Mantan Pimpinan CDC Sebut Vaksin Covid-19 Belum Tentu Tuntaskan Pandemi

Minggu, 24 Januari 2021 | 14:23 WIB
Mantan Pimpinan CDC Sebut Vaksin Covid-19 Belum Tentu Tuntaskan Pandemi
Vaksinator memindahkan vaksin COVID-19 Sinovac ke dalam alat penyuntik sebelum disuntikkan ke tenaga kesehatan di Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Jumat (22/1/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Mantan Direktur Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) Amerika Serikat Dr. Tom Frieden mengatakan bahwa program vaksin Covid-19 belum akan menekan penularan Covid-19 sampai berbulan-bulan.

Meski begitu, vaksin tetap bermanfaat karena bisa mengurangi angka kematian harian.

"Vaksinasi tidak akan menurunkan angka kasus selama berbulan-bulan. Ini dapat menurunkan tingkat kematian, terutama jika kita dapat memvaksinasi lebih banyak orang di panti jompo dan orang yang berusia di atas 65 tahun," kata Frieden dalam siaran langsung CAVUTO, dikutip dari Fox News, Minggu (24/1/2021).

Menurut Frieden, orang di atas usia 65 tahun jadi penyumbang terbanyak angka kematian, terutama di panti jompo.

Ia menyebut, sekitar 40 persen kematian akibat Covid-19 terjadi pada lansia

"Jika kita bisa mendapatkan kelompok itu divaksinasi lebih cepat, tingkat kematian harus mulai turun sebelum tingkat kasus mulai turun," ucapnya.

Frieden juga menanggapi pembaruaan panduan CDC tentang jeda waktu vaksinasi dosis pertama dan kedua yang disetujui dapat diberikan hingga enam minggu. CDC menerbitkan perubahan di tengah kekurangan pasokan vaksin.

Frieden mengatakan, kebijakan itu tidak bermasalah. Sebab menurutnya, lebih baik tertunda daripada tidak dilakukan vaksinasi sama sekali.

Diakui Frieden, program vaksinasi Covid-19 termasuk yang paling rumit dalam sejarah Amerika Serikat. Terlebih dengan rangkaian dua dosis untuk setiap orang.

Baca Juga: Update Vaksinasi: Tahap Pertama Vaksin Covid-19 untuk 190 Dinkes

"Jika ada masalah ekstrim, tidak apa-apa jika harus ditunda selama beberapa minggu atau dalam keadaan tertentu. Jika Anda harus mendapatkan vaksin lain, tetapi sungguh, lebih baik untuk mendapatkannya sesuai petunjuk. Lebih baik mendapatkan vaksin apa pun, daripada tidak ada vaksin," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI