Selulit Tak Bisa Hilang Sepenuhnya, Olahraga dan Makanan Dapatkah Membantu?

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Selasa, 19 Januari 2021 | 09:30 WIB
Selulit Tak Bisa Hilang Sepenuhnya, Olahraga dan Makanan Dapatkah Membantu?
Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Selulit adalah bagian tubuh normal dan tidak menimbulkan masalah serius pada kesehatan. Sayangnya banyak orang yang tak percaya diri dengan kehadiran selulit meski kecantikan tidak ditentukan dari selulit.

Selulit sendiri terjadi saat lemak mendorong ke atas permukaan melalui pita fibrosa yang menghubungkan kulit ke otot. Jaringan fibrosa menarik kulit masuk dan menyebabkan tampilan yang menggumpal seperti selulit.

"Selulit paling sering muncul di paha, bokong, dan terkadang perut yang lebih banyak terjadi pada perempuan daripada pria," kata Alicia Little, MD, PhD, asisten profesor dermatologi di Yale University School of Medicine seperti yang dikutip dari Insider.

Melansir dari Insider, studi menunjukkan bahwa selulit ditemukan pada 80 hingga 90 persen perempuan yang telah melewati masa pubertas. Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa fakta soal selulit.

Bisakah selulit benar-benar hilang?

Tidak ada cara untuk sepenuhnya menghilangkan selulit, beberapa perawatan hanya mengurangi kemunculannya untuk sementara atau menyamarkannya saja.

"Tujuan dari perawatan tersebut adalah untuk memperbaiki penampilan selulit, tetapi tidak sepenuhnya menghilangkannya," kata Little.

Apa yang memengaruhi kemunculan selulit?

Gen bersama dengan faktor lain dapat menentukan kemungkinan munculnya selulit.

"Genetika berperan dalam menentukan siapa yang akan mengembangkan selulit. Kita sering melihat bahwa selulit diturunkan dalam keluarga," kata Anne Chapas, MD, pendiri dan direktur medis Union Square Laser Dermatology.

"Berat badan ekstra juga dapat membuat selulit lebih terlihat, jadi memiliki berat badan yang sehat dapat mengurangi jumlah selulit yang terlihat," kata Little. 

Ilustrasi perempuan memiliki selulit (Shutterstock)
Ilustrasi perempuan memiliki selulit (Shutterstock)

Adakah pengaruh olahraga pada selulit?

Kurangnya aktivitas fisik dapat meningkatkan munculnya selulit.

"Kulit terlihat lebih halus dan kencang di atas otot daripada lemak, jadi olahraga bisa membantu mengganti lemak dengan otot yang dapat membuat selulit tidak terlalu terlihat," kata Little.

"Selulit biasanya terbentuk di sekitar pinggul, paha, dan bokong karena orang cenderung memiliki lebih banyak timbunan lemak di area tersebut," imbuh Chapas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sering Dikira Sama, Ketahui Perbedaan Stretch Mark dan Selulit

Sering Dikira Sama, Ketahui Perbedaan Stretch Mark dan Selulit

Lifestyle | Sabtu, 28 November 2020 | 07:07 WIB

Stretch Mark Marshanda Disorot, Apa Bedanya dengan Selulit?

Stretch Mark Marshanda Disorot, Apa Bedanya dengan Selulit?

Health | Jum'at, 27 November 2020 | 13:05 WIB

Dialami Shafa Harris, Ini Penyebab dan Cara Mengatasi Stretch Mark

Dialami Shafa Harris, Ini Penyebab dan Cara Mengatasi Stretch Mark

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2020 | 05:00 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB