Ketahui Penyebab dan Cara Menangani Sesak Napas

Risna Halidi

Senin, 18 Januari 2021 | 18:13 WIB
Ketahui Penyebab dan Cara Menangani Sesak Napas
Ilustrasi sesak nafas

Suara.com - Sesak napas merupakan kondisi seseorang di mana sulit untuk menghirup oksigen. Dalam kondisi yang parah, sesak napas dapat menyebabkan kematian.

Beberapa orang mungkin mengalami sesak napas secara tiba-tiba dan hanya dalam waktu yang singkat.

Namun beberapa lainnya mengalami masalah sesak nafas berulang. Sesak napas yang terjadi secara berulang dapat disebabkan oleh penyebab umum atau akibat dari kondisi mendasar yang lebih serius.

Dikutip dari Medical News Today, sesak napas yang terjadi secara tiba-tiba dapat berarti bahwa orang tersebut memerlukan penanganan darurat. Biasanya sesak napas disebabkan beberapa hal, antara lain:

Ilustrasi sesak napas. [Shutterstock]
Ilustrasi sesak napas. [Shutterstock]
  • Kelebihan berat badan atau obesitas
  • Merokok
  • Paparan alergen atau polutan di udara
  • Suhu ekstrem
  • Olahraga berat
  • Kegelisahan

Selain itu, orang yang mengalami sesak napas biasanya memiliki gangguan pada jantung atau paru-paru yang menyebabkan sesak napas. Gangguan tersebut antara lain:

  • Asma
  • Anemia
  • Penyakit paru obstruktif kronis
  • Fungsi jantung abnormal
  • Kanker paru-paru
  • Kondisi paru-paru seperti radang selaput dada atau tuberkulosis

Selain itu terdapat juga kondisi sesak napas yang segera membutuhkan penanganan medis. Biasanya sesak napas ini disebabkan oleh beberapa hal seperti:

  • Reaksi alergi yang parah
  • Tersedak
  • Gagal jantung
  • Serangan jantung
  • Hati yang membesar
  • Pembekuan darah di paru-paru
  • Radang paru-paru
  • Keracunan karbon monoksida
  • Benda asing di paru-paru

Untuk sesak napas yang berat harus segera mendapat pertolongan medis. Namun, untuk sesak napas ringan, terdapat beberapa penanganan yang dapat dilakukan di rumah, di antaranya.

1. Tarik napas dalam-dalam
Menarik napas dalam-dalam dapat membantu meredakan sesak napas. Hal ini dapat dilakukan dengan berbaring dan meletakkan tangan di perut. Setelah itu tarik napas dalam-dalam melalui hidung.

Biarkan paru-paru terisi udara, lalu tahan selama beberapa detik. Setelah itu hembuskan napas perlahan melalui mulut. Hal ini dapat dilakukan berkali-kali hingga napas kembali normal.

baca juga

Cara ini harus dilakukan dengan baik dan benar. Penelitian menunjukkan, ketika seseorang melakukannya dengan tidak benar, latihan ini bisa lebih berbahaya daripada membantu.

Misalnya, pada beberapa orang dengan kondisi pernapasan kronis yang parah, latihan pernapasan dalam dapat menyebabkan hiperinflasi.

2. Latihan pernapasan bibir
Pernapasan bibir yang mengerut membantu mengurangi sesak dengan memperlambat laju pernapasan seseorang. Latihan ini sangat berguna jika sesak napas disebabkan oleh kecemasan. Pernapasan ini dapat dilakukan dengan beberapa cara yaitu:

  • Duduk tegak di kursi dengan bahu rileks.
  • Tekan bibir bersama-sama, jaga jarak kecil di antara keduanya.
  • Tarik napas melalui hidung selama beberapa detik.
  • Buang napas perlahan melalui bibir yang mengerucut selama empat hitungan.
  • Ulangi pola pernapasan ini beberapa kali.
  • Sesorang dapat mencoba latihan ini kapan pun mereka merasa sesak napas. Mereka dapat mengulanginya sepanjang hari sampai mereka merasa lebih baik.

3. Menemukan posisi yang nyaman
Seseorang yang mengalami sesak napas dapat dikurangi dengan menemukan posisi yang nyaman untuk dirinya bernapas. Hal ini dapat dilakukan sampai tubuh menjadi lebih rileks dan pernapasan kembali normal. Biasanya cara ini digunakan untuk seseorang yang mengalami sesak anapas karena kecemasan atau kelelahan.

4. Menggunakan kipas angin
Sebuah studi tahun 2010 melaporkan, menggunakan kipas genggam untuk meniupkan udara ke hidung dan wajah dapat mengurangi sensasi sesak napas. Metode ini dapat membuat seseorang terasa seolah-olah mendapat lebih banyak udara yang masuk ke dalam tubuh.

5. Menghirup uap
Uap dapat membantu menjaga salurangan hidung seseorang tetap bersih sehingga bernapas menjadi lebih mudah. Kelembaban dari uap juga dapat memecah lendir di paru-paru sehingga berguna untuk mengurangi sesak napas. (Penulis: Fajar Ramadhan)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anda Punya Masalah Bau Badan? Ini 5 Cara Mengatasinya

Anda Punya Masalah Bau Badan? Ini 5 Cara Mengatasinya

Bali | Senin, 18 Januari 2021 | 18:10 WIB

Mengenal Gangguan Bicara Gagap Lebih Dalam, Apa Saja Jenis dan Penyebabnya?

Mengenal Gangguan Bicara Gagap Lebih Dalam, Apa Saja Jenis dan Penyebabnya?

Health | Senin, 18 Januari 2021 | 14:38 WIB

Penyebab dan Cara Mencegah Bau Badan, Biar Nggak Minder Saat Bergaul!

Penyebab dan Cara Mencegah Bau Badan, Biar Nggak Minder Saat Bergaul!

Health | Senin, 18 Januari 2021 | 11:37 WIB

Terkini

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Kalbar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:14 WIB

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:03 WIB

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:48 WIB

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor

Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor

Banten | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:37 WIB

×