alexametrics

Bukan Covid-19, Para Ilmuwan Sebut 5 Penyakit Ini Lebih Mematikan!

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni
Bukan Covid-19, Para Ilmuwan Sebut 5 Penyakit Ini Lebih Mematikan!
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Shvet)

Para ilmuwan mengurutkan 5 penyakit yang telah menyebabkan wabah paling mematikan sebelum virus corona Covid-19.

Suara.com - Pandemi virus corona Covid-19 bukanlah wabah pertama dan terakhir yang semua orang lihat, meskipun gelombang virus bisa terus berkurang secara bertahap.

Tapi dilansir dari Times of India, ahli epidemiologi dan ahli medis mengatakan beberapa penyakit dan infeksi serius lainnya bisa berubah menjadi pandemi besar di masa mendatang.

Jika langkah-langkah pencegahan tidak dilakukan tepat waktu, ini bisa menjadi masalah besar. Berikut ini beberapa penyakit serius lainnya yang terbukti lebih menular daripada virus corona Covid-19.

1. Ebola

Baca Juga: Skor CT Scan 10, Hasil Tes Usap Wanita Ini Malah Negatif Virus Corona

Wabah Ebola terbaru dianggap sebagai penyakit yang paling mematikan. Ebola menyebar melalui penularan cairan tubuh dan menempatkan petugas kesehatan yang berisiko tinggi terinfeksi.

Ilustrasi pandemi ebola. (Shutterstock)
Ilustrasi pandemi ebola. (Shutterstock)

Menurut data statistik terbaru, lebih dari 3400 kasus dan 2270 kematian telah dilaporkan. Vaksin untuk mencegah Ebola pun baru disetujui untuk digunakan pada Januari 2020 dan belum diluncurkan secara luas.

Jika langkah-langkah pencegahan tidak dilakukan, Ebola bisa berubah menjadi pandemi yang tidak terhindarkan dan berakibat sangat berbahaya.

2. Demam lassa

Demam lassa adalah infeksi virus yang menyebabkan gejala penyakit hemoragik. Demam lassa termasuk penyakit mematikan karena setiap 1 dari 5 orang yang terjangkit mengalami komplikasi di hati, limpa dan ginjal yang mengancam jiwa.

Baca Juga: Jangan Minum Alkohol 2 Hari sebelum dan 2 Minggu usai Vaksin, Ini Kata Ahli

Demam lassa juga lebih mudah menular melalui benda-benda rumah tangga yang terkontaminasi urine, feses dan transfusi darah.

Komentar