Pasien Covid-19 Laporkan Gejala Diare, Apa Bedanya dengan Diare Biasa?

Vania Rossa, Lilis Varwati

Rabu, 03 Februari 2021 | 07:58 WIB
Pasien Covid-19 Laporkan Gejala Diare, Apa Bedanya dengan Diare Biasa?
Ilustrasi pasien Covid-19 Laporkan Gejala Diare, Apa Bedanya dengan Diare Biasa? (Pixabay/derneuemann)

Suara.com - Beberapa bulan terakhir, beberapa pasien Covid-19 dilaporkan ada yang mengalami diare sebagai salah satu gejalanya. Namun dikatakan dokter spesialis penyakit dalam dr. Duddy Mulyawan Djajadisastra. Sp.PD, diare sebenarnya bukan termasuk gejala khas dari infeksi Covid-19.

"Secara umum, gejala pasien Covid-19 itu cuma tiga yang paling besar. Biasanya demam, batuk kering disertai sakit tenggorok, ketiga kelelahan lumayan berat. Tapi, beberapa hal lain perlu kita waspadai juga sebagai gejala Covid-19," katanya.

Diare biasanya dikaitkan dengan makanan yang dikonsumsi. Umumnya terjadi setelah seseorang mengonsumsi makanan yang terlalu pedas atau tidak terjaga kebersihannya. Secara medis, diare disebabkan karena adanya infeksi. Tetapi, menurut dokter Duddy, diare juga bisa terjadi jika ada gangguan pada saluran cerna.

"Gangguan pada saluran cerna akibat makanan yang dikonsumsi dalam jumlah banyak sehingga tubuh tidak dapat melakukan detoksikasi," jelas dokter Duddy seperti dikutip dari siaran Radio Kesehatan Kemenkes, Rabu (3/2/2021).

Selain itu, diare juga bisa disebabkan jika seseorang mengonsumsi makanan yang baru pertama kali dimakan. Kondisi itu bisa menyebabkan diare karena enzim dalam saluran cerna tidam mampu mengubah laktosa menjadi glukosa, demikian dijelaskan dokter Duddy.

Nah, gejala diare yang dialami pasien Covid-19, seperti mual dan kembung, umumnya sama saja seperti gejala diare biasa. Sehingga, jika bukan karena pemeriksaan tes swab PCR, agak sulit membedakan keduanya.

Hanya saja, dokter Duddy menerangkan bahwa frekuensi BAB atau buang air besar pada pasien Covid-19 yang mengalami diare tidak terlalu banyak.

"Sedangkan pada diare klasik, frekuensi BAB umumnya akan lebih sering dan banyak. Terkait dengan rasa panas dan sakit di dada, seperti asam lambung cukup tinggi, tidak selalu muncul," ujarnya.

Mengenai hubungan antara Covid-19 dan gejala diare, dokter Duddy menjelaskan bahwa meski virus Corona SARS Cov-2 umumnya menyerang saluran pernapasan, tetapi juga bisa menyebar pada jaringan sel di organ lain. Hal ini lantaran virus corona punya kemampuan menempel pada reseptor ACE-2 yang terdapat di beberapa sel organ, dan bukan hanya sistem pernapasan.

"Ada tempat nempelnya virus itu ACE 2. Begitu masuk, maka virus bisa lakukan infeksi artinya penetrasi ke dalam sel, lakukan replikasi, sampai akhirnya sel itu pecah dan virus menyebar ke seluruh tubuh. Selain itu, reseptor ACE 2 tadi selain pada saluran pernapasan juga ada di saluran pencernaan," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

2 Februari: Positif Covid-19 Indonesia Tambah 10.379 Jadi 1.099.687 Orang

2 Februari: Positif Covid-19 Indonesia Tambah 10.379 Jadi 1.099.687 Orang

News | Selasa, 02 Februari 2021 | 16:41 WIB

Pasien Covid-19 yang Sudah Sembuh di Jepang Sulit Kembali Bekerja

Pasien Covid-19 yang Sudah Sembuh di Jepang Sulit Kembali Bekerja

Lifestyle | Selasa, 02 Februari 2021 | 06:48 WIB

dr Reisa Tegaskan Isolasi Mandiri Pasien Covid di Rumah Wajib Izin Dokter

dr Reisa Tegaskan Isolasi Mandiri Pasien Covid di Rumah Wajib Izin Dokter

News | Senin, 01 Februari 2021 | 18:32 WIB

Terkini

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB