Varian Baru Virus Corona Pengaruhi Vaksin dan Berita Populer Lainnya

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Jum'at, 22 Januari 2021 | 20:07 WIB
Varian Baru Virus Corona Pengaruhi Vaksin dan Berita Populer Lainnya
Penampakan virus corona. [Dailymail/@Lorenzo Catalino]

Suara.com - Selama ini ada kekhawatiran bahwa varian baru virus corona akan mengurangi efektivitas vaksin Covid-19 Hal ini salah satunya diungkapkan oleh dokter top AS Anthony Fauci.

Sementara itu, ada cara mudah dan cepat untuk bisa mendeteksi Covid-19. Yakni dengan menyentuh dada serta punggung. Dua berita tadi merupakan kabar terpopuler di kanal health Suara.com. Berikut ini kabar terpopuler lainnya.

1. Anthony Fauci Sebut Varian Baru Virus Corona Mengurangi Efektivitas Vaksin

Penampakan virus corona baru (COVID-19), credit: NIAID-RML
Penampakan virus corona baru (COVID-19), credit: NIAID-RML

Kamis (21/1/2021), Penasihat kesehatan Gedung Putih, Anthony Fauci mengatakan, data baru menunjukkan vaksin Covid-19 yang saat ini berada di pasaran mungkin tidak begitu efektif terhadap strain baru virus corona.

Setelah ilmuwan tahu bahwa ada varian virus corona baru yang beredar di Inggris, Afrika Selatan, dan Brasil, mereka langsung melakukan penelitian untuk mengetahui informasi tentang strain tersebut.

Baca selengkapnya

2. Cepat dan Mudah, Cek Gejala Covid-19 dengan Menyentuh Dada Serta Punggung

Ilustrasi memeriksa suhu tubuh lewat dada (shutterstock)
Ilustrasi memeriksa suhu tubuh lewat dada (shutterstock)

Ada banyak gejala virus corona Covid-19 yang harus diwaspadai, supaya bisa dideteksi lebih dini di rumah. Beberapa gejala utamanya adalah suhu tubuh tinggi disertai batuk dan kesulitan bernapas.

Anda bisa mengetahui suhu tubuh naik jika mengukurnya dengan termometer. Anda juga bisa menyentuh bagian dada dan punggung untuk merasakan tubuh lebih panas dari biasanya atau tidak.

Baca selengkapnya

3. Hanya dari Urine, Dokter Bisa Mendiagnosis Kanker Prostat pada Pria

Ilustrasi seseorang konsultasi masalah prostat ke dokter. (Shutterstock)
Ilustrasi seseorang konsultasi masalah prostat ke dokter. (Shutterstock)

Kanker prostat merupakan kanker paling umum di antara pria. Dokter mendiagnosis kanker pada pasien umumnya berdasarkan PDA, faktor kanker dalam darah.

Namun, karena keakuratan diagnostiknya hanya 30%, sebagian besar pasien harus menjalani biopsi invasif tambahan.

Baca selengkapnya

4. Waspada Varian Baru Virus Corona, Beijing Lakukan Tes Covid-19 Massal

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pandemi Covid-19 dan Pengembangan Kreativitas Musisi Indonesia

Pandemi Covid-19 dan Pengembangan Kreativitas Musisi Indonesia

Video | Jum'at, 22 Januari 2021 | 19:51 WIB

Sempat Bertemu Bupati Sleman, Sri Sultan Siap Dites Swab

Sempat Bertemu Bupati Sleman, Sri Sultan Siap Dites Swab

Jogja | Jum'at, 22 Januari 2021 | 19:37 WIB

Bolehkah Satu Merek Vaksin Covid-19 Dicampur Dengan yang Lain?

Bolehkah Satu Merek Vaksin Covid-19 Dicampur Dengan yang Lain?

Bekaci | Jum'at, 22 Januari 2021 | 19:10 WIB

Terkini

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB