Alami Rambut Rontok Berlebih? Cek Kadar Androgen pada Tubuh Wanita!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 15 Januari 2021 | 09:00 WIB
Alami Rambut Rontok Berlebih? Cek Kadar Androgen pada Tubuh Wanita!
Perempuan alami rambut rontok (Pixabay/slavoljubovski)

Suara.com - Kerontokan rambut salah satu masalah kecantikan yang dialami banyak wanita. Kondisi ini bisa disebabkan oleh beberapa kondisi, salah satunya kelebihan androgen.

Karena, kelebihan androgen pada wanita dengan sindrom ovarium polikistik bisa mempercepat kerontokan rambut.

Menurut Mayo Clinic, wanita dengan PCOS memiliki kelebihan androgen (hormon pria). Jika ovarium menghasilkan androgen tingkat tinggi, maka mereka berisiko mengalami hirsutisme dan jerawat.

Hirsutisme adalah pertumbuhan rambut gelap dan kasar di wajah, dada dan punggung, yakni termasuk ciri khas pria yang memiliki rambut.

Gejala tambahan PCOS lainnya adalah periode menstruasi yang jarang, tidak teratur atau berkepanjangan. Menstruasi berkepanjangan bisa jadi siklusnya lebih dari 35 hari atau kurang dari 9 kali menstruasi selama periode satu tahun.

Ilustrasi rambut rontok, pitak. (Pexels)
Ilustrasi rambut rontok, pitak. (Pexels)

Pada wanita PCOS, ovarium dalam sistem reproduksi bisa membesar dan berkembang banyak kumpulan kecil cairan (folikel) yang mengelilingi telur.

Akibatnya, ovarium mungkin tidak melepaskan sel telur secara teratur sehingga bisa memengaruhi kesuburan wanita.

Tanda-tanda PCOS cenderung muncul saat pubertas, tetapi juga dapat berkembang sebagai respons terhadap kenaikan berat badan yang substansial.

Pada wanita yang mengalami kerontokan rambut karena androgen yang berlebihan, Harvard Medical School memastikan bahwa obat antiandrogen yang disebut spironolactone (Aldactone) dapat membantu mencegah kerontokan rambut lebih lanjut.

Tapi, obat yang diresepkan ini mungkin bisa menimbulkan efek samping seperti penambahan berat badan, kehilangan libido, depresi, dan kelelahan.

Pada wanita tanpa PCOS, minoksidil adalah metode perawatan paling populer untuk mengatasi kerontokan rambut.

Harvard Medical School mencatat penelitian menegaskan bahwa minoksidil yang langsung dioleskan ke kulit kepala dapat merangsang pertumbuhan rambut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mudah Banget, Ini 5 Cara Cegah Rambut Rontok

Mudah Banget, Ini 5 Cara Cegah Rambut Rontok

Lifestyle | Jum'at, 25 Desember 2020 | 20:10 WIB

Nutrisi Makanan Untuk Perawatan Rambut Rontok, Mudah dan Murah

Nutrisi Makanan Untuk Perawatan Rambut Rontok, Mudah dan Murah

Batam | Selasa, 22 Desember 2020 | 09:55 WIB

Feby Febiola Alami Rambut Rontok Akibat Kemoterapi, Kapan akan Tumbuh Lagi?

Feby Febiola Alami Rambut Rontok Akibat Kemoterapi, Kapan akan Tumbuh Lagi?

Health | Rabu, 25 November 2020 | 15:35 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB