10 Ribu Wanita Hamil AS Sudah Vaksinasi, Fauci: Tak Ada 'Tanda Bahaya'

Yasinta Rahmawati

Rabu, 03 Februari 2021 | 08:37 WIB
10 Ribu Wanita Hamil AS Sudah Vaksinasi, Fauci: Tak Ada 'Tanda Bahaya'
Ilustrasi ibu hamil. (sumber: visualphotos)

Suara.com - Ahli penyakit menular terkemuka di negara Amerika Serikat, Dr. Anthony Fauci, mengatakan pada Senin (1/2/2021) bahwa sekitar 10.000 wanita hamil di AS telah divaksinasi sejak Food and Drug Administration (FDA) mengesahkan dua vaksin, yakni Pfizer dan Moderna.

Sejauh ini belum terlihat ada 'tanda bahaya' pada vaksinasi Covid-19 wanita hamil. "Kami sudah banyak ibu hamil divaksinasi. FDA memantau mereka dan akan terus memantaunya," katanya dalam pertemuan media IAS COVID-19 Conference: Prevention

"Meskipun kami tidak memiliki data yang bagus tentangnya, data yang kami kumpulkan sejauh ini tidak menunjukkan tanda bahaya," demikian jelasnya dilansir dari USA Today.

Pedoman Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mengatakan keputusan untuk divaksinasi tergantung pada ibu dengan berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatannya. Fauci mengatakan badan tersebut berpegang pada rekomendasi itu.

Namun, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperbarui rekomendasi pada Jumat (27/1/2021) yang tampaknya bertentangan dengan badan dan organisasi AS.

Pedoman WHO mengatakan wanita hamil dapat divaksinasi hanya jika mereka berisiko tinggi terpapar virus corona, seperti bekerja di layanan kesehatan, atau memiliki kondisi medis mendasar yang membuat mereka berisiko terkena penyakit parah.

"Kami menyadari bahwa rekomendasi yang bertentangan dari WHO dapat meresahkan banyak orang hamil yang saat ini bergulat dengan keputusan apakah akan divaksinasi," kata Dr. Christopher Zahn, wakil presiden kegiatan praktik ACOG.

Zahn mencatat bahwa meski tidak ada data keamanan, bukti awal dari penelitian pada hewan telah membuat para ahli percaya bahwa seharusnya tidak ada efek berbahaya pada janin atau reproduksi wanita.

Selain itu, vaksin mRNA seperti yang dibuat oleh Pfizer-BioNTech dan Moderna tidak mengandung virus hidup yang dapat membuat seseorang sakit. MRNA, kode genetik yang menginstruksikan sel untuk membuat apa yang disebut protein berduri yang memicu respons imun juga tidak memasuki nukleus dan tidak dapat menyebabkan perubahan genetik apa pun.

baca juga

“Oleh karena itu, setiap orang harus membuat keputusan terbaik untuk dirinya sendiri, dalam hubungannya dengan tim perawatan klinis jika memungkinkan, berdasarkan informasi dan data yang tersedia saat ini,” kata Zahn.

Alasan kurangnya data keamanan adalah karena wanita hamil dikeluarkan dari uji coba vaksin Pfizer-BioNTech dan Moderna. Namun, meski data tentang vaksin masih sedikit, beberapa penelitian sudah menunjukkan bahaya Covid-19 di antara wanita hamil.

Menurut sebuah penelitian CDC yang diterbitkan pada bulan November, wanita hamil berusia 35 hingga 44 tahun dengan Covid-19 hampir empat kali lebih mungkin memerlukan ventilasi invasif dan dua kali lebih mungkin untuk meninggal daripada wanita tidak hamil pada usia yang sama.

Sebuah studi yang lebih baru dari University of Utah Health juga menemukan bahwa wanita hamil yang sakit parah atau kritis akibat Covid-19 berisiko lebih besar meninggal dan mengalami komplikasi kehamilan yang serius dibandingkan dengan wanita hamil yang asimtomatik atau memiliki gejala ringan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Nakes di Sumsel Muntah dan Kejang Usai Divaksin Sinovac Covid 19

Dua Nakes di Sumsel Muntah dan Kejang Usai Divaksin Sinovac Covid 19

Sumsel | Rabu, 03 Februari 2021 | 08:23 WIB

12 Dokter di Banten Meninggal Dunia Karena Covid-19, IDI Beri Imbauan

12 Dokter di Banten Meninggal Dunia Karena Covid-19, IDI Beri Imbauan

Banten | Rabu, 03 Februari 2021 | 08:18 WIB

Pasien Covid-19 Laporkan Gejala Diare, Apa Bedanya dengan Diare Biasa?

Pasien Covid-19 Laporkan Gejala Diare, Apa Bedanya dengan Diare Biasa?

Health | Rabu, 03 Februari 2021 | 07:58 WIB

Terkini

Bukan Cuma Kesehatan! Muhammadiyah Ungkap Alasan Minta Rokok dan Vape Diberi Label Nonhalal

Bukan Cuma Kesehatan! Muhammadiyah Ungkap Alasan Minta Rokok dan Vape Diberi Label Nonhalal

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:43 WIB

Menkeu Suahasil Segera Kembalikan Kelebihan Pembayaran Pajak Pengusaha

Menkeu Suahasil Segera Kembalikan Kelebihan Pembayaran Pajak Pengusaha

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 15:40 WIB

Harga iPhone 15 September 2026: Masih Layak Dibeli atau Pilih iPhone 17e?

Harga iPhone 15 September 2026: Masih Layak Dibeli atau Pilih iPhone 17e?

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 15:36 WIB

Warna Lipstik yang Bagus untuk Usia 40-an, Ini Pilihan yang Bikin Wajah Segar

Warna Lipstik yang Bagus untuk Usia 40-an, Ini Pilihan yang Bikin Wajah Segar

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 15:35 WIB

Kotoran Manusia Diubah Jadi Campuran Beton, Hasilnya Makin Kokoh

Kotoran Manusia Diubah Jadi Campuran Beton, Hasilnya Makin Kokoh

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:29 WIB

Bakal Jadi Kapal Induk Pertama RI, Ini Rencana Besar TNI AL Rombak Giuseppe Garibaldi

Bakal Jadi Kapal Induk Pertama RI, Ini Rencana Besar TNI AL Rombak Giuseppe Garibaldi

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:27 WIB

Bantah 38 Aset Senilai Rp846 M Milik Febrie, Kuasa Hukum: Jangan Cuma Cocoklogi!

Bantah 38 Aset Senilai Rp846 M Milik Febrie, Kuasa Hukum: Jangan Cuma Cocoklogi!

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:26 WIB

Danantara Mau Ambil Saham BEI, Demutualisasi Tak Boleh Korbankan Independensi

Danantara Mau Ambil Saham BEI, Demutualisasi Tak Boleh Korbankan Independensi

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 15:24 WIB

Pemerintah Resmi Lunasi Utang BLBI Rp 640 Triliun usai Hampir 3 Dekade Berlalu

Pemerintah Resmi Lunasi Utang BLBI Rp 640 Triliun usai Hampir 3 Dekade Berlalu

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 15:24 WIB

Kapal Perang Italia Bakal Jaga Kapal Kargo Negaranya yang Lewat Selat Bab al-Mandab

Kapal Perang Italia Bakal Jaga Kapal Kargo Negaranya yang Lewat Selat Bab al-Mandab

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:20 WIB

×