Keluarga Terinfeksi Kusta, Perlukah Dikarantina dan Dibedakan Alat Makan?

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 02 Februari 2021 | 11:05 WIB
Keluarga Terinfeksi Kusta, Perlukah Dikarantina dan Dibedakan Alat Makan?
Ilustrasi tangan yang terkena kusta. (Shutterstock)

Suara.com - Minimnya pengetahuan masyarakat tentang penanganan kusta jadi salah satu alasan Indonesia belum dinyatakan bebas penyakit tersebut. Masih banyak masyarakat yang belum paham cara menangani jika salah satu anggota keluarga terinfeksi kusta.

Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin dr. Zunarsih, Sp.KK mengatakan kusta memang bisa menular, namun persentase penularannya sangat kecil. Itu sebabnya, jika ada anggota keluarga yang terinfeksi kusta, tidak perlu dikarantina atau hidup terpisah dari keluarga, cukup langsung diobati dengan memeriksakan diri ke dokter.

"Karena penderita kusta, setelah diobati, dia sudah tidak menular lagi, jadi tidak perlu isolasi sendiri, alat-alat makannya dipisah, itu tidak perlu," ujar dr. Zunarsih dalam acara diskusi di Kementerian Kesehatan RI beberapa waktu lalu.

Setelah berhasil deteksi dini kasus kusta dan diberi obat oleh dokter termasuk petugas puskesmas, maka pastikan keluarga yang terinfeksi kusta rutin mengonsumsi obat.

"Pastikan saja pasien kusta itu minum obat teratur setiap hari. Insyaallah setelah 2 minggu tidak tertular lagi," jelas dr. Zunarsih.

Kusta adalah salah satu penyakit kulit menular yang paling sulit untuk menular, mengingat saat ini 95 persen populasi masyarakat Indonesia sudah memiliki kekebalan alami terhadap kusta.

"Sisa 5 persennya yang bisa menular atau tertular, hanya 2 persennya yang jatuh sakit, dan 3 persennya yang akan sembuh sendiri," papar dr. Zunarsih.

Kusta atau lepra adalah penyakit yang disebabkan infeksi bakteri Mycrobacterium Leprae yang menyerang jaringan kulit, saraf tepi, hingga saluran napas. Biasanya ditandai dengan melemahnya atau mati rasa pada tungkai, kaki, dan diikuti lesi kulit.

Kusta bisa ditularkan melalui pernapasan alias droplet air liur yang mengandung bakteri. Namun perlu kontak erat yang sangat dekat dan lama dengan penderita, baru kusta bisa menular.

baca juga

"Biasanya yang tertular adalah orang yang terkontak erat dan lama dengan pasien kusta. Kustanya juga harus tipe basah, dan itu juga yang belum diobati," pungkas Zunarsih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serupa Tapi Tak Sama, Ini Beda Bentuk Kusta dan Kurap di Kulit

Serupa Tapi Tak Sama, Ini Beda Bentuk Kusta dan Kurap di Kulit

Health | Senin, 01 Februari 2021 | 21:28 WIB

Kusta Anak, Benarkah Lebih Berbahaya daripada Kusta Dewasa?

Kusta Anak, Benarkah Lebih Berbahaya daripada Kusta Dewasa?

Health | Sabtu, 30 Januari 2021 | 19:04 WIB

Hari Kusta Sedunia 2021, Kasus Kusta Anak di Indonesia Sulit Dideteksi

Hari Kusta Sedunia 2021, Kasus Kusta Anak di Indonesia Sulit Dideteksi

Health | Sabtu, 30 Januari 2021 | 15:26 WIB

Terkini

Review Once We Were Us: Saat Masa Depan Membawa Cinta ke Arah yang Berbeda

Review Once We Were Us: Saat Masa Depan Membawa Cinta ke Arah yang Berbeda

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 12:00 WIB

5 Rekomendasi HP Murah Baterai 6000 mAh Fast Charging, Awet Seharian dan Cepat Terisi

5 Rekomendasi HP Murah Baterai 6000 mAh Fast Charging, Awet Seharian dan Cepat Terisi

Tekno | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:56 WIB

Shin Tae-yong Geleng-geleng Poin Persija Terancam Disunat Imbas Kericuhan Suporter

Shin Tae-yong Geleng-geleng Poin Persija Terancam Disunat Imbas Kericuhan Suporter

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:55 WIB

Arti Mimpi Melihat Buaya di Air Keruh Menurut Islam dan Primbon, Waspada Musuh dalam Selimut?

Arti Mimpi Melihat Buaya di Air Keruh Menurut Islam dan Primbon, Waspada Musuh dalam Selimut?

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:55 WIB

Urgensi Tata Kelola Energi: Mengurai Akar Masalah Kelangkaan BBM yang Lumpuhkan Bali

Urgensi Tata Kelola Energi: Mengurai Akar Masalah Kelangkaan BBM yang Lumpuhkan Bali

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:53 WIB

Sindikat Suntik Gas Melon Pasuruan-Surabaya Digulung Polisi: 8 Orang Ditangkap

Sindikat Suntik Gas Melon Pasuruan-Surabaya Digulung Polisi: 8 Orang Ditangkap

Jatim | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:52 WIB

Xiaomi 18 Pro Max Disebut Lebih Mahal dari iPhone 18 Pro Max, Ini Bocoran Harganya

Xiaomi 18 Pro Max Disebut Lebih Mahal dari iPhone 18 Pro Max, Ini Bocoran Harganya

Tekno | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:52 WIB

Nordberg Medical, Biotech Inovatif Asal Swedia Membawa Terobosan Proses Bioteknologi ke Indonesia

Nordberg Medical, Biotech Inovatif Asal Swedia Membawa Terobosan Proses Bioteknologi ke Indonesia

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:52 WIB

Minat Perawatan Kecantikan Kolagen Meningkat, Mengapa Pemahaman Perempuan Masih Rendah?

Minat Perawatan Kecantikan Kolagen Meningkat, Mengapa Pemahaman Perempuan Masih Rendah?

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:49 WIB

WCCE 2026 Digelar, RI Incar Kerja Sama Bisnis Ekonomi Kreatif dengan 65 Negara

WCCE 2026 Digelar, RI Incar Kerja Sama Bisnis Ekonomi Kreatif dengan 65 Negara

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:47 WIB

×