Anthony Fauci Sebut Varian Baru Virus Corona Mengurangi Efektivitas Vaksin

Jum'at, 22 Januari 2021 | 15:04 WIB
Anthony Fauci Sebut Varian Baru Virus Corona Mengurangi Efektivitas Vaksin
Penampakan virus corona baru (COVID-19), credit: NIAID-RML

Suara.com - Kamis (21/1/2021), Penasihat kesehatan Gedung Putih, Anthony Fauci mengatakan, data baru menunjukkan vaksin Covid-19 yang saat ini berada di pasaran mungkin tidak begitu efektif terhadap strain baru virus corona.

Setelah ilmuwan tahu bahwa ada varian virus corona baru yang beredar di Inggris, Afrika Selatan, dan Brasil, mereka langsung melakukan penelitian untuk mengetahui informasi tentang strain tersebut.

Beberapa temuan awal yang terbit pra-cetak di bioRxiv dan belum ditinjau sejawat, menunjukkan varian yang diidentifikasi di Afrika Selatan (501Y.V2) dapat menghindari antibodi yang terbentuk dari beberapa pengobatan Covid-19 dan dapat mengurangi kemanjuran vaksin saat ini.

"Selain itu, 501Y.V2 menunjukkan pelarian dari antibodi penawar dalam plasma (konvalesen) pemulihan Covid-19," tulis para peneliti dari Institut Nasional untuk Penyakit Menular Afrika Selatan, dilansir dari CNBC.

Namun, Fauci mengatakan jika obat-obatan menjadi kurang efektif, setidaknya masih memberikan perlindungan yang cukup agar vaksin tetap layak didapatkan.

Virus corona (COVID-19) muncul dari permukaan sel manusia, credit: NIAID-RML
Virus corona (COVID-19) muncul dari permukaan sel manusia, credit: NIAID-RML

"Kami mengawasi (virus) yang ada di Afrika Selatan dengan sangat hati-hati, yang sedikit lebih memprihatinkan, tetapi bagaimanapun juga bukan sesuatu yang menurut kami tidak dapat ditangani," sambungnya.

Fauci menambahkan bahwa mutasi virus dapat ditekan apabila cukup banyak orang yang divaksin untuk membangun kekebalan kawanan.

"Intinya: kami sangat memperhatikannya. Ada rencana alternatif jika kita harus memodifikasi vaksin. Itu bukanlah sesuatu yang sangat berat, kita dapat melakukannya dengan platform yang kita miliki," lanjutnya.

Studi lain yang juga dicetak di bioRxiv oleh Pfizer dan ilmuwan BioNTech menemukan, vaksin mereka kemungkinan besar sama efektifnya dengan strain virus menular yang ditemukan di Inggris.

Baca Juga: Vaksin Covid-19 Sudah Ada, Mengapa Sebagian Masih Menolak?

Penulis studi tersebut memperingatkan bahwa penyebaran cepat varian baru virus corona di seluruh dunia membutuhkan pemantauan berkelanjutan terhadap perubahannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI