Tanda Awal Kanker Kulit Paling Ganas, Justru Tidak Berasal dari Tahi Lalat

Arendya Nariswari | Rosiana Chozanah | Suara.com

Rabu, 06 Januari 2021 | 18:37 WIB
Tanda Awal Kanker Kulit Paling Ganas, Justru Tidak Berasal dari Tahi Lalat
Ilustrasi pemeriksaan kanker kulit. (Shutterstock)

Suara.com - Umumnya penyakit kanker kulit berawal dari perubahan tahi lalat yang makin berkembang di kulit. Namun, penelitian baru menunjukkan bahwa melanoma, jenis kanker kulit paling mematikan, justru berkembang dari bercak baru dan bukan dari tahi lalat.

Hasil dari penelitian ini menyoroti pentingnya pemeriksaan kulit apabila ada tanda yang mencurigakan di kulit atau tahi lalat yang semakin tumbuh.

Para peneliti dari Italia dan Yunani meninjau 38 studi tentang melanoma dan menemukan sebagian besar (71%) tanda awal yang muncul adalah bintik baru di kulit.

Meski begitu, penulis studi Caterina Longo, dokter kulit di Universitas Modena dan Reggio Emilia di Italia, mengingatkan untuk tetap memerhatikan perubahan tahi lalat dan munculnya bintik baru, meski melanoma lebih mungkin ditandai oleh bercak baru di kulit.

Umumnya, melanoma yang berasal dari tahi lalat teksturnya lebih tipis dibanding terbetuk dari bercak baru. Ini artinya pasien memiliki prognosis yang bagus.

Ilustrasi mendeteksi kanker kulit. [Shutterstock]
Ilustrasi mendeteksi kanker kulit. [Shutterstock]

"Hasil ini dapat menunjukkan bahwa pasien yang memerhatikan perkembangan mencurigakan dari tahi lalat mereka dapat mendeteksi melanoma pada tahap awal, tingkat saat kanker paling bisa diobati," jelas Longo, dilansir The Sun.

Jenis kanker kulit

Kanker kulit dikategorikan sebagai kanker melanoma dan non-melanoma.

  • Melanoma

Jenis ini dapat muncul di mana saja, tetapi paling umum berada di punggung, kaki, lengan, serta wajah. Melanoma dapat menyebar ke organ lain di tubuh atau metastasis, yang membuatnya lebih mematikan.

Indikasi melanoma yang paling umum adalah munculnya tahi lalat baru atau perubahan pada tahi lalat yang sudah ada.

Waspadai apabila tahi lalat mengalami perubahan bentuk, semakin membesar, berubah warna, pendarahan atau mengeras, serta gatal atau nyeri.

Diidap menantu Hatta Rajasa, apa penyebab kanker kulit?
Ilustrasi kanker kulit (Shutterstock)
  • Karsinoma sel basel (non-melanoma)

Ini adalah jenis kanker kulit yang umum terjadi dan berkembang di lapisan kulit terluar.

Karsinoma sel basal biasanya disebabkan oleh paparan sinar matahari yang intens, lebih banyak menyerang pria daripada wanita dan lebih sering terjadi pada orang tua.

Jarang menyebar ke organ lain, tetapi jika tidak ditangani dapat menyebabkan kerusakan saraf atau otot.

  •  Karsioma sel skuamosa (non-melanoma)

Ini adalah kanker sel keratinosit yang berada di lapisan luar kulit. Sel-sel ini ditemukan di wajah, leher, kulit kepala yang botak, lengan, punggung tangan, serta kaki bagian bawah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dikira Saraf Terjepit, Wanita Ini Ternyata Mengidap Kanker Kulit Stadium 4

Dikira Saraf Terjepit, Wanita Ini Ternyata Mengidap Kanker Kulit Stadium 4

Health | Sabtu, 02 Januari 2021 | 18:30 WIB

Dikira Tahi Lalat Biasa, Ternyata Pria Ini Idap Kanker Kulit Melanoma Ganas

Dikira Tahi Lalat Biasa, Ternyata Pria Ini Idap Kanker Kulit Melanoma Ganas

Health | Selasa, 08 Desember 2020 | 17:14 WIB

Mulanya Titik Kecil, Ternyata Perempuan Ini Derita Kanker Kulit

Mulanya Titik Kecil, Ternyata Perempuan Ini Derita Kanker Kulit

Health | Rabu, 16 September 2020 | 19:10 WIB

Terkini

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:04 WIB

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 09:05 WIB