Ahli Sebut Setengah Pasien Covid-19 Rentan Terinfeksi Varian Baru di Afrika

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 20 Januari 2021 | 15:00 WIB
Ahli Sebut Setengah Pasien Covid-19 Rentan Terinfeksi Varian Baru di Afrika
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Suara.com - Para ahli mengatakan hampir setengah jumlah orang yang sembuh dari virus corona Covid-19 masih rentan terinfeksin varian baru virus corona Afrika Selatan.

Kini, para peneliti telah memperingatkan bahwa orang-orang mungkin akan menghadapi masalah baru ketika varian baru virus corona mulai bermunculan. Orang-orang yang telah terinfeksi virus corona dan sembuh mungkin masih rentan atau tidak sama sekali.

Menteri Kesehatan Inggris, Matt Hancock, mengungkapkan bahwa strain baru virus corona Afrika Selatan yang disebut 501.V2, telah memasuki Inggris pada Desember 2020. Sebelumnya, para ahli telah memeringatkan bahwa varian itu masih bisa dihindari.

Sejauh ini, diperkirakan bahwa 54 orang Inggris telah terinfeksi strain baru virus corona. Tapi, kasus ini diambil dari sampel secara acak. Jadi infeksi varian baru virus corona mungkin jauh lebih tinggi.

Para ahli mengatakan ada mutasi spesifik pada strain baru virus corona yang menyebabkan protein lonjakan. Protein lonjakan adalah kunci dalam hal vaksin dan perubahan dramatis yang berarti beberapa suntikan vaksin mungkin tidak seefisien sebelumnya.

Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)
Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)

Studi menemukan bahwa 48 persen sampel darah dari orang-orang yang telah terinfeksi virus corona tidak menunjukkan adanya respons kekebalan terhadap varian baru virus corona di Afrika Selatan.

Profesor Penny Moore, dari Institut Nasional untuk Penyakit Menular di Afrika Selatan menemukan bahwa dalam penelitian terhadap 44 orang, 44 persen dari mereka tidak memiliki respons kekebalan sama sekali.

Dalam studi terpisah oleh para peneliti di Washington, para ahli melihat antibodi varian virus corona terdahulu dan reaksinya terhadap varian baru virus corona dari sampel darah para peserta.

Berdasarkan 11 sampel darah, sembilan sampel menunjukkan berkurangnya ikatan dari antibodi setelah terpapar varian baru virus corona.

baca juga

Saat ini belum jelas strain baru virus corona di Afrika Selatan kebal terhadap vaksin yang diluncurkan di Inggris atau tidak.

Tapi, jutaan orang Inggris telah mendapat suntikan vaksin Covid-19 dari Pfizer / BioNTech dan vaksin Oxford / AstraZeneca.

"Beberapa vaksin memperoleh tingkat antibodi yang sangat tinggi dan lainnya tidak, jadi kita perlu memahami apakah ada pengenalan antibodi yang ditimbulkan oleh vaksin," jelas para ahli dikutip dari The Sun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakai Masker Turunkan Risiko Penularan Virus Corona 3 Kali Lipat

Pakai Masker Turunkan Risiko Penularan Virus Corona 3 Kali Lipat

Health | Rabu, 20 Januari 2021 | 13:53 WIB

Ilmuwan: Setengah Penderita Covid-19 Rentan dengan Varian Virus Afrika

Ilmuwan: Setengah Penderita Covid-19 Rentan dengan Varian Virus Afrika

Tekno | Rabu, 20 Januari 2021 | 11:30 WIB

Pertama Kali, Varian Baru Virus Corona Inggris Ditemukan di Louisiana

Pertama Kali, Varian Baru Virus Corona Inggris Ditemukan di Louisiana

Health | Rabu, 20 Januari 2021 | 07:05 WIB

Terkini

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 20:39 WIB

×