Meski Lancar, Pasien Jantung Harus Dirawat di ICU Paska Operasi Bedah

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Rabu, 13 Januari 2021 | 13:47 WIB
Meski Lancar, Pasien Jantung Harus Dirawat di ICU Paska Operasi Bedah
Ilustrasi: Meski Lancar, Pasien Jantung Harus Dirawat di ICU Paska Operasi Bedah [Shutterstok]

Suara.com - Usai menjalani operasi, pasien akan diminta beristirahat demi mempercepat proses pemulihan tubuh. Demikian pula dengan pasien penyakit jantung usai mereka menjalani tindakan pembedahan.

Dikatakan dokter spesialis bedah toraks dan kardiovaskular dr. Achmad Faisal. Sp.BTKV., operasi jantung masuk dalam pembedahan berisiko tinggi.

Bahkan saat operasi berjalan mulus, pasien tetap harus menjalani perawatan di ruangan ICU usai pembedahan selesai.

"Pasien biasanya begitu H-1 atau H-2 (operasi), kita harap sudah dirawat untuk dilakukan pemeriksaan penunjang dari hasil lab. Kemudian setelah hari H, kita perawatan ICU. Kalau lancar-lancar saja, perawatan ICU selama 1-2 kali 24 jam," kata dokter Faisal dalam siaran radio langsung Kemenkes pada Senin (11/1/2021). 

Selama di ruangan ICU, pasien akan dipantau seluruh fungsi organ tubuhnya, terutama jantung. Barulah, setelah dinyatakan kondisi pasien aman maka akan dipindahkan ke ruangan rawat inap biasa.

"Perawatan di ruangan biasa sekitar lima hari. Jadi total perawatan kita buat sekitar 5-10 hari. Rata-rata 7 hari. Itu buat yang kalau lancar-lancar saja," tuturnya.

Setelah dipastikan seliruh fungsi organ tubuh berjalan lancar, pasien jantung  harus melakukan fisioterapi. Tujuannya  untuk mempercepat pemulihan pasien. Meski memang pasien tidak akan langsung pulih 100 persen. 

"Kita harapkan bisa aktivitas kembali walaupun belum 100 persen karena masih butuh waktu. Setelah satu minggu kita izinkan pasien istirahat di rumah sekitar 1-2 minggu," ujarnya.

Setelah pasien pulang  fisioterapi tetap harus dilakukan melalui rawat jalan. "Sambil kita kontrol terus fungsi organnya, terutama jantung. Kalau semua sudah normal, pasien siap beraktivitas kembali," pungkasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masih Alami Penumpukan, 32 Pasien Covid-19 Terlantar di RSUD Sidoarjo

Masih Alami Penumpukan, 32 Pasien Covid-19 Terlantar di RSUD Sidoarjo

Jatim | Rabu, 13 Januari 2021 | 10:21 WIB

Salat di Pojok Tangga, Alasan Pria Tua Ini Membuat Publik Berderai Air Mata

Salat di Pojok Tangga, Alasan Pria Tua Ini Membuat Publik Berderai Air Mata

Hits | Rabu, 13 Januari 2021 | 07:47 WIB

Berisiko Tinggi, Jangan Pernah Operasi Jantung Saat Kondisi Begini

Berisiko Tinggi, Jangan Pernah Operasi Jantung Saat Kondisi Begini

Malang | Selasa, 12 Januari 2021 | 19:30 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB