Studi: Remaja Obesitas Rentan Alami Masalah Kesehatan Mental

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Rabu, 20 Januari 2021 | 11:30 WIB
Studi: Remaja Obesitas Rentan Alami Masalah Kesehatan Mental
Ilustrasi remaja obesitas (Foto: shutterstock)

Suara.com - Dua pertiga remaja menderita beberapa jenis masalah kesehatan mental, baik dilaporkan oleh diri mereka sendiri atau orangtua mereka.

Hal ini dinyatakan oleh sebuah studi baru yang disusun ilmuwan dari Lund University dan University of Gothenburg, Swedia.

Melansir dari Medical Xpress, baik obesitas dan penyakit mental telah meningkat di kalangan aremaja selama tahun 2000-an. Para peneliti telah lama mengamati hubungan antara obesitas dan Gangguan Pemusatan Perhatian (ADHD), depresi, serta gangguan makan.

Penelitian ini melibatkan 48 remaja di mana 73 persen dengan usia rata-rata 15 tahun dan rata-rata Indeks masa tubuh 42 yang dikategorikan sebagai obesitas berat.

Setengah dari peserta menerima perawatan medis untuk obesitas sementara separuh lainnya menjalani operasi.

Orangtua para remaja tersebut mengisi kuesioner untuk mengukur gejala ADHD dan autisme pada anak-anak mereka. Para remaja itu sendiri menanggapi pertanyaan gangguan makan dan gejala depresi.

Hasilnya menunjukkan bahwa lebih dari separuh orangtua memperkirakan bahwa remaja mereka mengalami kesulitan menyerupai ADHD atau autisme.

Namun hanya sedikit dari mereka yang sebelumnya telah didiagnosis dengan kondisi ini.

"Gejala ADHD berarti bahwa orang tersebut mengalami kesulitan dengan kontrol impuls. Hal ini meningkatkan risiko makan tanpa merasa lapar dan kecenderungan untuk memilih solusi cepat seperti makanan cepat saji," kata Kajsa Järvholm, seorang peneliti psikologi di Lund University dan University of Gothenburg.

baca juga

"Orang-orang dengan spektrum autisme terkadang lebih selektif dalam makan daripada yang lain. Mereka hanya menerima hidangan tertentu tetapi sebagai hasilnya mereka mungkin makan lebih banyak," katanya.

Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)

Seperlima dari remaja dilaporkan menderita gejala depresi. Sepertiga dari mereka melaporkan masalah gangguan makan yang merupakan hilangnya kendali konsumsi makanan jumlah besar dalam waktu singkat.

Para peneliti percaya bahwa temuan tersebut mengungkapkan kebutuhan untuk mempersonalisasi perawatan untuk remaja dengan obesitas parah karena mayoritas juga melaporkan penyakit mental.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mudah dan Murah, Pakar Bagikan 4 Cara Pemeriksaan Kesehatan Mental Mandiri

Mudah dan Murah, Pakar Bagikan 4 Cara Pemeriksaan Kesehatan Mental Mandiri

Health | Selasa, 19 Januari 2021 | 11:00 WIB

Kesedihan Biasa dan Depresi Itu Berbeda, Berikut 6 Tandanya

Kesedihan Biasa dan Depresi Itu Berbeda, Berikut 6 Tandanya

Health | Sabtu, 16 Januari 2021 | 19:35 WIB

Peneliti Yakin Kandungan Magic Mushroom Dapat Mengatasi Obesitas

Peneliti Yakin Kandungan Magic Mushroom Dapat Mengatasi Obesitas

Health | Jum'at, 15 Januari 2021 | 13:32 WIB

Terkini

300 Kilometer Jalan Rusak Langsung Tuntas Lewat Program MYP

300 Kilometer Jalan Rusak Langsung Tuntas Lewat Program MYP

Sulsel | Rabu, 02 September 2026 | 19:22 WIB

Rangkaian Skincare Minimalis agar Wajah Bebas Flek Hitam di Usia 40-an

Rangkaian Skincare Minimalis agar Wajah Bebas Flek Hitam di Usia 40-an

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 19:20 WIB

75 Ribu Orang Berebut Jadi Petugas Haji, yang Lolos Tak Sampai 1.000

75 Ribu Orang Berebut Jadi Petugas Haji, yang Lolos Tak Sampai 1.000

News | Rabu, 02 September 2026 | 19:18 WIB

The Mistresss Revenge: Perselingkuhan, Obsesi, dan Balas Dendam

The Mistresss Revenge: Perselingkuhan, Obsesi, dan Balas Dendam

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 19:15 WIB

Netizen Ubah Nama Tokoh Jadi Kosakata Baru, Lengkap Arti Gibran hingga Prabowo

Netizen Ubah Nama Tokoh Jadi Kosakata Baru, Lengkap Arti Gibran hingga Prabowo

Tekno | Rabu, 02 September 2026 | 19:13 WIB

Lionel Messi Gantung Sepatu: Selesainya Era Alien yang Tak Akan Pernah Sanggup Disamai Generasi Baru

Lionel Messi Gantung Sepatu: Selesainya Era Alien yang Tak Akan Pernah Sanggup Disamai Generasi Baru

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 19:13 WIB

Kematian Bambang hingga Ricuh di Simpang Gramedia, Pakar: Jangan Biarkan Ormas Jadi Polisi Jalanan

Kematian Bambang hingga Ricuh di Simpang Gramedia, Pakar: Jangan Biarkan Ormas Jadi Polisi Jalanan

Jogja | Rabu, 02 September 2026 | 19:09 WIB

Taxi 5 Malam Ini: Aksi Polisi Arogan dan Sopir Terburuk Melawan Perampok Ber-Ferrari

Taxi 5 Malam Ini: Aksi Polisi Arogan dan Sopir Terburuk Melawan Perampok Ber-Ferrari

Entertainment | Rabu, 02 September 2026 | 19:09 WIB

Destry Damayanti Dilantik Jadi Gubernur BI, Perempuan Pertama Jadi Bos Bank Sentral

Destry Damayanti Dilantik Jadi Gubernur BI, Perempuan Pertama Jadi Bos Bank Sentral

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 19:09 WIB

5 Bedak yang Semakin Kena Keringat Makin Terlihat Flawless, Cocok untuk Aktivitas Luar

5 Bedak yang Semakin Kena Keringat Makin Terlihat Flawless, Cocok untuk Aktivitas Luar

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 19:05 WIB

×