Gangguan Perasa dan Penciuman Covid-19 Bisa Bertahan, Ini Cara Pemulihannya

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Jum'at, 15 Januari 2021 | 18:01 WIB
Gangguan Perasa dan Penciuman Covid-19 Bisa Bertahan, Ini Cara Pemulihannya
Ilustrasi virus corona Covid-19, masker bedah (Pixabay/Coyot)

Suara.com - Kehilangan indra perasa atau penciuman bisa menjadi salah satu gejala ringan Covid-19. Sayangnya gejala yang satu ini bisa saja tetap bertahan meskipun pasien telah dinyatakan pulih.

"Baik rasa dan bau bergantung pada reseptor kimiawi di mulut dan hidung yang bereaksi dengan molekul di lingkungannya serta mengirimkannya melalui jaringan saraf yang kompleks ke otak," kata Dr. Kathleen Jordan MD, seorang dokter di penyedia medis Tia Health, kepada Bustle.

"Indra perasa atau penciuman pulih setelah peradangan dan suhu dingin membaik, tetapi efek pada bau ini tampaknya lebih terasa pada Covid-19," katanya.

Rangkuman penelitian yang diterbitkan dalam Clinical Microbiology & Infection pada tahun 2021 menemukan bahwa ageusia (kehilangan rasa) terjadi pada antara 30 hingga 70 persen dari semua pasien Covid-19.

Sementara pada sebuah penelitian terhadap 200 pasien Covid-19 yang diterbitkan dalam Clinical Microbiology & Infection, 73 persen memulihkan indera perasa mereka dalam enam minggu setelah pengobatan.

Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Dalam mempercepat penyembuhan, ahli menyarankan steroid.

"Semprotan steroid hidung dan steroid sistemik mungkin membantu tetapi penciuman dan perasa namun harus digunakan dengan rekomendasi dokter," kata Dr. Omid Mehdizadeh M.D., ahli otolaringologi di Pusat Kesehatan Providence Saint John, kepada Bustle.

Melansir dari Bustle, steroid telah terbukti membantu hilangnya rasa pasca-virus untuk virus selain Covid-19, tetapi belum ada penelitian yang menunjukkan apakah steroid dapat membantu secara khusus untuk Covid.

Sementara cara lain adalah melatih penciuman. "Pelatihan penciuman melibatkan mengendus bau-bauan secara berulang dan disengaja seperti lemon, cengkeh, dan kayu putih," kata Dr. Jordan. Pelatihan penciuman telah terbukti membantu beberapa orang memulihkan indra penciuman mereka dari waktu ke waktu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sumut Terima Tambahan 34.840 Vaksin Covid-19, Prioritas Tenaga Kesehatan

Sumut Terima Tambahan 34.840 Vaksin Covid-19, Prioritas Tenaga Kesehatan

Sumut | Jum'at, 15 Januari 2021 | 17:28 WIB

Cuap-cuap Anti Vaksin, Orang Ini Ciut Kena Semprot Warganet

Cuap-cuap Anti Vaksin, Orang Ini Ciut Kena Semprot Warganet

Kalbar | Jum'at, 15 Januari 2021 | 17:19 WIB

Geram Raffi Ahmad Pesta Usai Divaksin, Tagar #TangkapAhokdanRaffi Menggema

Geram Raffi Ahmad Pesta Usai Divaksin, Tagar #TangkapAhokdanRaffi Menggema

Hits | Jum'at, 15 Januari 2021 | 17:23 WIB

Terkini

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Health | Rabu, 29 April 2026 | 16:41 WIB

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Health | Selasa, 28 April 2026 | 15:57 WIB

Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah

Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah

Health | Senin, 27 April 2026 | 20:44 WIB

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Health | Senin, 27 April 2026 | 12:52 WIB

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Health | Senin, 27 April 2026 | 11:14 WIB

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB