Studi: Metabolit Tertentu Bisa Jadi Prediktor Risiko Depresi Mayor

Arendya Nariswari | Fita Nofiana | Suara.com

Rabu, 13 Januari 2021 | 08:17 WIB
Studi: Metabolit Tertentu Bisa Jadi Prediktor Risiko Depresi Mayor
Ilustrasi depresi (shutterstock)

Suara.com - Para peneliti di Fakultas Kedokteran Universitas California San Diego menemukan bahwa metabolit tertentu dalam metabolisme dapat menjadi indikator prediktif risiko gangguan depresi mayor. Temuan ini telah dipublikasikan di Translational Psychiatry edisi 11 Januari 2021.

"Ini adalah bukti adanya hubungan mitokondria di jantung depresi," kata penulis senior Robert K. Naviaux, MD, Ph.D., profesor kedokteran, pediatri dan patologi di UC San Diego School of Medicine seperti yang dikutip dari Medicalxpress.

"Ini adalah studi kecil, tetapi ini adalah yang pertama menunjukkan potensi penggunaan penanda metabolik sebagai indikator klinis prediktif pasien dengan risiko terbesar untuk serangan berulang gejala depresi mayor," imbuhnya

Gangguan depresi mayor berulang adalah gangguan suasana hati yang ditandai dengan beberapa gejala seperti perasaan sedih atau putus asa, marah atau frustrasi, kehilangan minat, gangguan tidur, kecemasan, melambat atau kesulitan berpikir, pikiran untuk bunuh diri dan lain sebagainya.

Gangguan depresi mayor (MDD) adalah salah satu penyakit mental yang paling umum di Amerika Serikat. Satu dari lima orang Amerika akan menderita setidaknya satu episode MDD selama hidup mereka.

Untuk pasien yang mengalami MDD berulang (rMDD), mereka risiko mengalami kekambuhan selama lima tahun mencapai 80 persen.

Ilustrasi depresi (shutterstock)
Ilustrasi depresi (shutterstock)

Melansir laman Medicalxpress, penelitian Naviaux merekrut 68 subjek (45 perempuan, 23 laki-laki) dengan rMDD. Setelah mengambil darah dari pasien yang mengalami remisi, pasien diikuti secara prospektif selama dua setengah tahun.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanda metabolik yang ditemukan ketika pasien dalam keadaan sehat dapat memprediksi pasien mana yang paling mungkin kambuh hingga dua setengah tahun di masa depan. Akurasi prediksi ini lebih dari 90 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mesti Cek, Ini 9 Tanda Seseorang Alami Gangguan Kesehatan Mental

Mesti Cek, Ini 9 Tanda Seseorang Alami Gangguan Kesehatan Mental

Health | Selasa, 12 Januari 2021 | 16:36 WIB

Pola Makan Bisa Berefek pada Risiko Kesehatan Mental, Begini Rincian Studi

Pola Makan Bisa Berefek pada Risiko Kesehatan Mental, Begini Rincian Studi

Health | Senin, 11 Januari 2021 | 16:24 WIB

Devano Danendra Akui Sudah Tegur Iis Dahlia, Tapi Tak Digubris

Devano Danendra Akui Sudah Tegur Iis Dahlia, Tapi Tak Digubris

Entertainment | Senin, 11 Januari 2021 | 07:00 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB