Tes Swab Anal untuk Covid-19, Warga China Ngaku Rasanya Memalukan

Arendya Nariswari | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Minggu, 31 Januari 2021 | 16:22 WIB
Tes Swab Anal untuk Covid-19, Warga China Ngaku Rasanya Memalukan
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Suara.com - Kabar tentang tes swab anal untuk mendeteksi virus corona Covid-19 cukup mengejutkan warga China. Metode ini dinilai lebih akurat deteksi Covid-19 daripada tes swab hidung dan tenggorokan.

Sebelumnya, pemerintah China telah memperketat protokol pengujian virus corona bagi orang yang datang dari luar negeri seiring melonjaknya kasus virus corona Covid-19 di beberapa wilayah.

Pemerintah mengharuskan orang yang datang dari luar negeri menjalani 4 jenis tes virus corona, yaitu tes darah, tes usap hidung, tenggorokan dan dubur.

"Saat menjalani tes usap dubur, Anda harus melepas celana, berbaring dan merasakan kapas dimasukkan ke dalam anus sebanyak 2 kali, yang memakan waktu 10 menit," jelas seorang yang menjalani tes usap dikutip dari Beijing News.

Warga China lainnya bernama Douyacai, seorang siswa yang baru kembali dari Korea Selatan, menjalani tes usap dubur di Beijing pada hari ke-14 karantina. Dalam sebuah postingan di media sosial China, Douyacai mengatakan dia diuji dua kali melalui lubang anus.

Ilustrasi virus corona Covid-19, masker bedah (Pixabay/Coyot)
Ilustrasi virus corona Covid-19, masker bedah (Pixabay/Coyot)

"Hanya rasa malu yang tak ada habisnya. Saya tidak merasakan hal lainnya. Tes usap ini tidak sakit, tapi rasanya malu," tutur Douyacai.

Pakar kesehatan mengatakan kepada media pemerintah China CCTV bahwa tes usap anal lebih akurat dalam mendeteksi virus corona Covid-19. Mereka mengklaim virus bisa bertahan lebih lama di saluran pernapasan.

Tes usap anal ini dilakukan dengan memasukkan kapas berukuran 3 sampai 5 cm ke dalam rektum dan memutarnya beberapa kali. Seperti pada metode nasal, kapas akan dilepas dan ditempatkan dengan aman ke dalam wadah sampel.

“Seluruh prosedur memakan waktu sekitar 10 detik,” kata Komisi Kesehatan Nasional China .

Lebih dari 1.200 siswa di sekolahnya di distrik selatan Daxing dan kontak dekat dengan orang positif Covid-19 diuji dengan metode tes usap anal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Covid Indonesia, 31 Januari: 12.001 Pasien Positif, 270 Wafat

Update Covid Indonesia, 31 Januari: 12.001 Pasien Positif, 270 Wafat

News | Minggu, 31 Januari 2021 | 16:02 WIB

Edan, China Berlakukan Tes Swab lewat Dubur

Edan, China Berlakukan Tes Swab lewat Dubur

Lampung | Jum'at, 29 Januari 2021 | 10:29 WIB

Dinilai Lebih Akurat, China Lakukan Anal Swab untuk Uji Covid-19

Dinilai Lebih Akurat, China Lakukan Anal Swab untuk Uji Covid-19

Tekno | Kamis, 28 Januari 2021 | 17:30 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB