleh China maupun oleh BioFarma.

Dari ketujuh jenis tersebut, Indonesia baru memiliki 3 juta dosis jenis Sinovac yang sebagian telah didistribusikan ke 34 provinsi. Nadia belum bisa memastikan kapan enam jenis vaksin lainnya akan tersedia.

"Belum tahu kita, tapi diharapkan dalam periode Januari-Maret ini," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Ungkap Target Distribusi Vaksin Corona dalam 3 Bulan, Ini Jumlahnya

Jokowi Ungkap Target Distribusi Vaksin Corona dalam 3 Bulan, Ini Jumlahnya

News | Rabu, 06 Januari 2021 | 12:40 WIB

Inggris Umumkan 1,3 Juta Warganya Telah Disuntik Vaksin Corona

Inggris Umumkan 1,3 Juta Warganya Telah Disuntik Vaksin Corona

News | Rabu, 06 Januari 2021 | 12:28 WIB

Tahap 1 Vaksinasi Covid-19, 119.145 Nakes di Jakarta Bakal Disuntik

Tahap 1 Vaksinasi Covid-19, 119.145 Nakes di Jakarta Bakal Disuntik

Jakarta | Rabu, 06 Januari 2021 | 12:01 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB