Tega, 3 Dokter Masukkan Bayi Prematur ke Lemari Pendingin Meski Masih Hidup

Angga Roni Priambodo, Rosiana Chozanah

Sabtu, 23 Januari 2021 | 16:15 WIB
Tega, 3 Dokter Masukkan Bayi Prematur ke Lemari Pendingin Meski Masih Hidup
Ilustrasi bayi (Unsplash/Liane)

Suara.com - Dua dokter senior dan seorang bidan asal Kazakhstan dijebloskan ke penjara lantaran memasukkan bayi baru lahir ke lemari pendingin di kamar mayat.

Bayi yang dilahirkan prematur tersebut awalnya dinyatakan meninggal, tapi ternyata masih hidup saat hendak dimasukkan ke lemari pendingin.

Meski mengetahui hal itu setelah melihat kaki sang bayi bergerak, kepala dokter bernama Kuanysh Nysanbaev tidak mau menyelamatkan hanya karena data medis menjelaskan bayi tersebut sudah meninggal.

"Mereka bertiga dianggap sengaja melakukan pembunuhan dan menyembunyikan kelalaian tugas mereka," kata penyelidik negara bagian, Askarbek Ermukhasev, dilansir Mirror.

Sebelum memasukkan ke lemari pendingin, ternyata ketiga orang tersebut sudah berdiskusi untuk menenggelamkan sang bayi ke air agar pasokan udara terputus.

Ilustrasi bayi [shutterstock]
Ilustrasi bayi [shutterstock]

Salah seorang dokter sempat tertangkap basah mengatakan, 'semoga Tuhan mengampuni kita', selama panggilan telepon yang direkam secara diam-diam oleh petugas medis lainnya.

Karena ini, jaksa berpendapat bahwa rekaman tersebut adalah bukti tindakan yang direncanakan dan pelaku tahu apa yang dipertaruhkan.

Kini, bayi tersebut benar-benar meninggal di dalam lemari pendingin.

Kepala dokter dijatuhi hukuman 18 tahun penjara, dokter obgyn Askar Kairzhan 16 tahun, dan sang bidan Jamilya Kulbatyrova 15 tahun, oleh pengadilan Atyrau.

baca juga

Tidak hanya mereka, dua petugas medis lain, ahli neonatologi Ruslan Nurmakhanbetov dan Dariga Dzhumabayeva, pun dijatuhi hukuman 3,5 tahun pembatasan kebebasan non-penahanan setelah dinyatakan bersalah karena tidak melaporkan tindak kejahatan.

Pembunuhan ini terungkap saat detektif menyadap telepon Nysanbaev sebagai bagian dari investigasi penyuapan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Nyanyi Saat Dekap Bayi yang Lahir Prematur Bisa Tingkatkan Kesehatan

Studi: Nyanyi Saat Dekap Bayi yang Lahir Prematur Bisa Tingkatkan Kesehatan

Health | Rabu, 30 Desember 2020 | 11:24 WIB

Istri Fiersa Besari Positif Covid-19 Saat Hamil, Berisiko Lahir Prematur?

Istri Fiersa Besari Positif Covid-19 Saat Hamil, Berisiko Lahir Prematur?

Health | Sabtu, 26 Desember 2020 | 13:07 WIB

Awas Paparan Logam selama Kehamilan, Berisiko Bayi Lahir Prematur

Awas Paparan Logam selama Kehamilan, Berisiko Bayi Lahir Prematur

Bali | Rabu, 23 Desember 2020 | 14:09 WIB

Terkini

Apakah Bekerja di Ruangan Indoor Harus Reapply Sunscreen? Ini Penjelasannya

Apakah Bekerja di Ruangan Indoor Harus Reapply Sunscreen? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:09 WIB

Beda Sikap Prabowo Usai Foto di HUT TNI: Salami SBY dan Komandan Upacara, tapi Tidak dengan Jokowi

Beda Sikap Prabowo Usai Foto di HUT TNI: Salami SBY dan Komandan Upacara, tapi Tidak dengan Jokowi

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:06 WIB

Papermoon Gelar Pesta Boneka #10 di Jogja, Hadirkan 193 Seniman dari 24 Negara

Papermoon Gelar Pesta Boneka #10 di Jogja, Hadirkan 193 Seniman dari 24 Negara

Jogja | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Kemewahan Jeda: 10 Menit Tidak Produktif Bukan Berarti Membuang Waktu

Kemewahan Jeda: 10 Menit Tidak Produktif Bukan Berarti Membuang Waktu

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Parfum EDP Marina Ada Apa Saja? Intip 3 Varian dan Karakter Wanginya

Parfum EDP Marina Ada Apa Saja? Intip 3 Varian dan Karakter Wanginya

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:59 WIB

Wacana Kuliah Gratis, DPR Ingatkan Jangan Sampai PTS Mati Suri

Wacana Kuliah Gratis, DPR Ingatkan Jangan Sampai PTS Mati Suri

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:58 WIB

Blunder Fatal PT Pos Indonesia, Bupati Gowa Duga Ada Sabotase di Balik Putusan MA

Blunder Fatal PT Pos Indonesia, Bupati Gowa Duga Ada Sabotase di Balik Putusan MA

Sulsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:56 WIB

Stok Diklaim Aman, Antrean BBM Disebut Karena Gangguan Distribusi Akibat El Nino

Stok Diklaim Aman, Antrean BBM Disebut Karena Gangguan Distribusi Akibat El Nino

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:54 WIB

Ramai di Media Sosial, Polisi Amankan DA Terkait Dugaan Pencabulan Anak di Kebayoran Baru

Ramai di Media Sosial, Polisi Amankan DA Terkait Dugaan Pencabulan Anak di Kebayoran Baru

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:53 WIB

Habis Disentil Arya Wedakarna, Billy Syahputra Mau Lempar Tinja ke Rumah Pejabat Edan

Habis Disentil Arya Wedakarna, Billy Syahputra Mau Lempar Tinja ke Rumah Pejabat Edan

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:52 WIB

×