Bolehkah Donor Darah setelah Vaksin Covid-19? Ketahui Aturannya!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Minggu, 24 Januari 2021 | 14:15 WIB
Bolehkah Donor Darah setelah Vaksin Covid-19? Ketahui Aturannya!
Ilustrasi virus corona, vaksin covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Suara.com - Donor darah mungkin dipandang sebagai aktivitas yang berisiko selama pandemi virus corona Covid-19. Tetapi, situasi sekarang ini tidak menutup kemungkinan seseorang melakukan donor darah.

Seseorang bisa mendonorkan darahnya jika kondisinya:

  • Bugar dan sehat
  • Berat badan berkisar 50 hingga 158 kg
  • Berusia 17 hingga 66 tahun 
  • Dan orang usia 70 tahun atau lebih yang rutin mendonorkan darahnya

Selain itu dilansir dari Express, laki-laki, orang yang bergolongan darah O negatif dan orang kulit hitam juga sangat disarankan untuk mendonorkan darahnya secara rutin.

Seorang pria bisa mendonorkan darahnya setiap 12 minggu dan wanita bisa mendonorkan darahnya setiap 16 minggu.

Sedangkan, seseorang tidak bisa melakukan donor darah bila harus menjalani tes HIV/AIDS, HTLV atau hepatitis dan menjalani Pre-Exposure Prophylaxis (PrEP) atau Post-Exposure Prophylaxis (PEP).

Ilustrasi donor darah (shutterstock)
Ilustrasi donor darah (shutterstock)

Ada pula kategori orang yang benar-benar tidak boleh mendonorkan darahnya sama sekali, antara lain:

  1. Orang positif HIV
  2. Penderita hepatitis B dan C
  3. Positif HTLV
  4. Penderita atau pernah dirawat karena sifilis
  5. Orang yang pernah disutin dengan obat-obatan

Tetapi, apakah seseorang bisa mendonorkan darahnya setelah suntik vaksin Covid-19?

Orang yang mendapatkan suntik vaksin Covid-19, baik dosis pertama maupun kedua harus menunggu waktu 7 hari sebelum donor darah.

Selain itu, donor darah di masa pandemi juga harus berlangsung sesuai protokol kesehatan. Misalnya, diberlakukan antrian agar orang yang donor darah datang sesuai jadwalnya.

Langkah ini bisa membantu penerapan jarak sosial dan menghindari penumpukkan orang di lokasi donor darah. Karena, ruangan yang padat orang bisa meningkatkan risiko penyebaran virus corona.

Sementara itu, orang yang pernah mengalami gejala virus corona Covid-19 juga harus menunggu beberapa hari sebelum donor darah. Mereka setidaknya menunggu 28 hari sejak gejala virus corona berakhir.

Jika seseorang memiliki gejala tapi dinyatakan negatif virus corona Covid-19, Anda harus menunggu 14 hari sejak gejala tersebut berakhir. Jika Anda pernah isolasi mandiri atau orang di rumah terinfeksi, Anda harus menggunakan sampai akhir masa isolasi sebelum donor darah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Innalillahi Dokter Zamhari Farzal Meninggal Habis Disuntik Vaksin COVID-19

Innalillahi Dokter Zamhari Farzal Meninggal Habis Disuntik Vaksin COVID-19

Batam | Minggu, 24 Januari 2021 | 12:40 WIB

Kabar Gembira, 6.960 Dosis Vaksin Covid-19 Tiba di Karanganyar

Kabar Gembira, 6.960 Dosis Vaksin Covid-19 Tiba di Karanganyar

Surakarta | Minggu, 24 Januari 2021 | 11:13 WIB

Virus Corona Covid-19, Kelompok Usia Berapa yang Berisiko Alami Gejala?

Virus Corona Covid-19, Kelompok Usia Berapa yang Berisiko Alami Gejala?

Health | Minggu, 24 Januari 2021 | 10:47 WIB

Terkini

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 12:19 WIB

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 10:06 WIB

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB