Hasil Penyelidikan WHO: Wuhan dan Kelelawar Mungkin Bukan Sumber Covid-19

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Rabu, 10 Februari 2021 | 14:07 WIB
Hasil Penyelidikan WHO: Wuhan dan Kelelawar Mungkin Bukan Sumber Covid-19
Ilustrasi penularan virus corona. [Shutterstock]

Suara.com - Para ahli dari China dan Badan Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan pada Selasa (9/2/2021), bahwa ada rantai transmisi di luar pasar makanan laut Huanan jika dilihat dari keragaman urutan yang muncul pada awal wabah di virus corona di Wuhan.

Penemuan urutan virus juga menunjukkan SARS-CoV-2 memang berasal dari penularan zoonosis. Tetapi inang dari virus ini belum diketahui, lapor Global Times.

Liang Wannian, ahli dari China yang tergabung dalam tim, mengatakan tidak ada indikasi penularan virus corona sebelum Desember 2019 di Wuhan.

Jadi, penyelidikan asal-usul virus corona juga akan dilakukan di tempat lain, tidak terbatas di lokasi mana pun secara global.

Pasar makanan laut Huanan merupakan fokus penularan, tetapi penyebaran wabah juga terjadi di tempat lain di Wuhan pada waktu yang sama. Belum ada bukti bagaimana virus masuk ke pasar.

Warga di Kota Wuhan tergeletak di jalanan diduga tewas karena virus corona, foto diambil pada Kamis (30/1/2020). (Foto: AFP / Hector Retamal)
Warga di Kota Wuhan tergeletak di jalanan diduga tewas karena virus corona, foto diambil pada Kamis (30/1/2020). (Foto: AFP / Hector Retamal)

"Pasar makanan laut Huanan mungkin bukan tempat pertama untuk wabah Covid, karena kasus pertama yang didaftarkan pada 8 Desember 2019 tidak terkait dengan pasar makanan laut Huanan," kata Liang.

Selain itu, hasil identifikasi pengurutan gen virus menunjukkan kelelawar dan trenggiling tidak cukup mirip menjadi 'nenek moyang' langsung SARS-CoV-2.

"Sampel kelelawar dan trenggiling di Wuhan gagal mengidentifikasi bukti virus corona dan sampel lain dari hewan liar China juga gagal menemukan bukti terkait," sambungnya.

Ilmuwan keamanan pangan Swiss yang memimpin tim penyelidik WHO, Peter Ben Embarek, mengatakan mereka akan mencoba meneliti hewan lain yang bisa berkontribusi pada penyebaran virus.

Tim penyelidik gabungan ini terdiri dari 17 pakar China dan 17 pakar internasional dari 10 negara. Sejauh ini mereka telah melakukan penelitian selama 28 hari di Wuhan, China.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tim WHO Sambangi Rumah Sakit Hewan di Wuhan, Apa yang Ditemukan?

Tim WHO Sambangi Rumah Sakit Hewan di Wuhan, Apa yang Ditemukan?

Health | Selasa, 02 Februari 2021 | 16:32 WIB

Kunjungi Wuhan untuk Cari Asal-usul Virus Corona, Gerak Tim WHO Terbatas

Kunjungi Wuhan untuk Cari Asal-usul Virus Corona, Gerak Tim WHO Terbatas

Health | Senin, 01 Februari 2021 | 17:45 WIB

Setelah Rumah Sakit, Tim WHO Kunjungi Sejumlah Pasar Basah di Wuhan

Setelah Rumah Sakit, Tim WHO Kunjungi Sejumlah Pasar Basah di Wuhan

News | Senin, 01 Februari 2021 | 11:26 WIB

Terkini

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:56 WIB

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:13 WIB

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:47 WIB