Balita yang Keseringan Pakai Layar Sentuh Lebih Berisiko Kesulitan Fokus

Rima Sekarani Imamun Nissa | Fita Nofiana | Suara.com

Rabu, 27 Januari 2021 | 17:03 WIB
Balita yang Keseringan Pakai Layar Sentuh Lebih Berisiko Kesulitan Fokus
Kebanyakan main gadget bisa bikin anak alami kerusakan saraf? (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah studi baru menunjukkan bahwa penggunaan perangkat elektronik layar sentuh bisa berefek buruk pada balita. Kebiasaan tersebut memungkinkan melemahnya perhatian atau fokus anak.

Melansir dari Medicalxpress, balita dengan penggunaan layar sentuh harian yang tinggi lebih cepat melihat objek saat muncul dan kurang mampu menahan gangguan fokus dibandingkan dengan balita tanpa penggunaan layar sentuh atau penggunaan rendah. Penelitian ini disusun oleh Universitas London, King's College London, dan Universitas Bath, dan Birskbeck.

Tim peneliti mengatakan temuan itu penting untuk menjawab perdebatan yang berkembang seputar peran waktu layar pada perkembangan balita.

"Penggunaan ponsel pintar dan tablet pada bayi dan balita telah meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir. Beberapa tahun pertama kehidupan sangat penting bagi anak-anak untuk belajar bagaimana mengontrol perhatian mereka dan mengabaikan gangguan," ujar Profesor Tim Smith, dari Pusat Perkembangan Otak dan Kognitif Birkbeck.

Lemahnya fokus dapat berpengaruh pada pencapaian akademis di kemudian hari. Dalam hal ini para peneliti mencoba menganalisis penggunaan layar sentuh balita dapat berdampak negatif terhadap perkembangan perhatian mereka.

Para peneliti merekrut bayi berusia 12 bulan yang memiliki tingkat penggunaan layar sentuh yang berbeda. Studi tersebut mengikuti mereka selama 2,5 tahun ke depan, membawa mereka ke laboratorium tiga kali, pada 12 bulan, 18 bulan dan 3,5 tahun.

Ilustrasi anak bermain gadget
Ilustrasi anak bermain gadget

"Kami menemukan bahwa bayi dan balita dengan penggunaan layar sentuh yang tinggi lebih cepat melihat objek ketika mereka muncul dan kurang dapat mengabaikan objek yang mengganggu dibandingkan dengan pengguna rendah," ujar Profesor Smith.

Dokter Ana Maria Portugal, peneliti utama dalam proyek tersebut menunjukkan bahwa penggunaan layar sentuh menyebabkan perbedaan kemampuan perhatian pada anak-anak. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Gizi Nasional, Yuk Penuhi Nutrisi Anak dengan 5 Camilan Nikmat Berikut

Hari Gizi Nasional, Yuk Penuhi Nutrisi Anak dengan 5 Camilan Nikmat Berikut

Health | Senin, 25 Januari 2021 | 12:55 WIB

Ketimbang Lansia, Anak-Anak 60 Persen Lebih Mungkin Tularkan Covid-19

Ketimbang Lansia, Anak-Anak 60 Persen Lebih Mungkin Tularkan Covid-19

Health | Jum'at, 22 Januari 2021 | 10:02 WIB

Akibat Covid-19, Banyak Anak-anak di Inggris Harus Pakai Kursi Roda

Akibat Covid-19, Banyak Anak-anak di Inggris Harus Pakai Kursi Roda

Health | Senin, 18 Januari 2021 | 06:30 WIB

Terkini

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB